{"id":5507,"date":"2017-12-18T15:30:31","date_gmt":"2017-12-18T08:30:31","guid":{"rendered":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/?p=5507"},"modified":"2017-12-18T15:30:31","modified_gmt":"2017-12-18T08:30:31","slug":"masya-allah-amazing-lagu-ketika-kaki-dan-tangan-bicara","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/2017\/12\/18\/masya-allah-amazing-lagu-ketika-kaki-dan-tangan-bicara\/","title":{"rendered":"Taufiq Ismail: Masya Allah, Amazing Lagu &#8216;Ketika Kaki dan Tangan Bicara&#8221;"},"content":{"rendered":"<p><strong>ICC Jakarta &#8211;\u00a0<\/strong>\u2019Chrisye? Masyallah. Amazing!\u201d Kalimat itulah yang dikatakan Taufiq Ismail ketika diminta komentarnya mengenai tayangan film untuk mengenang Chrismansyah Rahadi atau Chrisye itu. Melalui telepon Taufiq bicara dengan ekpresi suara naik turun mengenai kesan dia terhadap penyanyi bersuara \u2018androgini\u2019 ini.<\/p>\n<p>Memang percakapan Taufiq soal lagu \u2018Ketika Kaki dan Tangan Bicara\u2019 bukan pertama kali saya dengar langsung. Dalam banyak kesempatan, misalnya ketika naik kendaraan mengelilingi Madura untuk berkunjung ke berbagai pesantren atau perbincangan malam-malam di rumah puisi yang berada di Kampung Air Angek, Bukit Tinggi, soal lagu itu kerap dibincangkannya.<\/p>\n<p>\u201cSaya iri pada Chrisye,\u2019\u2019 kata Taufiq ketika Jumat lalu dihubungi melalui telepon untuk diminta komentarnya atas pemutaran Film Chrisye yang kini tengah di putar di gedung bioskop. Penulis lagu milik Bimbo hingga \u2018Dunia Panggung Sandiwara\u2019 (Ahmad Albar) tak bisa menyembunyikan rasa cemburu pada mendiang penyanyi bertubuh tipis itu.<\/p>\n<p>\u201cYa saya terkejut ketika Chrisye meminta saya untuk menuliskan lagunya,\u2019\u2019 kenang Taufiq ketika menerima telepon dari Chrisye ketika hendak meminta agar dia menuliskan lagu untuknya. Bahkan, lebih terkejut lagi ketika kemudian keesokan harinya Chrisye sendiri datang ke rumahnya yang berada di bilangan Utan Kayu itu.<\/p>\n<p>\u201cYa saya ingat dia datang menjelang siang. Setelah bertemu dia menyerahan sebuah kaset yang berisi rekaman lagunya. Chrisye saat itu mengatakan: Saya sudah coba tulis liriknya tapi saya tidak puas. Maka bang Taufiq tolong tuliskan liriknya. Kata dia, temanya tentang kebesaran Tuhan,\u2019\u2019 ujar Taufiq ketika kembali mengenangkan peristiwa \u2018juma pertamanya\u2019 dengan Chrisye. \u2018\u2019Saya diberi waktu sebulan untuk menulis lagu itu,\u2019\u2019 tukasnya lagi.<\/p>\n<p>Setelah pamit pulang, Taufiq kemudian memutar lagu yang belum bersyair itu. Ternyata, lanjutnya, lagu itu sangat indah melodinya. Saking indahnya Taufiq mengaku kehabisan akal atau ide untuk menuliskan liriknya.<\/p>\n<p>\u2018\u2019Saya bolak-balik dengarkan lagu itu. Saya coba tulis liriknya, berulangkali, tapi selalu gagal. Bahkan saya sempat merasa yakin bila kemudian akhirnya tidak dapat menuliskannya,\u2019\u2019 ujar Taufik. Apalagi \u2018deadline\u2019 sudah begitu mepet. Tinggal menyisakan beberapa hari dari tengat waktu yang diberikan Chrisye kepadanya.<\/p>\n<p>\u2018\u2019Lirik lagu \u2018Ketika Kaki dan Tangan Bicara\u2019 saya tulis di hari Jumat, persis satu hari sebelum tengat waktu berakhir. Begitu selesai, saya kemudian telepon Chrisye dan kirim syair atau lirik lagu itu melalui faxsimily,\u2019\u2019 kata Taufiq.