{"id":3659,"date":"2017-05-19T10:18:31","date_gmt":"2017-05-19T03:18:31","guid":{"rendered":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/?p=3659"},"modified":"2017-05-19T10:18:31","modified_gmt":"2017-05-19T03:18:31","slug":"menag-imbau-jangan-ada-yang-hadap-hadapkan-pancasila-dengan-agama","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/2017\/05\/19\/menag-imbau-jangan-ada-yang-hadap-hadapkan-pancasila-dengan-agama\/","title":{"rendered":"Menag Imbau Jangan Ada Yang Hadap-Hadapkan Pancasila Dengan Agama"},"content":{"rendered":"<p><strong>ICC Jakarta &#8211;<\/strong> Pancasila adalah rumusan untuk mewujudkan nilai-nilai agama bagi masyarakat Indonesia yang religius dalam berbangsa dan bernegara. Karenanya, Pancasila tidak bertentangan dengan agama. Semua isi Pancasila, tidak ada yang bertentangan dengan agama. Karenanya, tidak ada alasan untuk menghadap-hadapkan Pancasila dengan agama.<\/p>\n<p>Demikian disampaikan Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin saat menjadi Pembicara pada Diskusi Media Forum Merdeka Barat 9, di Gedung Stovia, Jakarta, Rabu (17\/5\/2017).<\/p>\n<p>Diskusi yang mengangkat tema \u2018Memperteguh Ke-Indonesiaan\u2019 ini diselenggarakan oleh Kemenkominfo. Selain Menag, narasumber lainnya adalah Menkopolhukam Wiranto. Dalam kesemptan itu Menag mempresentasikan makalah dengan judul \u2018Membumikan Agama, Meneguhkan Indonesia Kita\u2019.<\/p>\n<p>Menurut Menag, sebagai Dasar Negara, Pancasila digali dari dalam negeri, karenanya sangat sesuai dengan karakteristik masyarakat dan bangsa Indonesia.<\/p>\n<p>\u201cBung Karno, menggali Pancasila dari Bumi Nusantara ini. Pancasila merupakan hasil komitmen dari berbagai keragaman kita, dan kita terikat atasnya,\u201d terang Menag.<\/p>\n<p>Menag juga menegaskan bahwa bentuk NKRI sudah final. Sejarah mencatat bahwa Indonesia pernah berganti menjadi Negara Indonesia Serikat dan itu gagal. Pemberontakan yang mengatasnamakan ideologi lain juga gagal.<\/p>\n<p>Sebelumnya, Menkopulhukam Wiranto memaparkan materi tentang Kebijakan, Strategi, dan Langkah-Langkah Pemerintah Bidang Politik dan Keamanan.<\/p>\n<p>\u201cSebuah negara selain mempunyai wilayah, penduduk dan pemerintahan, harus pula mendapat pengakuan dunia internasional. Dan kita, sejak dideklarasikan pada 17 Agustus 1945, telah sah menjadi (sebuah) Negara,\u201d terang Mantan Panglima TNI ini.<\/p>\n<p>\u201cSetelah sah, kita mencari bentuk negara. Para pendahulu akhirnya memutuskan NKRI sebagai pilihan. Sebuah negara republik yang berbentuk kesatuan,\u201d sambungnya.<\/p>\n<p>Kata Wiranto, para pendahulu bersepakat untuk tidak mendirikan negara Islam, namun, nilai-nilai agama, nilai-nilai keislaman, dimasukkan, dalam langkah menuju tujuan tersebut. \u201cMaka Pancasila menjadi pilihan tepat sebagai\u00a0<em>way of life<\/em> negara kita ini. Meski bukan ajaran Islam, Pancasila mengandung roh keislaman,\u201d tegas Wiranto.<\/p>\n<p>Wiranto menambahkan, Pemerintah mempunyai kewajiban dan sedang bekerja keras agar 4 Pilar Kebangsaan dipahami masyarakat, dan diamalkan. Dia menilai bahwa mayoratis masyarakat mencintai Pancasila.<\/p>\n<p>\u201cTugas negara adalah melakukan hal-hal strategis Pemantapan Bela Negara, yang di masa lalu seperti GBHN, dengan model yang beda tentunya,\u201d tandasnya. [EH]<\/p>\n<p>Source: Islam Indonesia<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>ICC Jakarta &#8211; Pancasila adalah rumusan untuk mewujudkan nilai-nilai agama bagi masyarakat Indonesia yang religius dalam berbangsa dan<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":3660,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[6],"tags":[273],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3659"}],"collection":[{"href":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3659"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3659\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/wp-json\/"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3659"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3659"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3659"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}