{"id":5593,"date":"2017-12-25T11:32:39","date_gmt":"2017-12-25T04:32:39","guid":{"rendered":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/?p=5593"},"modified":"2017-12-25T11:32:39","modified_gmt":"2017-12-25T04:32:39","slug":"soal-pesan-natal-mahfud-md-khamenei-beri-contoh-bagus","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/2017\/12\/25\/soal-pesan-natal-mahfud-md-khamenei-beri-contoh-bagus\/","title":{"rendered":"Soal Pesan Natal, Mahfud MD: Khamenei Beri Contoh Bagus"},"content":{"rendered":"<p><strong>ICC Jakarta &#8211;\u00a0<\/strong>Dalam momen hari raya Natal tahun ini, Mahfud MD me-<em>retwit<\/em>\u00a0sebuah twit yang mengutip pesan Natal dari Ali Khamenei, pemimpin tertinggi Republik Islam Iran. Pada pesan itu, Khamenei mengatakan, \u201cYesus Kristus, selama berada di tengah umat manusia, beliau tidak pernah kendur dalam berjuang melawan angkara murka dan menyeru manusia kepada kebajikan\u201d.<\/p>\n<p>Mahfud memberikan komentar terhadap twit tersebut yang isinya, \u201cBeragama bukan untuk saling memaki. Khamenei memberi contoh bagus\u00a0tentang itu.\u201d<\/p>\n<p>Beragam komentar datang dari para netizen, diantaranya ada dari \u00a0akun @Dimas_Candra_ yang mengatakan, \u201csy pribadi lebih suka baca referensi dari pak Mahmud ttg hukum saja, tapi kalo ttg agama saya lebih setuju dengan ulama NU seperti Caknun dan Habib Luthfi (y)\u201d.<\/p>\n<p>Akun lainnya, \u00a0@mikhaella_tasya memberikan komentar, \u201cSiapapun orangnya jika itu yang diajarkan tersirat kebaikan apa salahnya kita pakai.. \u2018<em>Undzur man qoola walaa tandzur man qoola<\/em>\u2019.. Seperti itu kiranya ya prof.., semoga Prof sekeluarga diberi kesehatan dan umur panjang.. Amin\u201d<\/p>\n<p>Sebelumnya pada 24 Desember, Mahfud sempat memberikan ucapan selamat natal, \u201cselamat natal untuk yang merayakannya. Semoga kita selalu di jalan yang diridhoi dan diberkati oleh Tuhan Yang Maha Kuasa.\u201d Terhadap ucapan Mahfud tersebut, muncul beragam tanggapan dari\u00a0<em>netizen<\/em>, ada yang pro dan ada juga yang kontra, bahkan ada juga yang sampai ke dalam tahap memaki.<\/p>\n<p>Terhadap orang yang memaki, Mahfud memposting sebuah twit yang isinya, \u201cTerserah saja. Mengucapkan atau tidak mengucapkan selamat natal atau ucapan apa pun boleh saja, asal jangan melontar ujaran kebencian.\u201d<\/p>\n<p>Sebelumnya, dikutip dari\u00a0<em>khamenei.ir<\/em>\u00a0pada tanggal 25 Desember 2017, Khamenei mengatakan:<\/p>\n<p><em>\u201cNilai Yesus Kristus (<\/em><em>AS)\u00a0<\/em><em>di mata orang-orang Muslim yang memberi penghormatan kepada nabi ini<\/em><em>\u00a0tidak\u00a0<\/em><em>kurang dibandingkan penilaian orang-orang Kristen. Nabi Ilahi yang agung ini telah menghabiskan seluruh hidupnya\u00a0<\/em><em>untuk orang-orang: melawan atau\u00a0<\/em><em>menentang penindasan, korupsi dan orang-orang yang mengandalkan uang dan kekuasaan, menindas orang-orang dan menyeret mereka dari neraka dunia ini ke akhirat. Penderitaan\u00a0<\/em><em>Nabi besar ini telah berlangsung sejak kecil\u2013Tuhan memberinya nubuat\u00a0<\/em><em>dari sejak anak-anak\u2014dan itu semua untuk alasan ini. Diharapkan bahwa pengikut Kristus dan semua orang yang menganggapnya sebagai kemegahan dan<\/em><em>pemilik spiritualitas yang tinggi, sesuai dengan kedudukannya yang tinggi, akan mengikuti jalan Yesus<\/em><em>.<\/em><\/p>\n<p><em>Saat ini, banyak dari mereka yang mengaku\u00a0<\/em><em>pengikut Kristus menyusuri jalan yang berbeda dari yang Kristus telah mulai. Pedoman Nabi, Isa<\/em><em>\u00a0bin Maryam (<\/em><em>AS), adalah petunjuk menuju pemujaan Tuhan dan menghadapi\u00a0<\/em><em>Firaun dan pemberontakan. Hari ini, beberapa dari mereka yang mengaku mengikuti utusan ilahi yang agung ini bertindak seperti Firaun dan tiran\u00a0<\/em><em>yang mana Yesus Kristus lawan.\u201d[]<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>ICC Jakarta &#8211;\u00a0Dalam momen hari raya Natal tahun ini, Mahfud MD me-retwit\u00a0sebuah twit yang mengutip pesan Natal dari<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":5594,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[6],"tags":[273],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5593"}],"collection":[{"href":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=5593"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5593\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/wp-json\/"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=5593"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=5593"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=5593"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}