{"id":12042,"date":"2021-01-05T04:34:43","date_gmt":"2021-01-05T04:34:43","guid":{"rendered":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/?p=12042"},"modified":"2021-02-18T08:39:46","modified_gmt":"2021-02-18T08:39:46","slug":"tanda-tanda-kebesaran-allah-di-alam-mikro","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/2021\/01\/05\/tanda-tanda-kebesaran-allah-di-alam-mikro\/","title":{"rendered":"Khutbah ke-152, Tanda-tanda Kebesaran Allah di Alam Mikro"},"content":{"rendered":"\n<p><strong>ICC Jakarta &#8211;<\/strong> Kita hidup di suatu alam yang di kanan kirinya dipenuhi dengan berbagai macam fenomena alam yang menakjubkan. Tetapi karena kita berada di tengah malam di dalam alam ini, maka seringkali kita lupa dan lalai adanya keajaiban-keajaiban di sekitar kita. Mirip ikan yang ada di lautan, mereka berada di air dan mereka tidak menyadari pentingnya air bagi mereka.<\/p>\n\n\n\n<p>Di\nsekitar kita ada makhluk-makhluk dan wujud-wujud yang sedemikian kecil yang\nmenyimpan berbagai macam rahasia alam dan keajaiban yang seringkali kita tidak mengenalnya. Sebagian dari\nmakhluk-makhluk itu sedemikian kecilnya sampai ada yang seukuran 1 milimeter, misalnya, atau 2 milimeter atau\nbahkan sebagian dari mereka memiliki bentuk yang sedemikian kecil, seujung\njarum. Meski\ndemikian, makhluk-makhluk ini\nmemiliki organ-organ seperti\nyang dimiliki oleh manusia, misalnya memiliki\nkepala, mulut, mata, pendengaran bahkan memiliki alat-alat pencernaan pada\ntubuhnya. Hal\nini semua menimbulkan perasaan takjub yang besar\npada diri manusia yang memerhatikannya.<\/p>\n\n\n\n<p>Kita\nambil contoh semut yang merupakan satu makhluk kecil. Kalau kita melakukan\npenelitian dan kita membuka kepala semut, kita keluarkan otaknya, lalu kita\nteliti yang ada dalam otak semut yang tentunya sangat kecil itu, kita akan menyaksikan\nbetapa ada susunan yang sedemikian menakjubkan pada organ otak yang ada pada\nsemut. Jika\nsedikit saja organ yang sangat-sangat kecil itu mengalami masalah, kehidupan semut itu\nakan dalam keadaan bahaya.\nSedemikian\nmenakjubkannya otak yang ada pada semut sehingga menyita perhatian banyak\nilmuwan salah satunya adalah Morris Moderling\nyang menghabiskan waktu sekian tahun untuk meneliti otak semut. Dia lalu menuliskan\nhasil penelitiannya dalam sebuah buku yang mengundang decak kagum siapa saja\nyang membacanya. Sedemikian\nkecilnya makhluk Allah ini dengan otaknya yang sedemikian kecil, tetapi\nmenyimpan banyak sekali rahasia alam. Yang menjadi pertanyaan adalah mungkinkah\nkeajaiban yang sedemikian mengagungkan ini tercipta begitu saja tanpa ada yang\nmenciptakan di baliknya.<\/p>\n\n\n\n<p>Hal\nlain yang di alam ini yang sedemikian kecil dan kita kurang memerhatikan adalah\natom. Sedemikian kecilnya\natom\nini sehingga mikroskop yang bisa membesarkan suatu makhluk yang sebesar ujung\njarum bisa dibesarkan seperti gunung,\ntidak mampu untuk melihat atom yang sedemikian kecil ini. Dikatakan bahwa dalam\nsatu tetes air saja terdapat atom yang sedemikian banyaknya yang jumlahnya\nmelebihi jumlah seluruh manusia dan seluruh makhluk yang ada di bumi ini. Seandainya\nada seribu orang berkumpul di\nsuatu tempat untuk menghitung elektron-elektron atau atom-atom yang ada pada 1\ncm benda, misalnya, seperti kabel yang kita kenal, maka akan diperlukan waktu sekitar 311\ntahun untuk bisa menghitung jumlah semua atom yang ada. Saya ulangi lagi bahwa seribu orang jika berkumpul\ndan ingin memisahkan proton dari elektron yang ada pada atom yang terdapat pada\n1 cm kabel,\nmaka diperlukan waktu sekitar 311 tahun untuk bisa menyelesaikannya.