{"id":10851,"date":"2020-07-07T03:32:06","date_gmt":"2020-07-07T03:32:06","guid":{"rendered":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/?p=10851"},"modified":"2020-07-07T03:32:07","modified_gmt":"2020-07-07T03:32:07","slug":"mengimani-wilayah-ahlulbait-as-adalah-jaminan-keselamatan-dari-api-neraka-jahannam","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/2020\/07\/07\/mengimani-wilayah-ahlulbait-as-adalah-jaminan-keselamatan-dari-api-neraka-jahannam\/","title":{"rendered":"Mengimani Wilayah Ahlulbait as. Adalah Jaminan Keselamatan Dari Api Neraka Jahannam"},"content":{"rendered":"\n<p>Oleh: Ibnu Jakfari<\/p>\n\n\n\n<p>Allah SWT berfirman:<\/p>\n\n\n\n<p>\u0648 \u0642\u0650\u0641\u064f\u0648\u0652\u0647\u064f\u0645\u0652 \u0625\u0646\u0651\u064e\u0647\u064f\u0645 \u0645\u064e\u0633\u0652\u0624\u064f\u0648\u0652\u0644\u064f\u0648\u0646\u064e<\/p>\n\n\n\n<p>&#8220;Dan hentikan mereka sesungguhnya mereka akan ditayai.&#8221; (QS. ash Shaffat:24)<\/p>\n\n\n\n<p>Keterangan:<\/p>\n\n\n\n<p>Di antara peristiwa-peristiwa mengerikan nun menentukan nasib di hari kiamat adalah diberhentikannya manusia di jembatan pemeriksaan di atas neraka Jahim. Allah memerintahkan para malaikat-Nya agar menahan umat manusia karena akan ada pertanyaan yang mesti mereka jawab. Pertanyaan yang akan mengungkap jati diri setiap orang. Allah berfiaman, &#8220;Hentikan (tahan) mereka karena mereka akan ditanyai.&#8221;<\/p>\n\n\n\n<p>Tentang apa yang akan ditanyakan kepada umat manusia kelak di hari kiamat, di antara para ulama dan ahli tafsir ada yang mengatakan pertanyaan itu terkait dengan konsep Tauhid; L\u00e2 Il\u00e2ha Illallah\/Tiada Tuhan selain Allah! Ada pula yangt mengatakan mereka akan ditayai dan dimintai pertanggung-jawaban tentang Wil\u00e2yah Imam Ali as.<\/p>\n\n\n\n<p>Akan tetapi di sini perlu diketahui bahwa apa yang disebutkan di atas adalah penyebutan mishd\u00e2q dari apa yang akan ditanyakan\u2026 ia tidak sedang membatasai\u2026 bukan hanya itu yang akan ditanyakan\u2026. Inti dari pertanyaan itu tentang kebenaran apapun yang mereka abaikan di dunia, baik ia berupa I&#8217;tiq\u00e2d\/keyakinan yang intinya adalah Syah\u00e2datain\u2026Tentunya dan juga tentang Wil\u00e2yah Imam Ali as. yang akan menentukan nilai Syah\u00e2datain di sisi Allah SWT. \u2026 Atau berupa amal shaleh yang mereka tinggalkan kerena keangkuhan dan sikap takabbur kepada atasnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Riwayat Tafsir Nabi saw.<\/p>\n\n\n\n<p>Para muhaddis telah meriwayatkan bahwa Nabi saw. telah menyebut bahwa di antara pertanyaan penting yang akan ditanyakan adalah tentang Wil\u00e2yah Imam Ali as., karenanya para ulama Ahlusunnah meriwayatkan dari para mufassir Salaf; sahabat dan tabi&#8217;\u00een, di antara mereka Abu Said al Khadri, Ibnu Abbas, Abu Ishaq as Subai&#8217;i, Jabir al Ju&#8217;fi, Mujahid, Imam Muhammad al Baqir as. dan Mandal bahwa kelak pada hari kiamat Allah SWT akan menanyai setiap orang akan sikapnya terhadap wilayah\/kepemimpinan Ali dan Ahlulbait as.