<\/p>\n<p>Taufiq pun mengaku ditelepon langsung oleh Chrisye ketika berulangkali gagal menyanyikan lagu itu di dalam bilik rekaman. Saat itu Chrisye bertanya kepadanya soal tema dan maksud lagu itu.<\/p>\n<p>\u2018\u2019Saya katakan, Chirs lagu itu sebenarnya terjemahan Surat Yasin ayat ke 55.<\/p>\n<p>\u0628\u0650\u0633\u0652\u0645\u0650 \u0627\u0644\u0644\u0647\u0650 \u0627\u0644\u0631\u064e\u0651\u062d\u0652\u0645\u0646\u0650 \u0627\u0644\u0631\u064e\u0651\u062d\u0650\u064a\u0645\u0650. \u0627\u0644\u0652\u064a\u064e\u0648\u0652\u0645\u064e \u0646\u064e\u062e\u0652\u062a\u0650\u0645\u064f \u0639\u064e\u0644\u064e\u0649 \u0623\u064e\u0641\u0652\u0648\u064e\u0627\u0647\u0650\u0647\u0650\u0645\u0652 \u0648\u064e\u062a\u064f\u0643\u064e\u0644\u0650\u0651\u0645\u064f\u0646\u064e\u0627 \u0623\u064e\u064a\u0652\u062f\u0650\u064a\u0647\u0650\u0645\u0652 \u0648\u064e\u062a\u064e\u0634\u0652\u0647\u064e\u062f\u064f \u0623\u064e\u0631\u0652\u062c\u064f\u0644\u064f\u0647\u064f\u0645\u0652 \u0628\u0650\u0645\u064e\u0627 \u0643\u064e\u0627\u0646\u064f\u0648\u0627 \u064a\u064e\u0643\u0652\u0633\u0650\u0628\u064f\u0648\u0646\u064e.<\/p>\n<p><em>Alyawma nakhtimu &#8216;ala afwaahihim watukallimunaa aydiihim watasyhadu arjuluhum bimaa kanuu yaksibuun\u00a0<\/em>(Pada hari ini Kami tutup mulut mereka; dan berkatalah kepada Kami tangan mereka dan memberi kesaksianlah kaki mereka terhadap apa yang dahulu mereka usahakan),\u2019\u2019 kata Taufiq.<\/p>\n<p>Ketika mendengar jawab Taufiq melalui telepon, Chrisye kaget dan itu terdengar dari helaan napasnya. Setelah itu, Taufiq pun menyarankan agar Chrisye tenang dan memohon kekuatan dari Tuhan untuk menyanyikannya.<\/p>\n<p>\u2019\u2019Saya kemudian mendengar cerita isterinya, Yanti Noor, yang ternyata ikut mendoakan Chrsiey menyanyikan lagu itu dengan melakukan shalat sunnah,\u2019\u2019 ungkap Taufiq kembali.<\/p>\n<p>Usai rekaman di Australia, maka album Chrisye yang di dalamnya ada lagu &#8216;Ketika Tangan dan Kaki Bicara&#8217; itu pun diluncurkan. Taufiq pun menghadiri acara\u00a0<em>launching<\/em>\u00a0album itu.&#8221;Saya hadir bersama wartawan. Bahkan niatan saya datang itu karena ingin mendengar Chrisye bernyanyi. Saya memang juga penggemar Chrisye,&#8221; ujar Taufiq. (Republika)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>ICC Jakarta &#8211;\u00a0\u2019Chrisye? Masyallah. Amazing!\u201d Kalimat itulah yang dikatakan Taufiq Ismail ketika diminta komentarnya mengenai tayangan film untuk<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":5508,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[1],"tags":[273],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5507"}],"collection":[{"href":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=5507"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5507\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/wp-json\/"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=5507"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=5507"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=5507"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}