{"id":11639,"date":"2020-10-07T04:52:38","date_gmt":"2020-10-07T04:52:38","guid":{"rendered":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/?p=11639"},"modified":"2020-10-07T04:53:25","modified_gmt":"2020-10-07T04:53:25","slug":"deklarasi-konferensi-islam-internasional-di-amman-yordania","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/2020\/10\/07\/deklarasi-konferensi-islam-internasional-di-amman-yordania\/","title":{"rendered":"Deklarasi Konferensi Islam Internasional di Amman, Yordania"},"content":{"rendered":"\n<p><strong>ICC Jakarta &#8211; <\/strong>Deklarasi konferensi Islam Internasional di Amman adalah deklarasi penting berikut adalah isi deklarasi dan nama-nama perwakilan Ulama se Dunia yang ikut bertanda tangan dan mendukung isi deklarasi tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Dengan Nama Allah Maha Pengasih Maha Penyayang<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p><em>Hai sekalian manusia,\nbertakwalah kepada Tuhanmu yang telah menciptakan kamu dari seorang diri, dan\ndari padanya<\/em><em>.<\/em><a href=\"#_ftn1\">25<\/a><\/p>\n\n\n\n<p>Berikut ini adalah deklarasi Konferensi Islam\nInternasional yang telah diselenggarakan di Amman, Yordania, dengan tema\n\u201cHakikat Islam dan Peranannya di Tengah Masyarakat Kontemporer\u201d pada 27 \u2013 29\nJumadilawal 1426 H \/ 4 \u2013 6 Juli 2005 M.<\/p>\n\n\n\n<p>Kami yang bertanda tangan di bawah ini bersepakat\ndan menegaskan ikrar kami atas hal-hal sebagai berikut.<\/p>\n\n\n\n<p>1. Bahwa setiap orang yang mengikuti empat mazhab Ahlusunnah wal Jamaah\n(Hanafi, Maliki, Syafi\u2019i dan Hambali) serta mazhab Ja`fari, mazhab Zaidi,\nmazhab Ibadhi, dan mazhab Zhahiri adalah muslim, tidak boleh dikafirkan, serta\ndiharamkan darah, kehormatan dan hartanya. Demikian pula, sesuai fatwa Rektor Universitas\nal-Azhar, tidak boleh mengafirkan para penganut akidah Asy\u2019ariah dan para\npengamal tasawuf yang hakiki serta tidak boleh mengafirkan para penganut pemikiran\nSalafi yang sahih. Tidak boleh pula mengafirkan satupun kelompok lain di antara\numat Islam yang beriman kepada Allah Swt dan Rasulullah saw serta percaya\nkepada rukun-rukun iman, menjunjung tinggi rukun-rukun Islam dan tidak\nmengingkari hal-hal yang pasti dalam agama. <\/p>\n\n\n\n<p>2. Bahwa apa yang mempertemukan mazhab-mazhab Islam satu sama lain jauh lebih\nbesar daripada apa yang diperselisihkan. Para penganut delapan mazhab tersebut\nsepakat dalam hal-hal yang prinsip dalam Islam. Mereka semua beriman kepada\nAllah Swt, Tuhan Yang Maha Esa, percaya bahwa al-Quran al-Karim adalah kalam\nAllah yang telah diturunkan, dan percaya bahwa junjungan kita Muhammad saw\nadalah seorang nabi dan rasul untuk seluruh umat manusia. Mereka semua juga\nsepakat mengenai lima rukun Islam, yaitu dua kalimat syahadat, salat, zakat,\npuasa Ramadan, dan haji ke Baitullah, dan mengenai rukun-rukun iman, yaitu;\niman kepada Allah, para malaikat-Nya, kitab suci-Nya, para rasul-Nya, hari\nkiamat, dan kepada takdir baik dan buruk. Adapun perselisihan yang terjadi di\nantara para ulama pengikut mazhab-mazhab tersebut adalah perselisihan di bidang\nfuru\u2019, bukan ushul, dan ini adalah rahmat. Sejak dahulu kala sudah disebutkan\nbahwa perselisihan pendapat di antara para ulama adalah sesuatu yang baik. <\/p>\n\n\n\n<p>3. Bahwa pengakuan terhadap mazhab-mazhab yang ada dalam Islam artinya\nialah konsistensi pada metode tertentu dalam fatwa, sehingga siapa pun tidak\nboleh mengeluarkan fatwa tanpa keahlian dan kredibilitas tertentu sebagaimana\ntelah ditetapkan oleh masing-masing mazhab; tidak boleh mengaku berijtihad dan\nmembuat mazhab baru atau memberikan fatwa-fatwa yang tertolak dan mengeluarkan\numat Islam dari kaidah-kaidah dan ketentuan-ketentuan syariat serta apa yang\nsudah ditetapkan oleh mazhab-mazhabnya.