<\/p>\n\n\n\n<p>Riwayat Abu Sa&#8217;id al Khadri:<\/p>\n\n\n\n<p>Ibnu Hajar (dan juga para ulama lainnya) menggolongkan ayat di atas sebagai ayat yang turun menjelaskan keagungan, keutamaan dan maqam mulia Ahlulbait as., ia berkata: &#8220;(Ayat Keempat) Firman Allah -Ta&#8217;\u00e2l\u00e2-:<\/p>\n\n\n\n<p>\u0648 \u0642\u0650\u0641\u064f\u0648\u0652\u0647\u064f\u0645\u0652 \u0625\u0646\u0651\u064e\u0647\u064f\u0645 \u0645\u064e\u0633\u0652\u0624\u064f\u0648\u0652\u0644\u064f\u0648\u0646\u064e<\/p>\n\n\n\n<p>&#8220;Dan hentikan mereka sesungguhnya mereka akan ditayai.&#8221;<\/p>\n\n\n\n<p>Ad Dailami meriwayatkan dari Abu Sa&#8217;id al Khadri bahwa Nabi saw. bersabda:<\/p>\n\n\n\n<p>{\u0648 \u0642\u0650\u0641\u064f\u0648\u0652\u0647\u064f\u0645\u0652 \u0625\u0646\u0651\u064e\u0647\u064f\u0645 \u0645\u064e\u0633\u0652\u0624\u064f\u0648\u0652\u0644\u064f\u0648\u0646\u064e} \u0639\u0646 \u0648\u0650\u0644\u0627\u064a\u064e\u0629\u0650 \u0639\u0644\u0650\u064a\u0651\u064d.<\/p>\n\n\n\n<p>&#8220;Dan hentikan mereka sesungguhnya mereka akan ditayai.&#8221;tentang wilayah Ali.&#8221;<\/p>\n\n\n\n<p>Sepertinya sabda ini yang dimaksud oleh al W\u00e2hidi dengan ucapannya, &#8216;&#8221;Dan Hentikan mereka sesungguhnya mereka akan ditayai.&#8221; tentang wilayah Ali dan Ahlubait, sebab Allah telah memerintah Nabi-Nya saw. agar memberitahui umat manusia bahwa ia tidak meminta upah atas jerih payah mentabl\u00eeghkan Risalah (agama) kecuali kecintaan kepada keluarga beliau. Maknanya, bahwa mereka akan ditanyai apakah mereka mengakui Wil\u00e2yah mereka dengan sepenuh arti seperti yang diwasiatkan Nabi saw. kepada mereka atau mereka menyia-nyiakan dan mengabaikannya, maka mereka akan dituntut dan dikenakan sanksi.&#8217;<\/p>\n\n\n\n<p>Dan dengan ucapannya &#8216;seperti yang diwasiatkan Nabi saw. kepada mereka&#8217; ia menunjuk kepada hadis-hadis yang datang dalam masalah ini, dan ia sangat banyak sebagainnya akan kami sebutkan pada pasal kedua nanti.&#8221;[1]<\/p>\n\n\n\n<p>Sumber Riwayat:<\/p>\n\n\n\n<p>Hadis Abu Sa&#8217;id telah diriwayatkan para ulama Ahlusunnah dari banyak jalur. Dalam riwayat al W\u00e2hidi di atas hadis itu diriwayatkan dari jalur: Qais ibn Rab\u00ee&#8217;i dari&#8217;Athiyyah dari Abu Sa&#8217;id dari Nabi saw.<\/p>\n\n\n\n<p>Al Hakim al Hisk\u00e2ni meriwayatkannya dari dua jalur; 1) dari Qais ibn Rab\u00ee&#8217; dari Abu Harun al Abdi dari Abu Sa&#8217;id dari Nabi saw\u2026. 2) dari Isa ibn Maimun dari Abu Harun al Abdi dari Abu Sa&#8217;id dari Nabi saw. hadis<\/p>\n\n\n\n<p>Riwayat Ibnu Abbas ra.<\/p>\n\n\n\n<p>Al Hakim al Hisk\u00e2ni juga meriwayatkan tafsir serupa dari Nabi saw. dari riwayat Ibnu Abbas ra\u2026.. Dari &#8216;Ath\u00e2&#8217; ibn S\u00e2ib dari Sa&#8217;id ibn Jubair dari Ibnu Abbas ra., ia berkata, &#8220;Rasulullah saw. bersabda:<\/p>\n\n\n\n<p>&#8220;Kelak di hari kiamat aku dan Ali diberdirikan di atas Shir\u00e2th (jembatan pemeriksaan), maka tiada seorang pun yang melewatinya melainkan kami tanyai tentang Wil\u00e2yah Ali. Maka barang siapa memilikinya (maka ia boleh berjalan terus), dan yang tidak akan kami lemparkan ke dalam api neraka. Itu adalah firman Allah:<\/p>\n\n\n\n<p>\u0648 \u0642\u0650\u0641\u064f\u0648\u0652\u0647\u064f\u0645\u0652 \u0625\u0646\u0651\u064e\u0647\u064f\u0645 \u0645\u064e\u0633\u0652\u0624\u064f\u0648\u0652\u0644\u064f\u0648\u0646\u064e<\/p>\n\n\n\n<p>&#8220;Dan hentikan mereka sesungguhnya mereka akan ditayai.