{"id":2299,"date":"2017-02-06T11:20:31","date_gmt":"2017-02-06T04:20:31","guid":{"rendered":"https:\/\/iccjkt.com\/?p=2299"},"modified":"2017-02-06T11:20:31","modified_gmt":"2017-02-06T04:20:31","slug":"mengenal-kitab-mafatih-al-jinan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/2017\/02\/06\/mengenal-kitab-mafatih-al-jinan\/","title":{"rendered":"Mengenal Kitab Mafatih al-Jinan"},"content":{"rendered":"<p><strong>ICC Jakarta &#8211; <\/strong>Maf\u0101tih al-Jin\u0101n\u00a0artinya adalah kunci-kunci surga, sebuah nama kitab yang mengimpun secara umum doa-doa yang makruf di kalangan Muslim\u00a0Syiah\u00a0yang ditulis oleh\u00a0Syaikh Abbas al-Qummi. Kitab ini merupakan kumpulan doa, munajat, bacaan ziarah dan amal-amal khusus pada hari-hari dan bulan-bulan tertentu, termasuk adab-adab dalam memperingati hari-hari besar keagamaan, dan memuat juga hikayat dan sejumlah perkataan dari\u00a0Nabi Muhammad Saw,\u00a0para Imam As\u00a0dan ulama besar Islam.<\/p>\n<p>Sebelum kitab\u00a0Maf\u0101tih al-Jin\u0101n\u00a0sejumlah kitab himpunan doa lainnya juga telah ditulis. Penulis kitab\u00a0Maf\u0101tih al-Jin\u0101n\u00a0sebagian besar mengambil dan merujuk dari sejumlah kitab yang telah ada sebelumnya, seperti Iqb\u0101l karya\u00a0Sayyid bin Thawus\u00a0dan Mishbah Kaf\u2019ami dan\u00a0Z\u0101d al-Ma\u2019\u0101d\u00a0karya\u00a0Allamah Majlisi.<\/p>\n<p>Hari ini, kitab\u00a0Maf\u0101tih al-Jin\u0101n\u00a0di kalangan Syiah merupakan kitab kumpulan doa yang paling terkenal, hampir di semua rumah penganut mazhab Syiah, di setiap masjid ataupun majelis-majelis pengajian Syiah bisa dipastikan terdapat kitab ini. Kitab ini juga menjadi kitab rujukan paling utama mengenai amalan-amalan sunnah pada acara-acara khusus keagamaan. Terjemahan yang paling masyhur dalam bahasa Persia ditulis oleh\u00a0Mahdi Ilahi Qumsyei, sementara dalam terjemahan bahasa Indonesia kitab ini terdiri dari 3 jilid.<\/p>\n<p>Pada versi terbarunya, kitab ini dilengkapi dengan sanad-sanad periwayatan yang ditulis sebagai jilid kedua dari kitab ini dan diberi judul\u00a0Maf\u0101tih al-Hay\u0101t, sebagai versi yang lebih lengkap dari kitab\u00a0Maf\u0101tih al-Jin\u0101n\u00a0yang sudah ada.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong>Mengenai Penulis<\/strong><\/p>\n<p>Abbas bin Muhammad Ridha al-Qummi (1294-1359 H) lebih dikenal dengan nama\u00a0Syaikh Abbas al-Qummi\u00a0atau Muhaddits al-Qummi, salah seorang ulama Syiah yang hidup pada abad ke 14 dan ahli dalam bidang hadis dan tarikh. Ia menghasilkan banyak karya ilmiah dengan berbagai lingkup ilmu yang berbeda, yang terkenal dari karya-karyanya adalah\u00a0Maf\u0101tih al-Jin\u0101n,\u00a0Safinah al-Bah\u0101r,\u00a0Muntaha al-Am\u0101l\u00a0dan lain-lain. Muhaddits al-Qommi wafat pada tahun 1359 H di\u00a0Najaf\u00a0dan dimakamkan dalam kompleks Haram\u00a0Imam Ali bin Abi Thalib As.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong>Mengenai Kitab<\/strong><\/p>\n<p>Menurut pengakuan\u00a0Syaikh Abbas al-Qummi, bahwa\u00a0Maf\u0101tih al-Jin\u0101n\u00a0yang ditulisnya berdasarkan permintaan seseorang yang menghendaki adanya kitab kumpulan doa-doa muktabar yang dilengkapi dengan sanad periwayatannya. Namun dalam penulisannya\u00a0Syaikh Abbas al-Qummi\u00a0tidak menyertakan sanad dalam kitab melainkan hanya menuliskan nama kitab dari mana ia menukil doa tersebut.\u00a0<a href=\"http:\/\/id.wikishia.net\/view\/Mafatih_al-Jinan#cite_note-1\">[1]<\/a><\/p>\n<p>Sebagian dari doa-doa yang ada pada kitab ini, sanadnya tidak sampai kepada para\u00a0Maksum As, namun diriwayatkan oleh para ulama, seperti misalnya\u00a0doa \u2018Adilah.