&nbsp; <\/p>\n\n\n\n<p>4. Bahwa tema inti Risalah Amman yang telah dirilis pada Lailatul Qadar\ntahun 1425 Hijriah dan telah dibacakan di Masjid al-Hasyimiyyun ialah\nkonsistensi pada mazhab-mazhab yang ada dengan metode masing-masing. Dengan\ndemikian, maka pengakuan atas\nmazhab-mazhab itu dan penegasan atas pentingnya dialog dan pertemuan\nantarmereka adalah sesuatu yang menjamin adanya sikap yang seimbang, moderat,\ntoleran, kasih sayang dan dialog satu sama lain. <\/p>\n\n\n\n<p>5. Bahwa kami menyerukan penghapusan pertikaian antarumat Islam serta mengajak\nmereka kepada persatuan kalimat dan sikap mereka, kepada sikap saling hormat,\nkepada solidaritas antarbangsa dan negara mereka, kepada penguatan hubungan\npersaudaraan yang dapat menyatukan mereka dalam kecintaan di jalan Allah Swt serta\ntidak membiarkan terbukanya celah bagi fitnah serta intervensi satu sama lain. <\/p>\n\n\n\n<p>Allah Swt berfirman, <\/p>\n\n\n\n<p><em>Orang-orang\nberiman itu sesungguhnya bersaudara. Sebab itu damaikanlah <\/em>(perbaikilah\nhubungan)<em> antara kedua saudaramu itu dan takutlah terhadap Allah, supaya\nkamu mendapat rahmat<\/em> (QS. al-Hujurat [49]: 10)<\/p>\n\n\n\n<p>Segala puji bagi Allah Yang Maha Esa.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Daftar\nNama Para Ulama Penandatangan Deklarasi <\/strong><strong><\/strong><\/p>\n\n\n\n<p><strong>Konferensi Islam\nInternasional \u201cHakikat Islam dan Peranannya di Tengah Masyarakat Kontemporer.\u201d<\/strong><a href=\"#_ftn2\">26<\/a><strong> <\/strong><\/p>\n\n\n\n<p><strong>Republik Azarbe<\/strong><strong>ijan <\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>1. Syekh al-Islam Syakur bin Hemmat\nBazsyazadah, Kepala Direktorat Umat Islam Kaukasus. &nbsp;&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Kerajaan Yordania al-Hasyimiyah<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>2. Al-Maliki al-Amir Ghazi bin Muhammad, Utusan\nPribadi dan Penasihat Khusus Raja Abdullah II bin Husain, dan Ketua Lembaga Pemikiran\nIslam Alul Bait (<em>Muassasat <\/em><em>\u0100lil Bait li al-Fikr al-Isl\u0101mi<\/em>).<\/p>\n\n\n\n<p>3. Syekh Izzuddin al-Khatib al-Tamimi, Penasihat\nRaja untuk Urusan Islam, dan Hakim Tertinggi.<\/p>\n\n\n\n<p>4. Ustaz Dr. Abdul Salam al-Ibadhi, Menteri\nWakaf, Urusan dan Kesucian Islam.<\/p>\n\n\n\n<p>5. Yang Mulia Ustaz Dr. Ahmad Halil, Penasihat\nRaja dan Imam al-Hadhirah al-Hasyimiyah.<\/p>\n\n\n\n<p>6. Syekh Said Hijjawi, Mufti besar Kerajaan Yordania\nal-Hasyimiyah.<\/p>\n\n\n\n<p>7. Sayid Aql Baltaji, Penasihat Raja.<\/p>\n\n\n\n<p>8. Ustaz Dr. Khalid Thuqan, Menteri Tarbiah\ndan Pendidikan, Menteri Pendidikan Tinggi dan Kajian Ilmiah.<\/p>\n\n\n\n<p>9. Ustaz Dr. Khalid al-Kurki, Wakil Ketua\nDewan Pimpinan Lembaga Pemikiran Islam Alul Bait dan Rektor Universitas Negeri Jarasy.<\/p>\n\n\n\n<p>10. Syekh Salim al-Falahat,\nPengawas Umum Ikhwanul Muslimin.<\/p>\n\n\n\n<p>11. Ustaz Dr. Syeh Abdul Aziz\nal-Hayyath, Mantan Menteri Wakaf.<\/p>\n\n\n\n<p>12. Ustaz Dr. Syekh Nuh\nal-Qudhat, Mantan Mufti Angkatan Bersenjata Yordania.<\/p>\n\n\n\n<p>13. Ustaz Dr. Ishaq al-Farhan,\nRektor Universitas Negeri al-Zarqa\u2019, dan&nbsp;\nMantan Menteri Tarbiah dan Pendidikan.<\/p>\n\n\n\n<p>14. Ustaz Kamil al-Syarif,\nSekretaris Jenderal Majelis Islam Dunia untuk Dakwah dan Bantuan.<\/p>\n\n\n\n<p>15. Dr. Abdul Latif Arabiyyat,\nMantan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat, dan Ketua Dewan Syura Front Amal Islami.<\/p>\n\n\n\n<p>16. Al-Amid Abdul Karim Salim\nSulaiman al-Khashawanah, Mufti Angkatan Bersenjata Yordania.<\/p>\n\n\n\n<p>17. Ustaz Dr. Adil\nal-Thuwaisi, Rektor Universitas Alul Bait.<\/p>\n\n\n\n<p>18. Ustaz Dr. Yusuf Ghaidhan, Dekan\nFakultas Dakwah dan Ushuluddin, Universitas al-Balqa\u2019 al-Tathbiqiyyah.