&#8221;[2]<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam riwayat lain, Al Hakim meriwayatkan tentang firman Allah SWT.:<\/p>\n\n\n\n<p>\u0648 \u0642\u0650\u0641\u064f\u0648\u0652\u0647\u064f\u0645\u0652 \u0625\u0646\u0651\u064e\u0647\u064f\u0645 \u0645\u064e\u0633\u0652\u0624\u064f\u0648\u0652\u0644\u064f\u0648\u0646\u064e<\/p>\n\n\n\n<p>&#8220;Dan hentikan mereka sesungguhnya mereka akan ditayai.&#8221; Tentang Wilayah Ali ibn Abi Thalib.&#8221;[3]<\/p>\n\n\n\n<p>Status Hadis:<\/p>\n\n\n\n<p>Seperti Anda saksikan bahwa Nabi saw.[4] sendirilah yang menafsirkan ayat di atas dengan Wil\u00e2yah Ali as\u2026. Bahwa perkara terpenting yang akan ditanyakan kepada setiap manusia kelak di hari kiamat setelah tentang keesaan Allah dan kerasulan Mahammad saw. adalah Wilayah\/kepemimpinan Ali dan Ahlulbait as. dan berdasarkan sikap setiap orang, nasib mereka akan ditentukan di sana!<\/p>\n\n\n\n<p>Apabila seorang dalam hidupnya mengimani Allah sebagai Tuhan yang Maha Esa dan Muhammad ibn Abdillah sebagai Rasul penutup Allah serta mengimani Ali dan Ahlulbait as. sebagai para Wali (pemimpin)nya, maka ia akan mendapat rahmat dan nikmat dari Allah dan apabila tidak maka Allah akan memintainya pertangung-jawaban atas sikapnya tersebut dan memberinya sanksi, seperti yang ditegaskan Al W\u00e2hidi di atas.<\/p>\n\n\n\n<p>Lalu bagaimana sikap Anda? Apakah Anda telah mempersiapkan jawaban untuk intrograsi para malaikat Allah kelak di hari Pengadilan Akbar; hari kiamat terkait dengan sikap Anda terhadap kepemimpinan Imam Ali dan Ahlulbait as.?<\/p>\n\n\n\n<p>Apakah Anda termasuk orang yang peduli akan nasib abadi Anda di alam akhirat sana? Atau Anda termasuk mereka yang acuh terhadap apapun tentang tanggung jawab di hadapan Tuhan?<\/p>\n\n\n\n<p>Jawabnya terserah Anda!!<\/p>\n\n\n\n<p>Catatan:<\/p>\n\n\n\n<p>Hadis Abu Sa&#8217;id dan keterangan Al W\u00e2hidi, selain dikutip dan dibenarkan oleh Ibnu Hajar al Haitami dalam kitab ash Shaw\u00e2iq-nya juga dikutip dan dibenarkan oleh banyak ulama Ahlusunnah lainnya, di antaranya:<\/p>\n\n\n\n<p>A) Syih\u00e2budd\u00een al Khaff\u00e2ji dalam kitab tafsir Ayat al Mawaddah-nya:82, seperti disebutkan dengan lengkap oleh az Zarandi dalam Nadzm Durar as Simthain:109.<\/p>\n\n\n\n<p>B) Syeikhul Islam al Hamawaini dalam Far\u00e2id as Simthain,1\/78-79 ketika menyebut hadis no.46 dan 47.<\/p>\n\n\n\n<p>C) As Samh\u00fbdi dalam Jaw\u00e2hir al Iqdain,2\/108.<\/p>\n\n\n\n<p>Mereka menyebut dan menukilnya serta mendukungnya dengan beberapa bukti pendukung lainnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Tafsir Para Sahabat Dan Mufassir Salaf<\/p>\n\n\n\n<p>Selain dua sahabat yang telah kami sebutkan tafsir mereka, para mufassir Salaf juga menafsirkan ayat di atas sesuai denga tafsir Nabi saw. di antara tafsir yang diriwayatkan dari mereka adalah sebagai berikut:<\/p>\n\n\n\n<p>(1) Abu Ishaq as Subai&#8217;i<\/p>\n\n\n\n<p>Al Khaw\u00e2rizmi meriwayatkan dengan sanad bersambung kepada Abu Ahwash dari Abu Ishaq as Subai&#8217;i tentang ayat: &#8220;Dan hentikan mereka sesungguhnya mereka akan ditayai.