<\/p>\n\n\n\n<p>Ini\nhanya 1 cm saja dari kabel.\nBagaimana\njika kita mau menghitung atom yang ada di bumi ini? Bagaimana kita akan\nmenghitung atom yang ada di seluruh alam ini termasuk di antaranya planet-planet, galaksi-galaksi, yang bertebaran di\nseantero jagat raya ini? Bukankah ini memberikan pelajaran bagi kita akan adanya\nTuhan yang Maha Esa yang menciptakannya. Bukankah ini semua mengajarkan kepada\nkita akan ketuhanan?<\/p>\n\n\n\n<p>Kalau\nkita memerhatikan dengan saksama\ndan mempelajari atom,\nkita akan dapati ada empat\ndimensi yang bisa kita lihat pada atom.\nPertama adalah bahwa setiap atom ini memiliki susunan\ndan struktur yang sedemikian menakjubkan yang sedemikian teliti. Dikatakan bahwa\nsebagian atom itu bahkan memiliki 100 unsur di dalamnya. Masing-masing atom ini\nmemiliki elektron-elektron yang jumlahnya berbeda-beda. Ada yang satu elektron\nbahkan ada atom yang memiliki sampai 100 elektron. Ketelitian yang ada dan\nkeajaiban yang ada pada atom tentunya bisa kita pastikan bukan tercipta begitu\nsaja.<\/p>\n\n\n\n<p>Kedua adalah dimensi\nkeseimbangan yang\nada pada atom. Kita\ntahu bahwasanya ada unsur-unsur, atom, elektron, proton dan ada neutron\nyang masing-masing ini akan terpisah,\nakan lari dari pihak yang lain.\nTetapi\nkarena adanya daya tolak dan daya tarik yang ada pada setiap atom sehingga\nterciptalah keseimbangan di\ndalamnya. Ketiga, dimensi yang bisa kita saksikan pada atom\nadalah mereka bergerak pada satu poros tertentu yang telah ditentukan. Jutaan atom dan jutaan\nelektron yang ada bergerak pada satu hal dan akan selalu mengikuti rotasi dan\nputaran yang telah ditentukan baginya.\nKeempat adalah dimensi kekuatan dahsyat yang dimiliki\noleh atom. Sedemikian\nbesarnya kekuatan yang dimiliki oleh atom,\nkalau kita memberikan sebuah contoh,\nterlihat pada sebuah uji coba yang pernah dilakukan di\ngurun di\nnegara Meksiko.\nPada uji coba tersebut atom\ndiledakkan pada satu\nbangunan menara yang terbuat dari baja. Ketika diledakkan, bangunan yang terbuat\ndari baja itu luluh lantah dan tidak tersisa sedikit pun.<\/p>\n\n\n\n<p>Pada tahun 1945 Amerika juga\npernah melakukan pemboman terhadap dua kota di Jepang yang mengakibatkan\ntewasnya banyak sekali manusia dan penduduk di kedua kota itu. Dalam serangan itu Amerika\nmenggunakan bom atom yang ketika dijatuhkan di Kota Hiroshima membunuh kurang\nlebih 70.000 manusia, sementara bom yang kedua yang dijatuhkan di Kota Nagasaki\nmembunuh sekitar 40.000 orang.\nSedemikian\ndahsyatnya daya ledak dan kekuatan yang dimiliki oleh atom tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p>Melihat\ndengan teliti dan mempelajari struktur yang ada pada binatang-binatang kecil,\nsemisal semut yang tadi telah dijelaskan atau mencermati yang ada pada atom\nsuatu makhluk yang sedemikian kecil di alam ini, tersimpulkan bahwa struktur yang dimiliki sedemikian menakjubkan. Bukankah ini\nmenunjukkan kepada kita suatu pelajaran besar tentang tauhid dan ketuhanan? Bukankah ini\nmenunjukkan adanya Pencipta\nyang Mahakuasa\ndan Mahamampu untuk menciptakan\nsegala keajaiban di alam ini. <\/p>\n\n\n\n<p>Alquran al-Karim menyinggung\nkeajaiban-keajaiban besar ini. Dalam salah satu ayat-Nya Allah Swt berfirman\ndalam surah\nLuqman ayat 27: <em>Dan seandainya\npohon-pohon di bumi menjadi pena dan laut (menjadi<\/em><em>\ntinta<\/em><em>),\nditambahkan kepadanya tujuh laut (lagi) sesudah (kering)nya, niscaya tidak akan\nhabis-habisnya (dituliskan) kalimat Allah. Sesungguhnya Allah Maha<\/em><em>p<\/em><em>erkasa lagi Maha<\/em><em>b<\/em><em>ijaksana.