\u00a0<a href=\"http:\/\/id.wikishia.net\/view\/Mafatih_al-Jinan#cite_note-2\">[2]<\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong>Penyusunan dan Isi Kitab<\/strong><\/p>\n<p>Pada bagian pertama Maf\u0101tih al-Jin\u0101n, terdapat beberapa surah panjang, dan surah-surah pendek dari\u00a0Al-Qur\u2019an al-Karim. Secara lengkapnya, kitab ini terdiri dari beberapa bab, yaitu:<\/p>\n<p>Bab Pertama: Kumpulan Doa Harian<\/p>\n<p>Terdiri dari: Ta\u2019qibat shalat lima waktu, amalan keseharian dalam sepekan, tata cara pengerjaan shalat-shalat sunnah yang ma\u2019ruf seperti shalat sunnah Nabi Muhammad Saw, shalat sunnah\u00a0Imam Ali As, shalat sunnah\u00a0Sayyidah Fatimah Sa, shalat\u00a0Ja\u2019far at-Thayyar, ziarah Aimmah dalam sepekan, dan sebagian dari doa-doa munajat seperti munajat\u00a0Imam Sajjad As, munajat di masjid\u00a0Kufah, Samat,\u00a0Kumayl,\u00a0Jausyan Shagir,\u00a0Jausyan Kabir, doa makarim akhlak dan lain-lain.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Bab Dua: Amalan-amalan Sunnah<\/p>\n<p>Pada bab ini dijelaskan mengenai amal-amalan mustahab yang disusun berdasarkan penanggalan Qamari, yang dimulai dari bulan Rajab. Diantara amalan-amalan ma\u2019ruf yang terdapat pada bab ini adalah, munajat Sya\u2019baniyah yang diamalkan pada bulan Sya\u2019ban, doa Abu Hamzah Tsamali, doa buka puasa dan doa sahur, amalan pada malam\u00a0Lailatul Qadr\u00a0di bulan Ramadhan, doa\u00a0Imam Husain As\u00a0pada hari Arafah sebagai amalan pada bulan Dzulhijjah dan lain-lain.<\/p>\n<p>Bab Tiga: Bacaan dan Amalan Ziarah<\/p>\n<p>Dalam bab ini dimulai dari penjelasan mengenai adab-adab melakukan safar atau perjalanan demikian pula dijelaskan mengenai adab ziarah diantara adab izin ketika hendak memasuki haram-haram wali-wali Allah Swt.<\/p>\n<p>Ziarah pertama yang dinukil pada bagian ini adalah ziarah kepada\u00a0Rasulullah Saw\u00a0setelah itu ziarah kepada putrinya,\u00a0Sayyidah Fatimah az-Zahra Sa. Setelah itu ziarah kepada Aimmah As.<\/p>\n<p>Selain itu juga dinukilkan ziarah kepada sejumlah keturunan\u00a0Aimmah As\u00a0yang ma\u2019ruf, ahlul bait Nabi Saw dan sebagian dari ulama besar Syiah. Diantaranya juga yang terdapat dalam bab ini adalah ziarah kepada\u00a0Hamzah bin Abdul Muthalib,\u00a0Muslim bin Aqil,\u00a0Fatimah binti Asad, syuhada perang Uhud, Salman Farsi dan lain-lainnya juga mengenai amalan yang dilakukan ketika berada di masjid yang masyhur diantaranya\u00a0masjid Nabawi,\u00a0masjid Kufah\u00a0dan lain-lain.<\/p>\n<p>Bagian yang paling panjang dalam bab ini adalah ziarah kepada Imam Husain As. Diantara bacaan ziarah atas Imam Husain As yang masyhur dan termaktub dalam bab ini, diantaranya, ziarah Asyura, ziarah Arbain dan ziarah Warits.<\/p>\n<p>Penulis juga menuliskan amalan-amalan khusus yang berkaitan dengan\u00a0Imam Zaman Afs, diantaranya adalah doa\u00a0Nudbah, doa\u00a0\u2018Ahad\u00a0dan ziarah\u00a0Jami\u2019atu Kabirah.<\/p>\n<p>Setelah menukilkan bacaan-bacaan ziarah yang berkenaan dengan Imam Zaman Afs, penulis juga menukilkan bacaan ziarah atas Anbiyah As, ziarah kepada Sayyidah Fatimah Maksumah Sa dan ziarah Abdul \u2018Adzhim Hasani. Pada bagian akhir bab ini berkenaan dengan amalan-amalan ziarah kubur kaum mukminin dan bacaan doa untuk mereka.<\/p>\n<p>Syaikh Abbas al-Qommi pada cetakan kedua, menambahkan satu bagian yang terdiri atas 8 bahasan, yang menurut penulis kebutuhan masyarakat atas doa-doa tersebut sangat besar. Kedelapan bahasan itu adalah: doa\u00a0Wida\u2019\u00a0pada bulan Ramadhan, khutbah pada hari Idul Fitri, ziarah\u00a0Jami\u2019ah Aimmah al-Mu\u2019minin, doa-doa setelah ziarah, ziarah\u00a0Wida\u2019\u00a0dengan Aimmah, doa hajat, doa dimasa kegaiban\u00a0Imam Zaman Afs\u00a0dan adab ziarah perwakilan. Penukilan riwayat Kisa\u2019 juga termasuk pada bagian yang ditambahkan ini.