&#8221; Yaitu tentang Wil\u00e2yah Ali.[5]<\/p>\n\n\n\n<p>(2) Mujahid<\/p>\n\n\n\n<p>Adz Dzahabi menykil riwayat dari jalur Israil dari Ibnu Naj\u00eeh dari Mujahid tentang ayat: &#8220;Dan hentikan mereka sesungguhnya mereka akan ditayai.&#8221; Yaitu tentang Wil\u00e2yah Ali.[6]<\/p>\n\n\n\n<p>(3) Imam Muhammad al Baqir as.<\/p>\n\n\n\n<p>Al Hiskani meriwayatkan dengan sanad bersambung kepada Daud ibn Hasan ibn Hasan dari ayahnya dari (Imam) Abu Ja&#8217;far tentang ayat: &#8220;Dan hentikan mereka sesungguhnya mereka akan ditayai.&#8221; Yaitu tentang Wil\u00e2yah Ali.<\/p>\n\n\n\n<p>Hadis serupa juga diriwayatkan dari jalur Abu Ishaq as Subai&#8217;i dari Jabir al Ju&#8217;fi.[7]<\/p>\n\n\n\n<p>Hadis-hadis Pendukung!<\/p>\n\n\n\n<p>Selain itu hadis tafsir Nabi saw. di atas dan juga tafsir para sahabat telah dikuatkan dan didukung oleh banyak bukti\u2026 di antara bukti-bukti itu adalah:<\/p>\n\n\n\n<p>&#8221; Hadis-hadis yang menegaskan bahwa kelak di hari kiamat Nabi saw. akan meminta dari umat Islam pertanggung-jawaban sikap terhadap Kitabullah dan Ahlulbait as. Di antara hadis-hadis itu dalah sebagai berikut ini:<\/p>\n\n\n\n<p>Dari Abu Thufail Amir ibn Watsilah dari Hudzaifah ibn Usaid al Giffari dalam sebuah hadis panjang di antaranya beliau saw. bersabda:<\/p>\n\n\n\n<p>\u064a\u064e\u0627 \u0623\u064a\u0651\u064f\u0647\u0627 \u0627\u0644\u0646\u0627\u0633\u064f \u0625\u0650\u0646\u0651\u0650\u064a\u0652 \u0641\u064e\u0631\u064e\u0637\u064f\u0643\u064f\u0645\u0652, \u0625\u0650\u0646\u0651\u064e\u0643\u064f\u0645\u0652 \u0648\u064e\u0627\u0631\u0650\u062f\u064f\u0648\u0646\u064e \u0639\u064e\u0644\u064e\u064a\u0651\u064e \u0627\u0644\u0652\u062d\u064e\u0648\u0652\u0636\u064e \u0623\u064e\u0639\u0652\u0631\u064e\u0636\u064e \u0645\u0650\u0645\u0651\u064e\u0627 \u0628\u064a\u0646 \u0628\u064f\u0635\u0652\u0631\u064e\u0649 \u0625\u0644\u0649 \u0635\u064e\u0646\u0652\u0639\u0627\u0621\u064e \u0641\u064a\u0647\u0650 \u0639\u064e\u062f\u064e\u062f\u064f \u0627\u0644\u0646\u0651\u064f\u062c\u064f\u0648\u0645\u0650 \u0642\u064e\u062f\u0652\u062d\u0627\u0646\u064e \u0641\u0650\u0636\u0651\u064e\u0629\u064d\u060c \u0648 \u0625\u0650\u0646\u0651\u0650\u064a\u0652 \u0633\u0627\u0626\u0650\u0644\u064f\u0643\u064f\u0645\u0652 \u062d\u064a\u0646 \u062a\u064e\u0631\u0650\u062f\u064f\u0648\u0652\u0646\u064e \u0639\u064e\u0646\u0650 \u0627\u0644\u062b\u0651\u064e\u0642\u064e\u0644\u064a\u0652\u0646\u064e \u060c \u0641\u064e\u0627\u0646\u0652\u0638\u064f\u0631\u064f\u0648\u0627 \u0643\u064a\u0641\u064e \u062a\u064e\u062e\u0652\u0644\u064f\u0641\u064f\u0648\u0646\u0650\u064a\u0652 \u0641\u064a\u0647\u0650\u0645\u0627: \u0627\u0644\u062b\u0642\u0644 \u0623\u0644\u0623\u0643\u0652\u0628\u064e\u0631\u064f \u0643\u062a\u0627\u0628\u064e \u0627\u0644\u0644\u0647\u0650 \u0639\u0632 \u0648 \u062c\u0644\u0651\u064e \u0633\u0628\u0628\u064c \u0637\u064e\u0631\u064e\u0641\u064f\u0647\u064f \u0628\u0650\u064a\u064e\u062f\u0650 \u0627\u0644\u0644\u0647\u0650 \u0648 \u0637\u0631\u0641\u064f\u0647\u064f \u0628\u0650\u0623\u064e\u064a\u0652\u062f\u0650\u064a\u0652\u0643\u064f\u0645\u0652\u060c \u0641\u0627\u0633\u0652\u062a\u064e\u0645\u0652\u0633\u0650\u0643\u064f\u0648\u0627 \u0628\u0650\u0647\u0650 \u0648 \u0644\u0627 \u062a\u064e\u0636\u0650\u0644\u0651\u064f\u0648\u0627 \u0648 \u0644\u0627 \u062a\u064f\u0628\u064e\u062f\u0651\u0650\u0644\u064f\u0648\u0627\u060c \u0648\u064e\u0639\u0650\u062a\u0652\u0631\u062a\u0650\u064a\u0652 \u0623\u064e\u0647\u0644\u064e \u0628\u064a\u062a\u0650\u064a\u0652\u060c \u0641\u064e\u0625\u0650\u0646\u0651\u0650\u064e \u0627\u0644\u0644\u0637\u064a\u0641\u064e \u0627\u0644\u062e\u0628\u064a\u0631\u064e\u0646\u064e\u0628\u0651\u064e\u0623\u064e\u0646\u0650\u064a\u0652 \u0623\u064e\u0646\u0651\u064e\u0647\u064f\u0645\u0627 \u0644\u064e\u0646\u0652 \u064a\u064e\u0646\u0652\u0642\u064e\u0636\u0650\u064a\u0627 \u062d\u062a\u0649 \u064a\u0631\u0650\u062f\u064e\u0627 \u0639\u0644\u064a\u0651\u064e \u0627\u0644\u0652\u062d\u064e\u0648\u0652\u0636\u064e.<\/p>\n\n\n\n<p>&#8220;Wahai sekalian manusia sesungguhnya Aku akan mendahului kalian menuju telaga dan kalian pasti mendatangiku di telaga, sebuah telaga yang lebih lebar dari kota Bushra hingga kota Shan&#8217;a&#8217;, di dalamnya terdapat cawan-cawan sejumlah bintang di langit. Aku akan meminta pertanggung-jawaban kalian ketika menjumpaiku akan Tsaqalaian. Maka perhatikan, bagaimana perlakuan kalian terhadap keduanya. Tsaqal pertama adalah Kitabullah &#8216;Azza wa Jalla, sebab penyambung yang satu ujungnya di tangan Allah dan satu ujungnya lagi di tangan kalian, maka berpegang teguhlah dengan Kitabullah; jangan kalian menyimpang dan mencari ganti selainnya, dan kedua adalah Itrah-ku yaitu Ahlulbaitku. Sesungguhnya Allah Yang Maha Lembut dan Maha Mengetahui telah memberitauku bahwa keduanya tidak akan berakhir sehingga menjumpaiku di haudh (telaga).&#8221;[8]<\/p>\n\n\n\n<p>&#8221; Hadis akan ditanyakannya empat perkara di hari kiamat. Di antaranya adalah riwayat di bawah ini:<\/p>\n\n\n\n<p>Al Hafidz al Haitsami berkata, &#8220;dan dari Ibnu Abbbas, ia berkata, &#8216;Rasulullah saw. bersabda:<\/p>\n\n\n\n<p>\u0644\u0627\u064e \u062a\u0632\u0648\u0644\u064f \u0642\u064e\u062f\u064e\u0645\u0627 \u0639\u0628\u0652\u062f\u064d \u064a\u0648\u0645\u064e \u0627\u0644\u0642\u064a\u0627\u0645\u0629 \u062d\u062a\u0651\u064e\u0649 \u064a\u064f\u0633\u0652\u0623\u064e\u0644\u064e \u0639\u064e\u0646 \u0623\u0631\u0628\u064e\u0639: \u0639\u064e\u0646 \u0639\u064f\u0645\u064f\u0631\u0650\u0647\u0650 \u0641\u0650\u064a\u0645\u064e \u0623\u0641\u0646\u0627\u0647 \u0639\u064e\u0646 \u062c\u0633\u062f\u0650\u0647 \u0641\u0650\u064a\u0645\u064e \u0623\u0628\u0644\u0627\u0647\u064f \u0648 \u0639\u0646 \u0645\u0627\u0644\u0647 \u0641\u0650\u064a\u0645\u064e \u0623\u0646\u0652\u0641\u064e\u0642\u064e\u0647\u064f \u0648 \u0645\u0650\u0646\u0652 \u0623\u064a\u0646 \u0625\u0643\u0652\u062a\u064e\u0633\u064e\u0628\u064e\u0647\u064f \u0648 \u0639\u0646 \u062d\u064f\u0628\u0651\u0650\u0646\u0627 \u0623\u064e\u0647\u0652\u0644\u064e \u0627\u0644\u0628\u064a\u062a\u0650.