<\/em><em><\/em><\/p>\n\n\n\n<p><strong>M<\/strong><strong>asalah\nUmur <\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Pada hari ini kita memasuki hari\npertama tahun baru. Artinya\ntahun yang lalu, 2020 M, telah kita lewati. Satu tahun telah kita\nlewati dan kita sedang menyongsong untuk melakukan apa-apa yang bakal kita\nlakukan dalam satu tahun ke depan sejak hari ini. Sementara tahun yang\nlalu telah lewat.\nApa pun yang telah kita\nlakukan di masa lalu telah lewat.\nSekarang yang menjadi\npertanyaan,\napa yang akan kita lakukan untuk tahun yang baru ini?<\/p>\n\n\n\n<p>Salah\nsatu wasiat&nbsp; Rasulullah saw kepada salah\nseorang sahabatnya yaitu Abu Dzar Al-Ghifari menunjukkan pentingnya masalah\numur. Di\ndalam wasiatnya Rasulullah saw berpesan kepada Abu Dzar untuk memanfaatkan\nnikmat-nikmat yang ada di tangan sebelum nikmat itu hilang dan tidak lagi\nberada di tangan. Di\nantara yang layak dan sangat penting untuk dimanfaatkan adalah nikmat umur,\nnikmat kesehatan, nikmat waktu luang, nikmat kekayaan dan nikmat masa muda. Segala hal yang\nberhubungan dengan waktu diwasiatkan oleh Rasulullah supaya kita betul-betul\nmenjaganya dan jangan sampai kita buang-buang waktu dengan percuma.<\/p>\n\n\n\n<p>Alquran al-Karim membagi manusia di\nalam akhirat nanti pada dua kelompok.\nSekelompok orang\nterlihat akan bergembira di hari itu, sementara kelompok yang lain akan\nterlihat gelisah dan murung. Kelompok pertama adalah orang-orang yang\nmemanfaatkan kehidupannya di dunia dan waktunya dengan sebaik-baiknya, mengisi\nwaktu-waktu mereka dengan iman, amal saleh &nbsp;dan dengan kebajikan yang kelak akan dibawa ke\nalam akhirat sehingga\nketika mereka memasuki padang Mahsyar dan Allah Swt akan memberikan kepada\nmereka kabar gembira tentang keberhasilan\ndi hari itu. Dalam\nayat Alquran dikatakan, \u201cOrang-orang\nyang akan mendapatkan laporan buku,\nlaporan amal perbuatannya dengan tangan kanan, maka akan dikatakan padanya, \u2018Silakan baca buku yang ada di tanganmu\nini karena aku tahu aku akan mendapatkan hisab yang baik di sisi Allah.\u2019\u201d Orang semacam ini akan\nmendapatkan kehidupan yang sangat dia ridai, kehidupan yang nyaman baginya di\nJannah atau surga yang tinggi, yang di dalamnya segala kenikmatan telah\ndisediakan oleh Allah. Dikatakan\nkepadanya,\n\u201cMakanlah dan minumlah\ndengan baik atas dasar apa yang telah kalian lakukan pada hari-hari ketika\nkalian hidup di dunia di masa lalu.\u201d<\/p>\n\n\n\n<p>Kelompok\nkedua adalah kelompok yang tidak memanfaatkan waktunya yang telah Allah berikan\nkepada mereka dalam kehidupan dunia ini dengan baik. Mereka mengisi\nhari-hari dan waktu-waktu mereka dengan maksiat dan tidak melaksanakan apa yang\nAllah perintahkan. Akibatnya\ndi akhirat nanti mereka akan mengalami masa yang sangat sulit dan penyesalan\nyang sedemikian besar. Ketika\nAllah Swt menggambarkan keadaan itu,\nbagi kelompok ini mereka akan mendapatkan kitab mereka, buku laporan amal\nperbuatan mereka dengan tangan kiri, lalu mereka mengatakan, \u201cAndai saja mereka tidak mendapatkan buku\nyang telah mengungkap apa saja yang telah mereka lakukan, kemaksiatan-kemaksiatan\nyang mereka lakukan dalam kehidupan di dunia.\u201d Pada tahap berikutnya mereka akan\nmenyesal karena semua yang mereka miliki di dunia tidak mereka gunakan dengan\nbaik\u2014seperti harta, kekuasaan,\nwaktu, kesempatan, dan semua hal yang pernah Allah berikan di dunia\u2014sebagai bekal bagi kehidupan di\nakhirat. Saat\nitulah mereka akan diseret masuk ke dalam api neraka. <\/p>\n\n\n\n<p>Umur\natau usia mirip dengan sekolah.