<\/p>\n\n\n\n<p>19. Syekh Hasan al-Saqqaf, Penasihat\nKetua Dewan Pimpinan Lembaga Pemikiran Islam Alul Bait dan Direktur Darul Imam\nal-Nawawi li Nasyr wa al-Tauzi\u2019.<\/p>\n\n\n\n<p>20. Ir. Marwan al-Fa\u2019uri,\nKetua Forum Moderat untuk Pemikiran dan Kebudayaan.<\/p>\n\n\n\n<p>21. Ny. Nawal al-Fa\u2019uri,\nPembina dan Pemikir Islam.<\/p>\n\n\n\n<p>22. Ustaz Dr. Abdul Nasir Abu\nal-Bashl, Dekan Fakultas Syariat Universitas al-Yarmuk.<\/p>\n\n\n\n<p>23. Ustaz Bilal al-Til,\nPemimpin Redaksi Majalah <em>al-Liwa\u2019<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<p>24. Ustaz Dr. Azmi Thaha\nal-Sayyid, Dekan Fakultas Fikih dan Hukum Universitas Alul Bait.<\/p>\n\n\n\n<p>25. Dr. Rasyid Said Syahwan,\nDekan Fakultas Ushuluddin Universitas Balqa al-Tathbiqiyyah. <\/p>\n\n\n\n<p><strong>Australia<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>26. Syekh Salim Alwan\nal-Husaini, Ketua Umum Darul Fatwa Majelis Tinggi Islam.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Republik Afghanistan<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>27. Sayid Nasir Ahmad Nur,\nDuta Besar Afghanistan untuk Qatar.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Republik Jerman<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>28. Ustaz Dr. Murad Hofman, cendekiawan muslim, mantan Duta Besar Jerman untuk Maroko. <\/p>\n\n\n\n<p>29. Syekh Shalahuddin al-Ja`farawi,\nKetua Umum Bidang Asistensi Majelis Dakwah Islam Sedunia.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Uni Emirat Arab<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>30. Sayid Ali bin Sayid\nAbdurrahman al-Hasyimi, Penasihat Kepala Negara Urusan Hukum dan Agama.<\/p>\n\n\n\n<p>31. Syekh Muhammad al-Banani,\nHakim Tinggi Uni Emirat Arab.<\/p>\n\n\n\n<p>32. Dr. Abdul Salam Muhammad\nDaryusy al-Marzuki, Hakim Pengadilan Dubai.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Amerika Serikat<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>33. Ustaz Dr. Sayid Hossein\nNasr, Dosen Studi Islam Universitas George Washington. <\/p>\n\n\n\n<p>34. Syekh Hamzah Yusuf, Ketua\nLembaga al-Zaitunah.<\/p>\n\n\n\n<p>35. Dr. Yusuf Lumbard, cendekiawan muslim.<\/p>\n\n\n\n<p>36. Syekh Faisal Abdul Rauf,\nImam Masjid New York.<\/p>\n\n\n\n<p>37. Dr. Ingrid Mattson, Dosen\nStudi Islam Fakultas Hartford.<\/p>\n\n\n\n<p>38. Dr. Sulaiman Abdullah\nShlaifer, Direktur Adam Center untuk Pers dan Televisi, American University in\nKairo. <\/p>\n\n\n\n<p>39. Dr. Syekh Nuh Hamim Keler,\ndai\ndan pemikir\nmuslim,\ndan anggota Lembaga Pemikiran Islam Alul Bait.<\/p>\n\n\n\n<p>40. Sayid Nahad Awadh,\nDirektur Jenderal Majelis Hubungan Islam-Amerika.<\/p>\n\n\n\n<p>41. Dr. James Morris dari\nUniversitas Exeter.<\/p>\n\n\n\n<p>42. Syekh Abdullah Adhami, dai\ndan cendekiawan muslim.<\/p>\n\n\n\n<p>43. Dr. Yusuf Kumbad, cendekiawan\nMuslim.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Republik Indonesia<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>44. Dr. Tuty Alawiyyah Abdullah Syafi\u2019i, Rektor Universitas Islam al-Syafi\u2019iyyah dan Mantan Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia.<\/p>\n\n\n\n<p>45. Ribhan Abdul Wahab, Duta\nBesar Republik Indonesia untuk Yordania.<\/p>\n\n\n\n<p>46. KH. Hasyim Muzadi, Ketua\nUmum Pengurus Besar Nahdhatul Ulama (PBNU).<\/p>\n\n\n\n<p>47. Muhammad Rozi Munir, Wakil\nKetua Umum PBNU.<\/p>\n\n\n\n<p>48. Muhammad Iqbal Salim dari\nLiga Universitas Islam Sedunia.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Republik Uzbekistan<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>49. Syekh Mohammad Sadiq\nMuhammad Yusuf, Mufti Besar Republik Uzbekistan.<\/p>\n\n\n\n<p>50. Ustaz Yusufov Artiq Beik, cendekiawan\nmuslim.