{"id":4797,"date":"2017-09-20T15:03:43","date_gmt":"2017-09-20T08:03:43","guid":{"rendered":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/?p=4797"},"modified":"2017-09-20T15:03:43","modified_gmt":"2017-09-20T08:03:43","slug":"pengaruh-komunal-dan-sosial-asyura","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/2017\/09\/20\/pengaruh-komunal-dan-sosial-asyura\/","title":{"rendered":"Pengaruh Komunal dan Sosial Asyura"},"content":{"rendered":"<p><strong>ICC Jakarta &#8211;\u00a0<\/strong><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Kisah<b><strong style=\"font-style: inherit;\">\u00a0<\/strong><\/b>Asyura yang terjadi pada tahun ke 61 H akan dikenang sepanjang sejarah. Kejadian ini akan menjadi poros dan pusat gerakan sejarah Syiah. Dengan mengenang tragedi ini, spirit orang-orang Syiah menjadi bergelora dan boleh jadi tiada satu pun bangsa, komunitas, masyarakat yang terbentuk dari sebuah budaya semacam ini. Sayid Hasan Nasrallah yang menjadi lokomotif resistensi melawan para tirani dunia kiwari dalam sebuah ceramah \u201cmembakarnya\u201d bahwa makna \u201c<i><em style=\"font-weight: inherit;\">Labbaik Yaa Husain..<\/em><\/i>\u201d (Kusambut seruanmu Yaa Husain) adalah berkorban anak, istri, ibu \u00a0meski seorang diri, meski ditinggalkan oleh orang, meski dituding. Tatkala seruan untuk menegakkan kemuliaan agama, sendiri pun kusambut..<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Yel-yel \u201c<i><em style=\"font-weight: inherit;\">Labbaik Yaa Husain<\/em><\/i>\u201d ini telah membuat keberadaan Hizbullah sebagai simbol terdepan perlawanan hegemoni, dominasi dan tirani Barat di dunia. \u00a0Seruan \u201cyang memberi kehidupan\u201d ini merupakan seruan terhadap penentangan dan perlawanan kapan saja dan dimana saja tatkala agama yang menjadi taruhannya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Kisah asyura di samping ia berdimensi religius, ia juga berdimensi sosial. Di antara masalah penting asyura adalah dimensi komunal dan sosialnya. Dan asasnya adalah jihad dan pembebasan yang berpijak di atas keyakinan, rasionalitas dan pemikiran.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Ayatullah Jawadi Amuli acap kali menandaskan bahwa yel-yel \u201c<i><em style=\"font-weight: inherit;\">Husain..Husain..slogan kami\u2026.Syahadah adalah kehormatan bagi kami,<\/em><\/i>\u201d telah menjadi budaya para pejuang dalam mempertahankan Revolusi Islam. Budaya inilah yang hingga saat ini yang mampu menjaga dan memelihara Revolusi ini. Pemeliharaan terhadap tradisi lawas Asyura adalah salah satu cara memelihara Revolusi Islam. Di samping budaya penantian (<i><em style=\"font-weight: inherit;\">al-intizh\u00e2r<\/em><\/i>), dan loyalitas terhadap\u00a0<i><em style=\"font-weight: inherit;\">wil\u00e2yat al-faqih.<\/em><\/i><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Tradisi perayaan Asyura telah menjadi budaya tersendiri pada masyrakat Syiah di seantero dunia. Bahkan lebih dari itu Asyura berkedudukan sebagai sebuah institusi sosial di Iran khususnya di belahan bumi lainnya pada komunitas pecinta al-Husain secara umum.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Hal ini merupakan kenyataan yang dapat dilihat tatkala bulan Muharram tiba. Hampir seluruh strata masyarakat\u00a0 terlibat dalam perayaan Asyura ini. Menyumbang untuk kegiatan perayaan Asyura, sewa gedung,\u00a0<\/span><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">meramaikan masjid atau husainiyyah,\u00a0<\/span><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">parade, menggubah puisi, berkidung lagu sendu, donor darah, membantu fakir miskin, mengadakan festival Muharram, seminar dan banyak lagi aksi sosial lainnya dalam memperingati acara Asyura. [Asyura dan Rekayasa Sosial\/AK]<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>ICC Jakarta &#8211;\u00a0Kisah\u00a0Asyura yang terjadi pada tahun ke 61 H akan dikenang sepanjang sejarah. Kejadian ini akan menjadi<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":4747,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[16],"tags":[273],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4797"}],"collection":[{"href":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4797"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4797\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/wp-json\/"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4797"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4797"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4797"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}