{"id":3412,"date":"2017-04-28T12:23:35","date_gmt":"2017-04-28T05:23:35","guid":{"rendered":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/?p=3412"},"modified":"2017-04-28T12:23:35","modified_gmt":"2017-04-28T05:23:35","slug":"konsep-syafaat-dalam-al-quran","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/2017\/04\/28\/konsep-syafaat-dalam-al-quran\/","title":{"rendered":"Konsep Syafaat Dalam Al-Qur&#8217;an"},"content":{"rendered":"<p><strong>ICC Jakarta &#8211; <\/strong>Syafaat\u00a0adalah sebuah perbuatan yang bersifat keagamaan dan diyakini oleh mayoritas kaum Muslimin dan para pengikut agama samawi. Maksud dari syafa\u2019at adalah bahwa pada hari kiamat para wali Allah dan sebagian barang yang mulia, seperti al-Qur&#8217;an\u2013 dengan syarat-syaratnya \u2013 dapat memberikan syafa\u2019at terhadap para pendosa dan dapat menyelamatkan mereka dari siksaan neraka atau menjadi sebab pengangkatan derajat dan kedudukan mereka.<\/p>\n<p>Syafa\u2019at secara mutlak hanya milik Allah Swt dan tidak ada seorang pun yang dapat memberikan syafa\u2019at tanpa seizin-Nya. Siapa saja yang diridhai oleh Allah dari sisi keimanannya akan diberikan izin untuk menjadi salah satu dari pemberi syafa\u2019at guna mensyafa\u2019ati orang yang layak mendapatkannya, seukuran dengan potensinya.<\/p>\n<p>Di kalangan kaum Muslimin, kelompok Wahabi meyakini bahwa meminta syafa\u2019at hanya kepada Allah Swt. Jika seseorang meminta syafa\u2019at dari para pensyafa\u2019at itu sendiri (apalagi setelah mereka meninggal dunia) hal itu adalah perbuatan yang syirik. Sementara keyakinan syafa\u2019at di kalangan Syiah, memiliki kedudukan khusus<\/p>\n<p>Syafa\u2019at berasal dari kata <i>sya-fa-\u2018a<\/i> yang berarti menggabungkan atau mengaitkan sesuatu dengan selainnya. Dengan demikian, pemberi syafa\u2019at disebut dengan syafi\u2019, dimana dengan menggabungkan atau mengaitkan orang lain dengan dirinya, menyebabkan pengangkatan kekurangan dan keselamatannya.<\/p>\n<p>Syafa\u2019at secara istilah yakni intermediasi atau perantara seorang makhluk, antara Allah dan makhluk lainnya, dalam menyampaikan kebaikan atau menolak keburukan, baik di dunia maupun di akhirat. Syafa\u2019at berarti menciptakan perubahan dalam diri pendosa, dimana seolah-olah meniadakan kelayakan balasan terhadapnya dan mengeluarkannya dari hukum siksaan. Sebagaimana taubat yang mengeluarkan manusia pendosa dari kelayakan siksaan dan berhak mendapatkan ampunan Allah Swt,<\/p>\n<p><center><big>&#8221; \u0644\u0627\u0634\u064e\u0641\u06cc\u0639\u064e \u0623\u0646\u0652\u062c\u064e\u062d\u064f \u0645\u0650\u0646\u064e \u0627\u0644\u062a\u0651\u0648\u0628\u064e\u0629\u0650<b> &#8220;<\/b><\/big><\/center><center>\u201cTidak ada syafa\u2019at yang lebih menyelamatkan daripada taubat.\u201d(Bihar al-Anwar, jil. 6, hal. 19)<sup id=\"cite_ref-2\" class=\"reference\"><\/sup><\/center>Syafa\u2019at sangat erat hubungannya dengan tawassull. Tawassul adalah aktivitas individu yang berlindung kepada orang-orang suci As dan meminta syafa\u2019at kepadanya. Syafa\u2019at adalah aktivitas orang-orang suci As yang meminta kepada Allah supaya mengampuni orang tersebut. Keyakinan terhadap syafa\u2019at juga terdapat pada agama-agama samawi lain, seperti Yahudi dan Kristen.