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Ukraina<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>51. Syekh Ahmad Tamin, Mufti\nUkraina.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Republik Islam Iran<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>52. Ayatullah Syekh Muhammad\nAli Taskhiri, Sekretaris Jenderal Forum Pendekatan Antarmazhab Islam Sedunia.<\/p>\n\n\n\n<p>53. Ayatullah Muhammad Waidh\nZadeh al-Khurasani, Sekretaris Jenderal Forum Pendekatan Antarmazhab Islam Sedunia.<\/p>\n\n\n\n<p>54. Hujjatul Islam wal\nMuslimin Dr. Mahmud Muhammadi Iraqi, Ketua Asosiasi Kebudayaan dan Hubungan\nIslam Republik Islam Iran.<\/p>\n\n\n\n<p>55. Dr. Sayid Mustafa Muhaqqid\nDamad, Ketua Akademi Ilmu Pengetahuan, Hakim Kementerian Keadilan, dan Ketua\nLembaga Kejaksaan Umum Republik Islam Iran.<\/p>\n\n\n\n<p>56. Dr. Sayid Mahmud Mar\u2019asyi al-Najafi, Kepala\nPerpustakaan Ayatullah Uzhma Mar\u2019asyi al-Najafi. <\/p>\n\n\n\n<p>57. Dr. Muhammad Ali Azarsyab,\nSekretaris Jenderal Forum Persahabatan Arab-Iran.<\/p>\n\n\n\n<p>58. Sayid Murtadha Hasyim\nBurqadi, Direktur Jenderal Hubungan Antarnegara dan Dairatul Maarif\nal-Islamiyyah al-Kubro. <\/p>\n\n\n\n<p>59. Allamah Syekh Abbas Ali\nSulaimani, Wakil Imam Ali Khamenei untuk kawasan timur Iran.<\/p>\n\n\n\n<p>60. Sayid Gholam Reza Mirzai,\nAnggota Mejelis Permusyawaratan Islam.<\/p>\n\n\n\n<p>61. Syekh Muhammad Syariati,\npemikir muslim.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Italia<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p><em>62. <\/em><em>Dr. <\/em><em>Yahya<\/em> Pallavicini, Wakil Ketua Liga Islam.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Republik Pakistan <\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>63. Dr. Dzafar Ishaq Ansari,\nDirektur Jenderal Pusat Kajian Islam, Islamabad, Pakistan.<\/p>\n\n\n\n<p>64. Dr. Ridha Syah Kazhimi, cendekiawan\nmuslim.<\/p>\n\n\n\n<p>65. Ustaz Arif Kamal, cendekiawan\nmuslim\ndan Duta Besar Pakistan untuk Yordania.<\/p>\n\n\n\n<p>66. Dr. Mahmud Ahad Ghazi,\nRektor Universitas Islam Islamabad. <\/p>\n\n\n\n<p>67. Dr. Muhammad Thahir\nQadiri, Pusat Studi Islam Islamabad.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Bahrain<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>68. Syekh Dr. Muhammad Ali\nal-Satari, Menteri Keadilan.<\/p>\n\n\n\n<p>69. Dr. Farid Ya\u2019qub\nal-Miftah, Wakil Menteri Urusan Islam. <\/p>\n\n\n\n<p><strong>Brazil<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>70. Syekh Ali Muhammad Abduni,\nDelegasi Simposium Pemuda Islam Sedunia di Amerika Latin dan Ketua Darul Fatwa\nRepublik Libanon di Sao Paulo.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Purtugal<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>71. Abdul Majid Wakil,\nDirektur Banco Efisa. <\/p>\n\n\n\n<p>72. Sahil Nakhoda, Pemimpin\nRedaksi Majalah Islamika.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Republik Bangladesh<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>73. Dr. Abul Hasan Shadiq,\nRektor Universitas Bangladesh-Asia.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Bosnia Herzegovina<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>74. Dr. Syeh Mustafa Ceric,\nKetua Majelis Ulama dan Mufti Besar Bosnia Herzegovina.<\/p>\n\n\n\n<p>75. Ustaz Hasan Makic, Mufti\nBihac.<\/p>\n\n\n\n<p>76. Ustaz Anas Lifakovic.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Thailand<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>77. Wan Muhammad Nur Matsa, Penasihat\nPerdana Menteri Thailand.<\/p>\n\n\n\n<p>78. Wibun Khusakul, Duta Besar\nThailand di Baghdad. <\/p>\n\n\n\n<p><strong>Turki<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>79. Dr. Ekmeleddin Ihsanoglu,\nSekretaris Jenderal Organisasi Konferensi Islam (OKI). <\/p>\n\n\n\n<p>80. Dr. Ali Auzak, Ketua\nLembaga Kajian Islam Istanbul. <\/p>\n\n\n\n<p>81. Dr. Mualla Seljuki, Dekan\nFakultas Syariat Ankara.