<\/p>\n\n\n\n<p>&#8220;Tiada akan beranjak dua kaki seorang pada hari kiamat sehingga ia ditanyai tentang empat perkara; tentang umurnya untuk apa ia habiskan, tentang jasadnya untuk ia pakai, tentang hartanya untuk apa ia belanjakan dan dari mana ia perolah dan tentang kecintaan kepada kami Ahlulbait.&#8221;<\/p>\n\n\n\n<p>Hadis ini diriwayatkan oleh ath Thabarani dalam al Mu&#8217;jam al Awsath, dan pada sanadnya terdapat Husain al Asyqar, ia dianggap lemah oleh sebagian ulama, akan tetapi Ibnu Hibb\u00e2n mentsiqahkannya.<\/p>\n\n\n\n<p>Al Haitsami juga meriwayatkannya dari jalur lain dari Abu Barzah, ia berkata, &#8220;Rasulullah saw. bersabda:<\/p>\n\n\n\n<p>\u062a\u0632\u0648\u0644\u064f \u0642\u064e\u062f\u064e\u0645\u0627 \u0639\u0628\u0652\u062f\u064d \u062d\u062a\u0651\u064e\u0649 \u064a\u064f\u0633\u0652\u0623\u064e\u0644\u064e \u0639\u064e\u0646 \u0623\u0631\u0628\u064e\u0639: \u0639\u064e\u0646 \u062c\u0633\u062f\u0650\u0647 \u0641\u0650\u064a\u0645\u064e \u0623\u0628\u0644\u0627\u0647\u064f \u0648\u064e \u0639\u064e\u0646 \u0639\u064f\u0645\u064f\u0631\u0650\u0647\u0650 \u0641\u0650\u064a\u0645\u064e \u0623\u0641\u0646\u0627\u0647 \u0648 \u0639\u0646 \u0645\u0627\u0644\u0647 \u0645\u0650\u0646\u0652 \u0623\u064a\u0646 \u0625\u0643\u0652\u062a\u064e\u0633\u064e\u0628\u064e\u0647\u064f \u0648\u064e \u0641\u0650\u064a\u0645\u064e \u0623\u0646\u0652\u0641\u064e\u0642\u064e\u0647\u064f \u0648 \u0639\u0646 \u062d\u064f\u0628\u0651\u0650\u0646\u0627 \u0623\u064e\u0647\u0652\u0644\u064e \u0627\u0644\u0628\u064a\u062a\u0650.<\/p>\n\n\n\n<p>&#8220;Tiada akan beranjak dua kaki seorang sehingga ia ditanyai tentang empat perkara; tentang jasadnya untuk ia pakai, tentang umurnya untuk apa ia habiskan, tentang harta dari mana ia perolahnya dan untuk apa ia belanjakan dan tentang kecintaan kepada kami Ahlulbait.&#8221;<\/p>\n\n\n\n<p>Lalu ada yang bertanya, &#8216;Wahai Rasulullah, apa tanda kecintaan kepada kalian Ahlulbait?&#8217;<\/p>\n\n\n\n<p>Maka beliau menunjuk Ali sambil menepuk pundaknya.&#8221;<\/p>\n\n\n\n<p>Ia berkata, &#8220;Hadis ini diriwayatkan oleh ath Thabarani dalam Awsath.<\/p>\n\n\n\n<p>Perhatikan di sini, al Haitsami hanya mencacat hadis dengan jalur pertama yaitu disebabkan Husain al Asyqar. Sementara terhadap hadis dengan jalur kedua ia mendiamkan dan tidak mencacatnya dengan sepatah kata pun..<\/p>\n\n\n\n<p>Dan dalam sumber aslinya disebutkan bahwa Nabi menjawab si penanya dengan sabda beliau, &#8220;Tanda kecintaan kepada kami adalah kecintaan kepada orang ini sepeninggalaku.&#8221; Sabda ini tidak disebutkan oleh al Haitsami. Adapun pencacatannya atas Husain al Asyqar sangat tidak berdasar. Perawi yang satu ini tsiqah dan adil seperti telah dibuktikan pada tempatnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Ikhtisar kata, hadis ini termasuk dari hadis-hadis terkuat tentang keutamaan Ali dan Ahlulbait as. tidak ada tempat untuk pencacatan!