\nKetika\nseorang siswa masuk ke sekolah,\ndia memiliki kesempatan untuk bertanya, belajar menimba apa saja\nyang diajarkan oleh guru, dan ilmu-ilmu yang memang disediakan untuk mereka supaya kelak ketika ada\nujian mereka bisa menjawab dan lulus ujian dengan nilai yang baik.<\/p>\n\n\n\n<p>Kita\nseringkali ketika melihat orang yang membelanjakan uang dan hartanya di tempat yang tidak benar,\nkita akan merasa sedih dan menyayangkan mengapa orang itu membelanjakan uangnya\nsedemikian banyak untuk hal-hal yang tidak perlu, atau hal-hal yang keliru. Tetapi tidak ada orang\ndari kita yang akan merasa menyesali atau menyayangkan orang yang menghilangkan\natau menyia-nyiakan harta yang paling berharga bagi mereka, yaitu harta berupa\nwaktu. Kita\nlihat orang yang membuang waktu sisanya satu jam, dua jam, lima jam, sehari atau\ndua hari tanpa melakukan pekerjaan yang bermanfaat. Kita tidak pernah\nmenyayangkan mengapa orang itu menghabiskan waktu tanpa ada kegiatan-kegiatan\nyang positif.<\/p>\n\n\n\n<p>Padahal\nyang namanya umur atau waktu adalah suatu kekayaan yang sedemikian besar. Waktu itulah yang akan\ndiminta oleh orang-orang yang sudah saatnya untuk meninggalkan dunia atau sudah\nmeninggalkan dunia karena mereka menyesali tidak memanfaatkan waktu dengan baik. Mereka meminta kepada\nAllah supaya dikembalikan atau bisa hidup di dunia. Tapi Allah mengatakan\ntidak akan pernah diberi kesempatan untuk yang kedua kalinya. Alquran merekam\nhal itu. Ketika\najal telah datang kepada salah seorang di antara mereka, dia akan mengatakan\nkepada Allah, <em>\u201cYa Allah<\/em><em>,<\/em><em> kembalikan aku dan\nkesempatan yang lebih banyak untuk bisa hidup supaya aku bisa melakukan apa\nyang tidak aku lakukan dalam kehidupanku.\u201d<\/em><em> <\/em><\/p>\n\n\n\n<p>Sebelumnya\nini Allah Swt mengatakan sama sekali tidak akan diberi kesempatan untuk hidup\nkembali. Itu\nhanya omongan yang dia katakan,\npermintaan dan rengekan yang dia minta. Tapi Allah tidak akan memberikan kepada\ndia kesempatan untuk kembali dan hidup lagi karena ada alam barzakh dan ada siksaan yang\ntelah menantinya sampai hari kiamat.<\/p>\n\n\n\n<p>Banyak\norang yang memiliki kewajiban puasa, salat dan kewajiban-kewajiban lain yang\nditinggalkan lewat dari dia.\nMungkin\nkarena ketidaktahuan hukum yang sebelum ini atau karena memang ada kekeliruan\natau kesalahan-kesalahan di masa lalu sehingga dia wajib untuk mengkada salatnya, puasanya,\ndan kewajiban-kewajiban lain.\nSeringkali\norang itu ketika ditanya \u201cmengapa\nengkau tidak mengkada\nsalatmu yang wajib atas dirimu?\nMengapa\ntidak mengkada puasamu yang wajib\natas dirimu?\u201d Orang\nakan mengatakan,\n\u201cNanti dan nanti\u201d, serta \u201cnanti.\u201d Padahal dia tidak akan pernah\ntahu kapan ajal datang menjemputnya.\nSehingga\nketika ajal datang masih banyak kewajiban yang ada di pundaknya tanpa pernah dia\ntunaikan. Pernahkah\nkita bisa memastikan\nbahwa besok kita masih hidup?<\/p>\n\n\n\n<p>Banyak\norang di antara\nkita, kalau pas hari ulang\ntahunnya akan merayakan ulang tahun itu atau teman-teman dan keluarganya\nmerayakan hari ulang tahun itu memberinya hadiah dan dia memberikan hadiah\nkepada orang lain. Bergembira\ndi hari kelahiran itu. Padahal\nseharusnya bukan kegembiraan yang dia rayakan, karena ulang tahun berarti\nperingatan bahwa sudah satu tahun lewat dari apa yang telah yang sudah dilalui\nbahwa usianya semakin tua dan dia semakin mendekati ajalnya. Dia tidak lagi seperti\ndi tahun lalu.