<\/p>\n\n\n\n<p>82. Prof. Mostafa Cagrici,\nMufti Istanbul dan Dosen Ilmu Filsafat Islam. <\/p>\n\n\n\n<p>83. Prof. Ibrahim Kafi Dunmaz,\nDosen Ilmu Fikih Islam Universitas Marmara.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Republik Chad<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>84. Syekh Dr. Husain Abkar,\nKetua Dewan Tinggi Urusan Islam.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Republik Tunisia<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>85. Dr. Hadi al-Bakush, Mantan\nPerdana Menteri.<\/p>\n\n\n\n<p>86. Dr. Abu Bakar al-Akhzuri,\nMenteri Agama.<\/p>\n\n\n\n<p>87. Dr. Ali al-Shabi, Ketua\nDewan Tinggi Islam dan Mantan Menteri Agama.<\/p>\n\n\n\n<p>88. Ustaz al-Habib Syibub,\npenulis dan sejarawan.<\/p>\n\n\n\n<p>89. Dr. Amir al-Zamali, Penasihat\nUrusan Islam Komisi Palang Merah Internasional.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Republik Aljazair<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>90. Ustaz Lakhzar Ibrahimi,\nUtusan Khusus Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).<\/p>\n\n\n\n<p>91. Dr. Buabdillah bin al-Haj\nMuhammad Ali Ghulamullah, Menteri Agama dan Wakaf.<\/p>\n\n\n\n<p>92. Dr. Mustafa Syarif,\nMenteri Pendidikan Tinggi dan Mantan Duta Besar Aljazair di Kairo.<\/p>\n\n\n\n<p>93. Dr. Said Syaiban, Mantan\nMenteri Agama.<\/p>\n\n\n\n<p>94. Dr. Ammar al-Thalibi dari\nUniversitas Aljazair Jurusan Filsafat.<\/p>\n\n\n\n<p>95. Sayid Abu Jarrah Sultani\ndari Gerakan Masyarakat untuk Perdamaian.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Afrika Selatan<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>96. Syekh Ebrahim Gabriels.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Rusia<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>97. Syekh Rawi Einuddin,\nKepala Biro Agama Umat Islam.<\/p>\n\n\n\n<p>98. Dr. Said Hibatullah\nKamilov, Direktur Akademi Kebudayaan Islam, Moskow.<\/p>\n\n\n\n<p>99. Dr. Murad Murtazin, Rektor\nUniversitas Islam Moskow.<\/p>\n\n\n\n<p>100. Rovshan Abbasov, Kepala\nBagian Hubungan Luar Negeri Majelis Syura Mufti Rusia.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Arab Saudi<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>101. Dr. Abdul Aziz bin Utsman\nal-Tuijari, Direktur Jenderal Islamic Educational,\nScientific and Cultural Organization (<em>ISESCO<\/em>).<\/p>\n\n\n\n<p>102. Syekh al-Habib Muhammad\nbin Abdurrahman al-Saqqaf.&nbsp; <\/p>\n\n\n\n<p><strong>Singapura<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>103. Dr. Yakub Ibrahim, Menteri\nLingkungan Hidup dan Pengairan dan Menteri Urusan Islam. <\/p>\n\n\n\n<p><strong>Republik Senegal<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>104. Haji Mustafa Sisi, Penasihat\nKhusus Presiden Senegal.<\/p>\n\n\n\n<p>105. Ustaz Abdullah Bah, Ketua\nPersatuan Relawan Pendidikan dan Kebudayaan Islam.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Republik Sudan<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>106. Abdurrahman Sawar\nal-Dzahab, Mantan Presiden. <\/p>\n\n\n\n<p>107. Dr. Esham Ahmad al-Basyir,\nMenteri Bimbingan dan Wakaf.<\/p>\n\n\n\n<p>108. Dr. Izzuddin Umar Musa,\nGuru Besar Ilmu Sejarah Universitas King Saud, Riyadh.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Republik Arab Suriah<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>109. Syekh Dr. Ahmad Badar Hasun,\nMufti Arab Suriah.<\/p>\n\n\n\n<p>110. Dr. Muhammad Said Ramadan\nal-Bouti, dai dan pemikir Islam.<\/p>\n\n\n\n<p>111. Dr. Syekh Wahbah Mustafa\nal-Zuhaili, Kepala Fakultas Syariat Jurusan Fikih Islam dan Mazhab-Mazhabnya,\nUniversitas Damaskus.