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong>Kitab B\u0101qiy\u0101t al-Sh\u0101lih\u0101t<\/strong><\/p>\n<p>B\u0101qiy\u0101t al-Sh\u0101lih\u0101t adalah kitab yang juga ditulis Syaikh Abbas al-Qommi secara terpisah sebagai pelengkap kitab Maf\u0101tih al-Jin\u0101n. Pada kitab ini terdiri dari enam bab, yaitu:<\/p>\n<p>Bab Pertama: Penjelasan singkat mengenai amalan malam dan siang hari, termasuk penjelasan mengenai tata cara pengerjaan shalat malam.<\/p>\n<p>Bab Kedua: bacaan zikir sebagian shalat-shalat sunnah, shalat hadiah yang diperuntukkan untuk Maksumin As, shalat Lailatu al-Dafn, shalat hajat, shalat istighatsah dan shalat sunnah harian dalam sepekan. Dalam bab ini, penulis juga membahas cara-cara melakukan istikharah.<\/p>\n<p>Bab Ketiga: menghimpun kumpulan doa-doa penyembuhan dari berbagai jenis penyakit, seperti sakit perut, sakit kepala, demam dan lain-lain.<\/p>\n<p>Bab Keempat: memuat doa-doa pilihan yang terdapat dalam kitab al-K\u0101fi. Doa-doa yang terhimpun dalam bab ini kebanyakan berkisar doa-doa agar terlempas dari himpitan masalah seperti doa untuk memperbanyak rezeki, doa agar terbebas dari lilitan hutang dan sebagainya.<\/p>\n<p>Bab Kelima: zikir-zikir untuk perlindungan yang dinukil dari kitab Mahaj al-Du\u2019uw\u0101t dan al-Mujtani, seperti doa perlindungan dari bala bencana dan sejumlah doa-doa munajat lainnya.<\/p>\n<p>Bab Keenam: zikir-zikir khusus dari al-Qur\u2019an baik berupa surah maupun ayat-ayat khusus. Pada bab ini juga disinggung mengenai fadhilah bacaan surah-surah dan ayat-ayat pilihan. Mengenai adab penyelenggaraan aqiqah juga dibahas dalam bab ini.<\/p>\n<p>Pada bagian penutup kitab ini, dibahas mengenai seputar hukum penyelenggaraan jenazah, dari memandikan, mengkafani, menyalati dan menguburkan.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong>Cetakan dan Penerbitan<\/strong><\/p>\n<p>Syaikh Abbas al-Qommi menulis kitab Maf\u0101tih al-Jin\u0101n pada tahun 1344 H dan dicetak pertama kali di Masyhad. Sampai sekarang kitab ini terus mengalami cetak ulang dalam berbagai bentuk dan ukuran oleh sejumlah penerbit yang berbeda-beda, sampai sangat mustahil untuk bisa mendeteksi berapa banyak jumlah cetakan dan berapa banyak penerbit yang telah menerbitkannya. Disebabkan kitab ini merupakan kitab yang sangat tebal yang mencapai 1.200 an halaman yang tentu sangat menyulitkan untuk dibawa kemana-mana, karenanya oleh sebagian penerbit, kitab ini dicetak dalam bentuk ukuran saku, dengan hanya memuat doa-doa dan zikir-zikir pilihan. Diantara cetakan yang terkenal dengan khat indah ditulis oleh Thahir Khushnewish, Misbah Zadeh, Mirza Ahmad Zanjani Katib dan yang lainnya. Oleh Thahir Khushnewish kitab Maf\u0101tih ini ditulis dengan lima khat yang berbeda.<\/p>\n<p><strong>Penerjemahan<\/strong><\/p>\n<p>Penerjemahan yang terkenal dalam bahasa Persia ditulis oleh Mahdi Ilahi Qamsyehai. Versi terjemahan lain ditulis oleh Sayyid Hasyim Rasuli Mahallati dan Husain Astaduli. Kitab ini juga diterjemahan dalam bahasa dunia lainnya, seperti bahasa Inggris\u00a0<a href=\"http:\/\/id.wikishia.net\/view\/Mafatih_al-Jinan#cite_note-3\">[3]<\/a>Perancis, Turki, Urdi, Spanyol, termasuk bahasa Indonesia.