<sup id=\"cite_ref-3\" class=\"reference\"><\/sup><\/p>\n<p>Syafa\u2019at yang diberikan oleh\u00a0Rasulullah secara gamblang sangat ditekankan dalam al-Qur&#8217;an dan kaum muslimin tidak berselisih tentang pokok adanya syafa\u2019at. Perbedaan pendapat hanya terjadi dalam masalah hukum dan kedudukannya saja. Misalnya dalam ayat,<\/p>\n<p><center><big><span class=\"quran-font\">&#8220;\u0648\u064e \u0645\u0650\u0646\u064e \u0627\u0644\u0644\u064e\u0651\u06cc\u0644\u0650 \u0641\u064e\u062a\u064e\u0647\u064e\u062c\u064e\u0651\u062f\u0652 \u0628\u0650\u0647\u0650 \u0646\u064e\u0627\u0641\u0650\u0644\u064e\u0629\u064b \u0644\u064e\u06a9 \u0639\u064e\u0633\u064e\u06cc \u0623\u064e\u0646\u0652 \u06cc\u0628\u0652\u0639\u064e\u062b\u064e\u06a9 \u0631\u064e\u0628\u064f\u0651\u06a9 \u0645\u064e\u0642\u064e\u0627\u0645\u064b\u0627 \u0645\u064e\u062d\u0652\u0645\u064f\u0648\u062f\u0627\u064b <\/span>&#8220;<\/big><\/center><center><i>Dan pada sebagian malam hari bersembahyang tahajudlah kamu sebagai suatu ibadah tambahan bagimu; mudah-mudahan Tuhan-mu mengangkat kamu ke tempat yang terpuji <\/i>(Al-Isra: 79)<sup id=\"cite_ref-4\" class=\"reference\"><\/sup><\/center>Para mufassir Syiah dan Sunni sepakat bahwa yang dimaksud dari <i>Maqam Mahmud<\/i> dalam ayat ini adalah maqam syafa\u2019at yang telah dijanjikan oleh Allah Swt kepada nabi-Nya.<\/p>\n<p>Ayat-ayatal-Quran terkait syafa\u2019at dapat dikelompokkan menjadi beberapa bagian. Sebagian ayat menafikan syafa\u2019at pada hari kiamat secara mutlak (QS Al-Baqarah: 254), sebagian menyebutkan syafa\u2019at hanya diprioritaskan untuk Allah Swt semata (QS Al-Baqarah: 48 &amp;\u00a0254)\u00a0, sebagian lagi menyatakan bahwa syafa\u2019at dengan syarat izin dan perintah Allah Swt (QS Al-Baqarah: 255; QS Saba: 23; QS Anbiya: 28) dan sebagian lainnya meniadakan dan mengecualikan syafa\u2019at untuk sebagian orang.<\/p>\n<p>Kajian sekumpulan ayat-ayat syafa\u2019at menunjukkan bahwa al Quran menegaskan satu jenis syafa\u2019at dan menganggap batil jenis syafa\u2019at lain dan meniadakannya. Maksud dari ayat-ayat yang menafikan syafa\u2019at adalah tidak ada seorangpun secara bebas memiliki hak semacam ini dari Allah dan yang dimaksud ayat-ayat yang menetapkan syafa\u2019at adalah secara mendasar dan esensial syafa\u2019at untuk Allah dan untuk selain Allah dengan izin dan kepemilikan-Nya,<\/p>\n<p><center><big><b>&#8220;\u0648\u064e\u0644\u0627 \u062a\u064e\u0646\u0652\u0641\u064e\u0639\u064f \u0627\u0644\u0634\u064e\u0651\u0641\u0627\u0639\u064e\u0629\u064f \u0639\u064e\u0646\u0652\u062f\u064e\u0647\u064f \u0625\u0650\u0644\u0627\u0651 \u0644\u0650\u0645\u064e\u0646\u0652 \u0623\u064e\u0630\u0650\u0646\u064e \u0644\u064e\u0647\u064f &#8220;<\/b><\/big><\/center><center><i>Dan tiadalah berguna syafa\u2019at di sisi Allah melainkan bagi orang yang telah diizinkan-Nya memperoleh syafa\u2019at itu.<\/i>( QS Saba: 23)<\/center><center>\u00a0<\/center><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>ICC Jakarta &#8211; Syafaat\u00a0adalah sebuah perbuatan yang bersifat keagamaan dan diyakini oleh mayoritas kaum Muslimin dan para pengikut<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":3444,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[11],"tags":[273],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3412"}],"collection":[{"href":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3412"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3412\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/wp-json\/"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3412"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3412"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3412"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}