<\/p>\n\n\n\n<p>112. Dr. Shalahuddin Ahmad\nKuftaro, Direktur Jenderal Lembaga Syekh Ahmad Kuftaro.&nbsp; <\/p>\n\n\n\n<p>113. Dr. Muhammad Taufik\nal-Bouti, Dosen Fikih dan Ushul Fikih Universitas Damaskus.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Swiss<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>114. Ustaz Tariq Ramadhan, cendekiawan muslim.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Republik Irak<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>115. Sayid Abdul Shahib\nal-Khu\u2019i, Sekretaris Jenderal Lembaga Sosial Imam al-Khu\u2019i.&nbsp; <\/p>\n\n\n\n<p>116. Sayid Muhammad al-Musawi,\nSekretaris Jenderal Rabithah Islam Ahlulbait Sedunia. <\/p>\n\n\n\n<p>117. Syekh Ahmad al-Bahdali,\njuru dakwah. <\/p>\n\n\n\n<p>118. Ustaz Dr. Abdul Aziz\nal-Dauri, sejarawan dan guru besar Ilmu Sejarah Universitas Yordania. <\/p>\n\n\n\n<p>119. Ustaz Dr. Bashar Uwad\nMa\u2019ruf Lembaga Pemikiran Alul Bait. <\/p>\n\n\n\n<p>120. Syekh Abbas Ali Kasyif\nal-Ghita\u2019 dari Fakultas Studi Islam Universitas Kufah.<\/p>\n\n\n\n<p>121. Dr. Abdul Hamir al-Najdi,\npemikir Islam.<\/p>\n\n\n\n<p>122. Ayatullah Uzhma Syekh\nHasan al-Muayyid dari al-Muntada al-Ilmi (Forum Ilmiah), Baghdad.<\/p>\n\n\n\n<p>123. Dr. Abdul Ghafur\nal-Samarra\u2019i, Ketua Dewan Wakaf Sunni.<\/p>\n\n\n\n<p>124. Syekh Walid Farajullah\nal-Asadi dari Fakultas Studi Islam Univeristas Kufah.<\/p>\n\n\n\n<p>125. Syekh Ustaz Dr. Ahmad\nal-Kubaisi, juru dakwah dan cendekiawan muslim.<\/p>\n\n\n\n<p>126. Ustaz Ghanim Jawad,\ndirektur Urusan Kebudayaan Lembaga Sosial Imam al-Khu\u2019i.<\/p>\n\n\n\n<p>127. Sayid Muhammad Alawi,\nWakil Direktur Jenderal Rabithah Islam Ahlulbait Sedunia.<\/p>\n\n\n\n<p>128. Ustaz Saad al-Mula, cendekiawan\nmuslim.<\/p>\n\n\n\n<p>129. Dr. Mustafa Abdul Ilah\nKamaluddin, cendekiawan muslim. <\/p>\n\n\n\n<p><strong>Oman<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>130. Syekh Ahmad bin Hamad\nal-Khalili, Mufti Besar Kerajaan Oman.<\/p>\n\n\n\n<p>131. Syekh Ahmad bin Saud\nal-Siyabi, Sekretaris Jenderal Maktab Mufti Besar Kerajaan Oman.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Perancis<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>132. Syekh Dalil Abu Bakar,\nKetua Majelis Agama Islam Perancis dan Imam Masjid Agung Perancis. <\/p>\n\n\n\n<p>133. Dr. Husain Rais, Direktur\nUrusan Kebudayaan Masjid Paris.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Palestina<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>134. Syekh dr. Ikrimah Sabri,\nMufti Besar al-Quds dan Wilayah Palestina serta Khatim Masjid al-Aqsha\nal-Mubarak. <\/p>\n\n\n\n<p>135. Syekh Taisir Rajab\nal-Tamimi, Hakim Agung Palestina.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Qatar<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>136. Dr. Syekh Yusuf\nal-Qardawi, Direktur Pusat Kajian Sunah dan Sirah Universitas Qatar.<\/p>\n\n\n\n<p>137. Ustazah Dr. Aisyah\nal-Mana\u2019i, Dekan Fakultas Syariat Universitas Qatar.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Kanada<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>138. Syekh Faraz Rabbani, ulama\nHanafi.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Kuwait<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>139. Dr. Abdullah Yusuf\nal-Ghanim, Ketua Pusat Studi dan Kajian Kuwait. <\/p>\n\n\n\n<p>140. Dr. Adil Abdullah\nal-Fallah, Wakil Menteri Wakaf dan Urusan Islam.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Libanon<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>141. Dr. Hisham Nasabe, Ketua Dewan\nEksekutif Pendidikan Tinggi dan Ketua Bidang Tarbiah dan Pendidikan Jam\u2019iyyat al-Maqashid\nal-Khairiyyah al-Islamiyyah. <\/p>\n\n\n\n<p>142. Syekh Sayid Hani Fahs,\nanggota Dewan Tinggi Islam Syi\u2019ah.