{"id":4821,"date":"2017-09-26T09:13:44","date_gmt":"2017-09-26T02:13:44","guid":{"rendered":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/?p=4821"},"modified":"2017-09-26T09:13:44","modified_gmt":"2017-09-26T02:13:44","slug":"kh-nasaruddin-umar-perlu-keseimbangan-dalam-menafsir-al-quran","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/2017\/09\/26\/kh-nasaruddin-umar-perlu-keseimbangan-dalam-menafsir-al-quran\/","title":{"rendered":"KH Nasaruddin Umar: Perlu Keseimbangan dalam Menafsir Al-Qur\u2019an"},"content":{"rendered":"<p><strong>ICC Jakarta &#8211;\u00a0<\/strong>Imam Besar Masjid Istiqlal, KH Nasaruddin Umar mengungkapkan, Al-Qur\u2019an sebagai pedoman umat Islam sudah barang tentu harus dipelajari, dipahami lalu diamalkan supaya kita tetap menjadi manusia yang memanusiakan manusia.<\/p>\n<div class=\"bx-wrapper\">\n<div class=\"bx-viewport\">\n<div id=\"konten_detil\">\n<div class=\"bx-clone\">\n<div class=\"s-post\">\n<div>\u201cProses awal penurunan Al-Qur\u2019an tidak lah mudah. Pasalnya, sampai tiga kali Nabi Muhammad mengatakan \u2018saya bukanlah seorang yang dapat membaca\u2019 seiring dengan sampai ketiga kalinya Malaikat Jibril menuntun sang Nabi untuk merapal\u00a0Iqra\u2019\u00a0(bacalah),\u201d urainya saat membuka Seminar Nasional dan Loka Karya Kebangsaan Forum Komunikasi Mahasiswa Tafsir Hadis se-Indonesia (FKMTHI) di Gedung Kemenag Kabupaten Sumenep, Ahad (24\/9) siang.<\/div>\n<div><\/div>\n<div>Menurut Rektor Perguruan Tinggi Ilmu Quran (PTIQ) Jakarta ini, dari peristiwa penurunan wahyu, manusia setidaknya dapat mengambil beberapa hikmah.<\/div>\n<div><\/div>\n<div>\u201cKenapa wahyu yang pertama turun itu berawalan dengan redaksi\u00a0iqra\u2019?\u201d kata dia kepada sedikitnya seratus peserta yang hadir.<\/div>\n<div><\/div>\n<div>Perintah\u00a0iqra\u2019\u00a0pertama, sambung Kiai Nasar, mengandung pesan intelektual dimana manusia diharapkan tangkas membaca keadaan. Sementara\u00a0iqra\u2019\u00a0yang kedua mengandung pesan moral bahwa Al-Qur\u2019an semestinya dimaknai dengan penghayatan dan dijiwai oleh iqra\u2019 yang pertama. Adapun perintah iqra\u2019 yang ketiga menegaskan pengendalian emosional.<\/div>\n<div><\/div>\n<div>Selain itu, dalam upaya kita memahamai pesan Al-Qur\u2019an hari ini, seorang penafsir semestinya mampu menyeimbangkan antara teks dan konteks. Sehingga, produk penafsiran yang dihasilkan memiliki bobot kontekstual dan tidak menghakimi.<\/div>\n<div><\/div>\n<div>\u201cTentu hal itu tidak dapat diperoleh melalui proses yang mudah dan instan, karenanya memerlukan perangkat keilmuan yang tidak parsial,\u201d jelas Kiai Nasar yang juga Pembina FKMTHI.<\/div>\n<div><\/div>\n<div>Sementara, Sekjen FKMTHI, Enok Ghosiyah saat ditemui di luar forum menuturkan, bahwa harapan diadakannya kegiatan ini adalah untuk meneruskan tradisi-tradisi intelektual para ulama masa lalu.<\/div>\n<div><\/div>\n<div>\u201cKarena sejak dahulu, mereka mampu mengaktualisasikan nilai-nilai Al-Qur\u2019an dalam konteks kemanusiaan dan keadilan,\u201d ujar Enok.<\/div>\n<div><\/div>\n<div>Turut hadir dalam acara ini Bupati Sumenep, KH A. Busyro Karim, pejabat pemerintah setempat, dan tokoh masyarakat lainnya.\u00a0(Anwar Kurniawan\/Fathoni-NU Online)<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<div class=\"bx-controls bx-has-controls-direction\"><\/div>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>ICC Jakarta &#8211;\u00a0Imam Besar Masjid Istiqlal, KH Nasaruddin Umar mengungkapkan, Al-Qur\u2019an sebagai pedoman umat Islam sudah barang tentu<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":4822,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[6],"tags":[273],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4821"}],"collection":[{"href":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4821"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4821\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/wp-json\/"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4821"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4821"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4821"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}