\u00a0<a href=\"http:\/\/id.wikishia.net\/view\/Mafatih_al-Jinan#cite_note-4\">[4]<\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong>Maf\u0101tih al-Jin\u0101n Versi Baru<\/strong><\/p>\n<p>Kitab\u00a0Maf\u0101tih al-Jin\u0101n\u00a0versi baru ditulis oleh Ayatullah Nashir Makarim Shirazi, salah seorang ulama marja taklid Syiah. Diterjemahkan dalam bahasa Persia oleh Sayyid Hasyim Rasuli Mahallati. Menurut Ayatullah Makarim Shirazi sebagaimana dalam mukaddimah kitab versi baru yang ditulisnya, kitab\u00a0Maf\u0101tih\u00a0versi baru ini disesuaikan dengan kondisi kekinian sekaligus menghapus sebagian materi kitab sebelumnya yang dari sisi periwayatan memiliki cacat atau kekurangan. Sehingga dalam versi terbaru ini, kitab ini hanya memuat bacaan doa-doa dan zikir-zikir yang memiliki jalur periwayatan yang kuat dari para Imam As.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong>Keistimewaan<\/strong><\/p>\n<p>Dalam mukaddimah dijelaskan mengenai doa dan posisinya, termasuk sunnah tidaknya sebuah doa.<\/p>\n<p>Perluasan pembahasan dalam setiap mukaddimah pada setiap bab. Sehingga penjelasan mengenai doa dan amalan ziarah ditulis dengan lebih terperinci dan detail.<\/p>\n<p>Rujukan dan sumber doa-doa dan ziarah ditulis pada catatan kaki.<\/p>\n<p>Materi disusun lebih sistematis dan rapi.<\/p>\n<p>Penghapusan sebagian doa yang periwayatannya yang diragukan.<\/p>\n<p>Menghapus sejumlah materi yang lemah dari sisi periwayatan dan kesesuaian dengan al-Qur\u2019an dan hadis.<\/p>\n<p>Perhatian yang besar pada sanad dan periwayatan doa atau suatu amalan.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong>Sistematika Penyusunan<\/strong><\/p>\n<p>Pendahuluan<\/p>\n<p>Bab Pertama: surah-surah pilihan Al-Quran.<\/p>\n<p>Bab Kedua: kumpulan munajat dan doa-doa terkenal. Seperti munajat 15 Imam Sajjad As, munajat Amirul Mukminin As, doa-doa dalam Al-Quran, doa Kumail,\u00a0Jausyan Kabir, Jausyan Shagir, doa tawassul, doa\u00a0Makarim Akhlak.<\/p>\n<p>Bab Ketiga: ziarah yang terdiri dari 12 bab.<\/p>\n<p>Bab Keempat: amalan-amalan bulan Islam dari Muharram sampai Dzulhijjah. Pada bagian khusus juga disebutkan amalan berdasarkan penanggalan kalender Syamsiah, seperti amalan memasuki tahun baru dan sebagainya.<\/p>\n<p>Bab Kelima: amalan harian dan pada malam hari dalam sepekan yang terdiri dari 10 bab yang setiap bab memuat bacaan ziarah kepada salah seorang Imam Maksum As.<\/p>\n<p>Bab Keenam: memuat adab-adab dan amalan sebelum dan sesudah shalat wajib.<\/p>\n<p>Bab Ketujuh: shalat-shalat sunnah. Bab ini terdiri atas dua bagian. Bagian pertama mengenai shalat-shalat sunnah 14 Maksum As dan shalat-shalat sunnah yang terkenal lainnya, seperti shalat\u00a0Ja\u2019far Thayyar, shalat\u00a0Lailatul Qadr, shalat awal bulan dan sebagainya.<\/p>\n<p>Bab Kedelapan: kumpulan doa untuk mengatasi kesulitan maknawi dan materi dan adab melakukan akikah.<\/p>\n<p>Bab Kesembilan: jenis-jenis istikharah dan adab-adabnya.<\/p>\n<p>Bab Kesepuluh: hukum-hukum dan adab-adab berkenaan dengan penyelenggaraan jenazah.<\/p>\n<p>Diadaptasi dari Wiki Syiah<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>ICC Jakarta &#8211; Maf\u0101tih al-Jin\u0101n\u00a0artinya adalah kunci-kunci surga, sebuah nama kitab yang mengimpun secara umum doa-doa yang makruf<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":2300,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[13],"tags":[273],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2299"}],"collection":[{"href":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2299"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2299\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/wp-json\/"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2299"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2299"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2299"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}