<\/p>\n\n\n\n<p>143. Dr. Ridwan al-Sayyid dari\nFakultas Adab Universitas Libanon dan Pemimpin Redaksi Majalah <em>al-Ijtihad<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<p>144. Muhammad al-Sammak,\nSekretaris Jenderal Komisi Nasional Dialog Islam-Kristen dan Sekretaris Jenderal\nPuncak Spiritual Islam (al-Qummah al-Ruhiyyah al-Islamiyyah).<\/p>\n\n\n\n<p>145. Al-Qadhi al-Syar\u2019i al-Ja`fari\nSyekh Asadullah al-Harsyi dari Dewan Tinggi Islam Syi\u2019ah.&nbsp; <\/p>\n\n\n\n<p>146. Syekh Hasan Farhat dari\nDewan Tinggi Islam Syi\u2019ah.<\/p>\n\n\n\n<p>147. Syekh Khalil al-Mis, Mufti\nZahlah dan Beka Barat.<\/p>\n\n\n\n<p>148. Husam bin Mustafa Qararah,\nKetua Badan Sosial Islam.<\/p>\n\n\n\n<p>149. Ayatullah Syekh Abdul Amir\nQubalan, Wakil Ketua Dewan Tinggi Islam Syi\u2019ah.<\/p>\n\n\n\n<p>150. Syekh Jamil Muhammad\nal-Husaini, Ketua Asosiasi Syekh Sufi Libanon. <\/p>\n\n\n\n<p><strong>Libya<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>151. Ustaz Ibrahim al-Rabu,\nKepala Biro Muktamar Lembaga Dakwah Islam Internasional. <\/p>\n\n\n\n<p>152. Dr. Al-Ajili Farhat\nal-Mairi, Ketua Dialog Kepemimpin Rakyat Islam Internasional.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Maladewa<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>153. Dr. Mahmoud Shauqi,\nMenteri Tarbiah dan Pendidikan.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Malaysia<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>154. Dr. Abdul Hamid Othman, Menteri\nBesar dan Penasihat Perdana Menteri Urusan Agama. <\/p>\n\n\n\n<p>155. Dr. Mohammad Hashim\nKamali, Founding Chairman &amp; CEO, Institute of\nAdvanced Islamic Studies (IAIS), <em>Malaysia<\/em><em>.<\/em> <\/p>\n\n\n\n<p>156. Shahidan Kassim, Menteri\nBesar Perlis, Malaysia.<\/p>\n\n\n\n<p>157. Khairy Jamaluddin, Ketua Pertubuhan\nKebangsaan Melayu Bersatu (UMNO).<\/p>\n\n\n\n<p>158. Dr. Anwar Ibrahim, Mantan Deputi Perdana Menteri\nMalaysia. <\/p>\n\n\n\n<p><strong>Mesir<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>159. Dr. Mahmoud Hamdy Zaqzouq,\nMenteri Wakaf.<\/p>\n\n\n\n<p>160. Dr. Ali Jum\u2019ah, Mantan\nMufti.<\/p>\n\n\n\n<p>161. Dr. Ahmad al-Tayeb, Rektor\nUniversitas al-Azhar.<\/p>\n\n\n\n<p>162. Dr. Ahmad Kamal Aboul\nMagd, cendekiawan muslim, mantan Menteri Informasi, pengacara dan\npakar arbitrase internasional.<\/p>\n\n\n\n<p>163. Dr. Muhammad al-Ahmadi Aboul\nNour, Mantan Menteri Wakaf dan Dosen Fakultas Syariat Universitas Yarmuk, Yordania.<\/p>\n\n\n\n<p>164. Dr. Fauzi al-Zafzaf, Ketua\nKomisi Tetap Dialog Antaragama Samawi Universitas al-Azhar dan anggota Lembaga\nKajian Islam. <\/p>\n\n\n\n<p>165. Dr. Hasan Hanafi, cendekiawan\nmuslim\ndari Departemen Filsafat Universitas al-Azhar dan anggota Lembaga Pemikiran Alul\nBait al-Islami.<\/p>\n\n\n\n<p>166. Dr. Mohammad Mohammad\nal-Kahlawi, Ketua Persatuan Arkeolog Arab dan Dekan Fakultas Arkeologi Cabang\nal-Fayoum Universitas al-Azhar.<\/p>\n\n\n\n<p>167. Dr. Aiman Fouad Sayed,\nMantan Direktur Umum Dar al-Kutub Mesir.<\/p>\n\n\n\n<p>168. Dr. Zaghloul al-Najjar\nal-Akram, Ketua Komisi Pendidikan al-Quran dan Sunah&nbsp; Dewan Tinggi Urusan Islam.<\/p>\n\n\n\n<p>169. Syekh Ustaz Maaz Masoud,\njuru dakwah Islam.<\/p>\n\n\n\n<p>170. Dr. Raghib al-Sarjanji, cendekiawan\nmuslim.<\/p>\n\n\n\n<p>171. Dr. Mohammad Hidayah, cendekiawan\nmuslim.\n<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Inggris<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>171. Dr. Abbas Mohajerani,\nanggota Badan Sosial Imam Khu\u2019i.<\/p>\n\n\n\n<p>172. Syekh Abdul Hakim Murad\ndari Universitas Cambridge.<\/p>\n\n\n\n<p>173. Syams Filani, cendekiawan\nMuslim.<\/p>\n\n\n\n<p>174. &nbsp;Dr. Farhad Daftari, cendekiawan Muslim.<\/p>\n\n\n\n<p>175. Syekh Yusuf Islam (Cat\nSteven), juru dakwah, musisi dan vokalis muslim.