<\/p>\n\n\n\n<p>&#8221; Hadis yang mengatakan bahwa manusia tidak akan diizinkan melewati jembatan penyeberangan di Shir\u00e2th kelak kecuali setelah terbutki ia meyakini Wilayah Imam Ali as.<\/p>\n\n\n\n<p>Di antara hadis-hadis itu adalah sebagai berikut:<\/p>\n\n\n\n<p>A) Hadis riwayat Imam Ali as.<\/p>\n\n\n\n<p>Al Hafidz Abul Khair al H\u00e2kimi ath Th\u00e2liq\u00e2ni berkata, &#8220;Dan dengannya al H\u00e2kim berkata\u2026. Dari Ali, ia berkata, &#8220;Rasulullah saw. bersabda:<\/p>\n\n\n\n<p>\u0625\u0650\u0630\u064e\u0627 \u062c\u0645\u064e\u0639 \u0627\u0644\u0644\u0647\u064f \u0627\u0644\u0623\u0648\u0644\u064a\u0646 \u0648 \u0627\u0644\u0622\u062e\u0631\u064a\u0646 \u064a\u0648\u0645 \u0627\u0644\u0642\u064a\u0627\u0645\u0629 \u0648 \u0646\u0635\u0628 \u0627\u0644\u0635\u0631\u0627\u0637\u064e \u0639\u0644\u0649 \u062c\u0633\u0631 \u062c\u0647\u0646\u0645\u064e \u0645\u0627 \u062c\u0627\u0632\u0627\u0647\u0627 \u0623\u062d\u062f\u064c \u062d\u062a\u0649 \u0643\u0627\u0646\u062a \u0645\u0639\u0647 \u0628\u0631\u0622\u0621\u064e\u0629\u064c \u0628\u0650\u0648\u0644\u0627\u064a\u0629\u0650 \u0639\u0644\u064a\u0651\u0650 \u0628\u0646 \u0623\u0628\u064a \u0637\u0627\u0644\u0628\u0650.<\/p>\n\n\n\n<p>&#8220;Jika kelak pada hari kiamat Allah mengumpulkan manusia yang pertama hingga yang terakhir dan Dia menegakkan Shir\u00e2th di atas jembatan neraka Jahannam, maka tidak seorang pun melewatinya sehingga ia memiliki surat jalan berupa (keyakinan akan) Wil\u00e2yah Ali ibn Abi Thalib.&#8221;[9]<\/p>\n\n\n\n<p>B) Hadis Anas ibn Malik.<\/p>\n\n\n\n<p>Ibnu al Magh\u00e2zili meriwayatkan dengan sanad bersambung kepada Anas ibn Malik, ia berkata, Rasulullah saw. bersabda:<\/p>\n\n\n\n<p>\u0625\u0630\u0627 \u0643\u0627\u0646 \u064a\u0648\u0645 \u0627\u0644\u0642\u064a\u0627\u0645\u0629 \u0648 \u0646\u064f\u0635\u0650\u0628\u064e \u0627\u0644\u0635\u0631\u0627\u0637\u064f \u0639\u0644\u0649 \u0634\u064e\u0641\u0650\u064a\u0631 \u062c\u0647\u0646\u0645\u064e \u0644\u064e\u0645\u0652 \u064a\u064e\u062c\u064f\u0632\u0652 \u0625\u0644\u0627\u0651\u064e \u0645\u064e\u0646 \u0645\u0639\u0647 \u0643\u062a\u0627\u0628\u064f \u0628\u0650\u0648\u0644\u0627\u064a\u0629\u0650 \u0639\u0644\u064a\u0651\u0650 \u0628\u0646 \u0623\u0628\u064a \u0637\u0627\u0644\u0628\u0650.<\/p>\n\n\n\n<p>&#8220;Jika kiamat terjadi dan Shirath dibentangkan di atas bantaran nereka Jahannam, maka tidak ada yang dapat melewatinya kecuali orang memiliki catatan berupa Wilayah kepada Ali ibn Abi Thalib.&#8221;[10]<\/p>\n\n\n\n<p>Dan selain dua hadis di atas banyak hadis lainnya dari riwayat Abdullah ibn Mas&#8217;ud, Ibnu Abbas dan Abu Bakar.<\/p>\n\n\n\n<p>Setelah ini semua adalah sebuah sikap gegabah jika ada yang meragukan kesahaihan tafsir ayat di atas dengan Wilayah Imam Ali ibn Abi Thalib as., apalagi mengatakannya sebagai hadis palsu!!<\/p>\n\n\n\n<p>Wallahu A&#8217;lam.<\/p>\n\n\n\n<p>Catatan Kaki:<\/p>\n\n\n\n<p>[1] Ash Shaw\u00e2iq al Muhriqah:149. Cet. Maktabah al Qahirah. Thn.1385 H\/1965 M. dengan tahqiq Abdul Wahh\u00e2b Abdul Lath\u00eef..