{"id":10656,"date":"2020-04-16T10:29:11","date_gmt":"2020-04-16T10:29:11","guid":{"rendered":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/?p=10656"},"modified":"2020-04-16T10:29:13","modified_gmt":"2020-04-16T10:29:13","slug":"membedakan-arti-nask-tabdil-tahwil","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/2020\/04\/16\/membedakan-arti-nask-tabdil-tahwil\/","title":{"rendered":"Membedakan Arti Nask, Tabdil, Tahwil"},"content":{"rendered":"\n<p>Nasakh (naskh) adalah salah satu terma yang umum digunakan dalam Ulum al-Qur\u2019an (Qur\u2019anic Studies).[1] Definisi-definisi yang dikemukakan sehubungan dengan nasakh diletakkan di samping kata \u201ctabdil\u201d dan menempatkan keduanya sebagai satu makna; artinya secara teknikal dan terminologis, nasakh dan tabdil bilamana digunakan dalam satu konteks atau diletakkan berdampingan maka keduanya bermakna satu.[2]<\/p>\n\n\n\n<p>Allamah Thabathabai dalam hal ini berkata, \u201cMakna lain dari kata nasakh adalah menukil satu naskah ke naskah yang lain. Perbuatan ini disebut sebagai nasakh karena seolah-olah ia menghilangkan buku pertama dan menghadirkan buku lainnya sebagai gantinya. Karena itu pada ayat disebutkan, \u201cwa idza baddalna ayatan makana ayatin wallahu a\u2019lamu bima yunazzil. Qalu innama muftarin bal aktsarahuma la ya\u2019lamun.\u201d (Qs. Al-Nahl [16]:101) Pada ayat ini, disebutkan redaksi kata tabdil sebagai ganti nasakh. Al-Qur\u2019an menyatakan, \u201cDan apabila Kami letakkan suatu ayat di tempat ayat yang lain sebagai penggantinya, padahal Allah lebih mengetahui apa yang diturunkan-Nya, mereka berkata, \u201cSesungguhnya kamu adalah orang yang mengada-adakan saja.\u201d Bahkan kebanyakan mereka tiada mengetahui.\u201d<\/p>\n\n\n\n<p>Namun terkadang untuk mendefinisikan nasakh digunakan kata tahwil dan kata ini bermakna taghyiir. Dari satu sisi, kata taghyiir ini memiliki hubungan dengan kata nasakh. Karena pada satu bagian nasakh, satu hukum yang digunakan dan dikerjakan hingga kini digantikan dengan hukum yang lain.<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan demikian, dalam definisi kata nasakh sebagian berkata \u201cal-naskh huwa tabdil al-syai min al-syai wahuwa ghairihi wa bem\u2019ana al-naql wa al-tahwil min makan ila makan; nasakh bermakna tabdil (pergantian) sesuatu menjadi sesuatu yang lain; yaitu perpindahan dan tahwil (taghyiir) dari satu tempat ke tempat yang lain.\u201d[3]<\/p>\n\n\n\n<p>Karena itu, kedua terma (tabdil dan tahwil) dapat dipandang sebagai makna nasakh, meski nasakh dan tabdil lebih dekat maknanya ketimbang nasakh dan tahwil. Pada sebagian ayat al-Qur\u2019an kata \u201ctahwil\u201d juga digunakan dalam artian taghyiir. Di antaranya yang dapat disebutkan di sini adalah ayat yang menyatakan, \u201cwalan tajidu lisunnatillah tahwila.\u201d(Dan sekali-kali tidak (pula) akan menemukan perubahan bagi sunnah Allah itu, Qs. Fathir [35]:43)[4]<\/p>\n\n\n\n<p>Akan tetapi terma \u201ctahwil\u201d dan \u201ctaghyiir\u201d dalam sebuah atmosfer di luar pembahasan nasakh boleh jadi memiliki makna teknis lainnya yang dalam hal ini maknanya dapat diketahui dengan memperhatikan konteks kalimatnya. <\/p>\n\n\n\n<p>[1]. Kami persilahkan Anda untuk melihat Pertanyaan 547 (Site: 597) untuk melihat maknanya.<\/p>\n\n\n\n<p>[2]. Silahkan lihat, Ahmad Khatami, Farhangg-e \u2018Ilm Kal\u00e2m, hal. 214, Intisyarat-e Shaba, Teheran 1370 S. Dalam buku ini disebutkan nasakh secara leksikal bermakna hilangnya sesuatu atau lenyapnya sesuatu. Menasakh kitab atau mengambil naskahnya juga diambil dengan makna ini karena tatkala manusia menulis kembali sebuah buku misalnya ia telah menghilangkan (mengangkat) buku pertama dan menggantinya dengan naskah baru. Karena itu, pada sebagian ayat-ayat al-Qur\u2019an disebutkan tabdil (pergantian) sebagai ganti nasakh.<\/p>\n\n\n\n<p>[3]. Muhammad Husaini Thabathabai, al-Miz\u00e2n, Penerjemah Sayid Muhammad Baqir Hamadani, jil. 1, hal. 377, Daftar Intisyarat-e Islami, Qum, 1374 S.<\/p>\n\n\n\n<p>[4]. Jamil Hamud Ibnu \u2018Athiyyah, Abha al-Mur\u00e2d fi Syarh Mu\u2019tamar \u2018Ulam\u00e2 Baghd\u00e2d, jil. 2, hal. 26, Muassasah \u2018Alami, Beirut, 1423 H.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Nasakh (naskh) adalah salah satu terma yang umum digunakan dalam Ulum al-Qur\u2019an (Qur\u2019anic Studies).[1] Definisi-definisi yang dikemukakan sehubungan<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":10654,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[22],"tags":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10656"}],"collection":[{"href":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=10656"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10656\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":10657,"href":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10656\/revisions\/10657"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/wp-json\/wp\/v2\/media\/10654"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=10656"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=10656"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=10656"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}