<\/p>\n\n\n\n<p>176. &nbsp;Dr. Fouad Tahadi, cendekiawan muslim.<\/p>\n\n\n\n<p>177. Sami Yusuf, seniman dan vokalis\nmuslim.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Maroko<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>178. Dr. Abbas al-Jarari, Penasihat\nRaja.<\/p>\n\n\n\n<p>179. Dr. Abdul Hadi Buthalib, Penasihat\nRaja.<\/p>\n\n\n\n<p>180. &nbsp;Dr. Abdul Hadi al-Tazi, anggota Akademi\nKerajaan Maroko dan Mantan Duta Besar.<\/p>\n\n\n\n<p>181. Dr. Mahmoud Farouk\nal-Nabhan, Mantan Direktur Dar al-Hadits al-Hasaniyyah.<\/p>\n\n\n\n<p>182. Dr. Ahmad Shauqi Banbin,\nDirektur Biro al-Hasaniyyah.<\/p>\n\n\n\n<p>183. Dr. Najah al-Marini pakar\nbahasa Arab Universitas Muhammad al-Khamis.<\/p>\n\n\n\n<p>184. Dr. Aboud al-Filawi\nal-Ansari, cendekiawan muslim.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Mauritania<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>185. Syekh Gholam Mohammad,\nDirektur Jenderal Bulan Sabit Merah Mauritania.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Austria<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>186. Prof. Anas al-Shaqfa,\nKetua Dewan Agama Islam.<\/p>\n\n\n\n<p>187. Tarfa al-Baghjati, aktivis\nmuslim\nAustria.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Nigeria<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>188. Emir Haji Ado Bayero, Raja\nKano, Nigeria.<\/p>\n\n\n\n<p>189. Sulaiman Osho, Sekretaris\nJenderal Konferensi Islam Afrika.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>India<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>200. Maulana Mahmud Madani,\nanggota parlemen India dan Sekretaris Jenderal Badan Ulama India.<\/p>\n\n\n\n<p>201. Ja`far&nbsp; al-Shadiq Mofazzal Saifuddin, cendekiawan muslim. <\/p>\n\n\n\n<p>202. Taha Saifuddin, cendekiawan\nmuslim.<\/p>\n\n\n\n<p>203. Dr. Sayid Ausaf Ali, rektor\nUniversitas Hamdard.<\/p>\n\n\n\n<p>204. Dr. Akhtar al-Wasi\u2019, direktur\nLembaga Kajian Islam, &nbsp;dekan Fakultas\nKemanusiaan dan Bahasa, dan direktur Studi Islam Zakir Hossein Center. <\/p>\n\n\n\n<p><strong>Yaman<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>205. Dr. Husain al-Amri,\nanggota Majelis Permusyawaratan Yaman, anggota Dewan Eksekutif UNESCO, dan Guru\nBesar Sejarah Modern Universitas Sanaa.<\/p>\n\n\n\n<p>206. Syekh Ibrahim bin Muhammad\nal-Wazir, Ketua Umum Gerakan Tauhid dan Amal Islam.<\/p>\n\n\n\n<p>207. Habib Ali al-Jufri, dai\ndan pemikir Islam.<\/p>\n\n\n\n<p>208. Habib Umar bin Muhammad\nbin Salim bin Hafid, Ketua Darul Mustafa Studi Islam Tarim. <br><\/p>\n\n\n\n<hr class=\"wp-block-separator\"\/>\n\n\n\n<p><a href=\"#_ftnref1\">25<\/a> QS. al-Nisa [4]: 1.<\/p>\n\n\n\n<p><a href=\"#_ftnref2\">26<\/a> Daftar nama disusun secara alfabetik (Arab) berdasar nama\nnegara peserta.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>ICC Jakarta &#8211; Deklarasi konferensi Islam Internasional di Amman adalah deklarasi penting berikut adalah isi deklarasi dan nama-nama<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":11597,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[5],"tags":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11639"}],"collection":[{"href":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=11639"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11639\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":11642,"href":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11639\/revisions\/11642"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/wp-json\/wp\/v2\/media\/11597"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=11639"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=11639"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=11639"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}