<\/p>\n\n\n\n<p>[2] Syaw\u00e2hid at Tanz\u00eel,2\/162 hadis no..789.<\/p>\n\n\n\n<p>[3] Ibid. no790.<\/p>\n\n\n\n<p>[4] Pada riwayat-riwayat Abu Sa&#8217;id dan Ibnu Abbas ra. di atas Anda dapat saksikan bahwa sesekali mereka menukil tafsir ayat tersebut dari Nabi saw. dan sesekali mereka memauqufkan (tidak menyandarkannya) kepada Nabi saw.! Untuk bentuk yang kedua (yang mauq\u00fbf) para ulama Ahlusunnah telah membangun sebuah kaidah bahwa ucapan para sahabat tentang tafsir ayat-ayat Al Qur&#8217;an yang tidak ada ruang bagi ijtihad dan pendapat maka dihukumi marf\u00fb&#8217; (diambil dari Nabi saw.) sebab tidak mungkin para sahabat itu membuat-buat keterangan palsu tentang masalah yang tidak ada ruang bagi berijtihad. Dan kasus kita sekarang ini termasuk darinya\u2026 pertanyaan di hari kaimat termasuk berita ghaib, maka pastilah ucapan Abu Sa&#8217;id dan Ibnu Abbas dalam masalah ini bersumber dari Nabi saw. Apalgi telah terbukti bahwa Nabi saw. telah menafsirkan sendiri makna ayat tersebut seperti mereka berdua sampaikan!<\/p>\n\n\n\n<p>[5] Man\u00e2qib:275 hadis no.256.<\/p>\n\n\n\n<p>[6] M\u00e2z\u00e2n al I&#8217;tid\u00e2l,5\/145 ketika menyebut sejarah hidup Ali ibn Hatim.<\/p>\n\n\n\n<p>[7] Syaw\u00e2hid at Tanz\u00eel,2\/164 hadis no.790.<\/p>\n\n\n\n<p>[8] Hadis ini telah diriwayatkan oleh ath Thabarani dalam al Mu&#8217;jam al Kabir, Hilyah al Awliy\u00e2&#8217;,1\/355 dan 9\/64, Tarikh Damasqus,1\/45 tentang sejarah hidup Imam Ali as., 3\/180, hadis no. 3052, Al Haitsami dalam Majma&#8217; az Zawaid, 9\/165, Tarikh Ibnu Katsir,7\/348, as Sirah al Halabiyah,3\/301, ash Shaw^aiq al Muhriqah:25, Far\u00e2id as Simthain,2\/274, Nadzm Durar as Simthain:231 dan al Fush\u00fbl al Muhimmah:23.<\/p>\n\n\n\n<p>[9] Kit\u00e2b al Arba&#8217;\u00een al Muntaq\u00e2 Min Man\u00e2qib Ali al Murtadh\u00e2, hadis no 40.<\/p>\n\n\n\n<p>[10] Man\u00e2qib Ali ibn Abi Thalib:243.<\/p>\n\n\n\n<p>sumber alhassanain<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Oleh: Ibnu Jakfari Allah SWT berfirman: \u0648 \u0642\u0650\u0641\u064f\u0648\u0652\u0647\u064f\u0645\u0652 \u0625\u0646\u0651\u064e\u0647\u064f\u0645 \u0645\u064e\u0633\u0652\u0624\u064f\u0648\u0652\u0644\u064f\u0648\u0646\u064e &#8220;Dan hentikan mereka sesungguhnya mereka akan ditayai.&#8221; (QS.<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":10852,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[2],"tags":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10851"}],"collection":[{"href":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=10851"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10851\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":10853,"href":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10851\/revisions\/10853"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/wp-json\/wp\/v2\/media\/10852"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=10851"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=10851"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=10851"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}