\nSekarang dia lebih lemah\nkarena kondisi fisiknya telah dimakan oleh umur.\nDia lebih dekat dengan\nkematiannya.<\/p>\n\n\n\n<p>Hari pertama di tahun baru adalah kesempatan bagi kita untuk merenungi apa yang telah kita lakukan di tahun lalu. Ketika kita masih memiliki tanggungan puasa, tanggungan salat dan tanggungan kewajiban-kewajiban lain, segeralah kita melaksanakan tanggungan-tanggungan itu dan supaya tahun ini, tahun yang baru ini, kita memiliki program untuk melakukan hal-hal yang baik. Dengan begitu, kita semakin dekat kepada Allah dan menjadi orang yang lebih baik dibandingkan dengan tahun lalu.[]  <\/p>\n\n\n\n<p>Naskah ini merupakan khotbah Jumat Direktur ICC Dr. Abdolmajid Hakimelahi, Jumat\u00a0 01 Januari 2021, di ICC, Jakarta. Ditranskrip dan disunting seperlunya oleh redaksi Buletin Nur al-Huda.\u00a0  <\/p>\n\n\n<h3>Artikel terakhir di kategori ini:<\/h3><a href='https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/2022\/11\/17\/perlunya-kenabian-dalam-kehidupan\/'><div style='display: table; width: 100%; table-layout: fixed; margin-bottom: 10px;'><\/div><div style='display: table-cell; width: 128px; background: url(https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/6bcb3fea00db5158548c25e105f5668f.jpg) no-repeat center center; background-size: cover; -webkit-background-size: cover; -moz-background-size: cover; -o-background-size: cover;'><\/div><div style='display: table-cell; text-align: left; padding-left: 10px;'><h3 style='font-size: 16px; margin: 0px;'>Perlunya Kenabian dalam Kehidupan<\/h3><div style='display: inline-block; font-size: 10px; padding: 3px; margin; 3px; background-color: #9a0000; color: white;'>November 17, 2022<\/div><p style='margin: 0px; font-size: 14px;'>Manusia dengan segala kecerdasannya tidak akan mengetahui secara pastibagaimana jalan menuju Allah SWT.Ketika para Nabi diutus, mereka harus<\/p><\/div><\/a><a href='https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/2022\/09\/30\/muhammad-model-sempurna-untuk-menjadi-manusia-terbaik\/'><div style='display: table; width: 100%; table-layout: fixed; margin-bottom: 10px;'><\/div><div style='display: table-cell; width: 128px; background: url(https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/image_editor_output_image1103511237-1664551989130.jpg) no-repeat center center; background-size: cover; -webkit-background-size: cover; -moz-background-size: cover; -o-background-size: cover;'><\/div><div style='display: table-cell; text-align: left; padding-left: 10px;'><h3 style='font-size: 16px; margin: 0px;'>Muhammad Model Sempurna untuk Menjadi Manusia Terbaik<\/h3><div style='display: inline-block; font-size: 10px; padding: 3px; margin; 3px; background-color: #9a0000; color: white;'>September 30, 2022<\/div><p style='margin: 0px; font-size: 14px;'>Adalah suatu yang fitrah seorang manusia mencintai kesempurnaan. Tetapi ketika kita menginginkan sesuatu yang terbaik, apakah kita juga<\/p><\/div><\/a><a href='https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/2022\/08\/22\/mengharap-al-husain-memintakan-ampunan-allah-swt-untuk-kita\/'><div style='display: table; width: 100%; table-layout: fixed; margin-bottom: 10px;'><\/div><div style='display: table-cell; width: 128px; background: url(https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/WhatsApp-Image-2022-08-19-at-13.01.13.jpeg) no-repeat center center; background-size: cover; -webkit-background-size: cover; -moz-background-size: cover; -o-background-size: cover;'><\/div><div style='display: table-cell; text-align: left; padding-left: 10px;'><h3 style='font-size: 16px; margin: 0px;'>Mengharap Al-Husain Memintakan Ampunan Allah Swt untuk Kita<\/h3><div style='display: inline-block; font-size: 10px; padding: 3px; margin; 3px; background-color: #9a0000; color: white;'>Agustus 22, 2022<\/div><p style='margin: 0px; font-size: 14px;'>Dalam Majelis Duka Asyura kita dapat mengambil banyak sekali pelajaran, di antaranya tentang komitmen dan kesetiaan kita pada<\/p><\/div><\/a><a href='https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/2022\/08\/19\/tiga-pelajaran-penting-dari-peristiwa-asyura\/'><div style='display: table; width: 100%; table-layout: fixed; margin-bottom: 10px;'><\/div><div style='display: table-cell; width: 128px; background: url(https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/IMG-20220819-WA0002.jpg) no-repeat center center; background-size: cover; -webkit-background-size: cover; -moz-background-size: cover; -o-background-size: cover;'><\/div><div style='display: table-cell; text-align: left; padding-left: 10px;'><h3 style='font-size: 16px; margin: 0px;'>Tiga Pelajaran Penting dari Peristiwa Asyura<\/h3><div style='display: inline-block; font-size: 10px; padding: 3px; margin; 3px; background-color: #9a0000; color: white;'>Agustus 19, 2022<\/div><p style='margin: 0px; font-size: 14px;'>Pertama, Perjuangan dan komitmen atas ajaran agama.Imam Husain dan para sahabatnya, menjalankan misi yang bukan untuk menunjukkan kesombongan,<\/p><\/div><\/a><a href='https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/2021\/12\/31\/bolehkah-kita-merayakan-tahun-baru\/'><div style='display: table; width: 100%; table-layout: fixed; margin-bottom: 10px;'><\/div><div style='display: table-cell; width: 128px; background: url(https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/IMG_20211231_184807.jpg) no-repeat center center; background-size: cover; -webkit-background-size: cover; -moz-background-size: cover; -o-background-size: cover;'><\/div><div style='display: table-cell; text-align: left; padding-left: 10px;'><h3 style='font-size: 16px; margin: 0px;'>BOLEHKAH KITA MERAYAKAN TAHUN BARU?<\/h3><div style='display: inline-block; font-size: 10px; padding: 3px; margin; 3px; background-color: #9a0000; color: white;'>Desember 31, 2021<\/div><p style='margin: 0px; font-size: 14px;'>Berdasarkan penanggalan, besok adalah tahun baru. Tahun 2022. Ada pertanyaan, &#8220;Apakah kita boleh menyelenggarakan pesta atau acara bersenang-senang<\/p><\/div><\/a>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>ICC Jakarta &#8211; Kita hidup di suatu alam yang di kanan kirinya dipenuhi dengan berbagai macam fenomena alam<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":12043,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[414],"tags":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12042"}],"collection":[{"href":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=12042"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12042\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":12696,"href":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12042\/revisions\/12696"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/wp-json\/wp\/v2\/media\/12043"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=12042"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=12042"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=12042"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}