{"id":5879,"date":"2018-02-01T09:52:44","date_gmt":"2018-02-01T02:52:44","guid":{"rendered":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/?p=5879"},"modified":"2018-02-01T09:52:44","modified_gmt":"2018-02-01T02:52:44","slug":"nama-nama-agung-sayyidah-fathimah-zahra-sa-bagian-1","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/2018\/02\/01\/nama-nama-agung-sayyidah-fathimah-zahra-sa-bagian-1\/","title":{"rendered":"Nama-nama Agung Sayyidah Fathimah Zahra Sa Bagian 1"},"content":{"rendered":"<p><strong>ICC Jakarta &#8211;\u00a0<\/strong>Dalam beberapa sumber telah dijelaskan bahwa nama Fathimah merupakan nama yang sangat disukai oleh para Ma&#8217;sumin (Ahlul Ba<span lang=\"IN\">i<\/span>t) as.\u00a0Imam Shadiq as bersabda: \u201cBeliau dinamakan Fathimah karena tidak ada keburukan dan kejahatan pada dirinya. Apabila tidak ada Ali as, maka sampai hari Kiamat tidak akan ada seorangpun yang sepadan dengannya (untuk menjadi pasangannya)\u201d\u00a0(Bihar\u00a0<span lang=\"IN\">A<\/span>l-Anwar jilid 43 halaman 10).<\/p>\n<p>Para Imam Ahlul Ba<span lang=\"IN\">i<\/span>t as sangat memuliakan pemilik nama Fathimah tersebut. Salah satu pengikut Imam Ja&#8217;far as-Shadiq as telah dikaruniai seorang anak perempuan, kemudian beliau bertanya kepadanya: \u201cEngkau telah memberikan nama apa kepadanya ?\u201d. Ia menjawab: \u201cFathimah\u201d. Mendengar itu Imam as bersabda: \u201cFathimah, salam sejahtera atas Fathimah. Karena engkau telah menamainya Fathimah maka berhati-hatilah. Jangan sampai engkau memukulnya, mengucapkan perkataan buruk kepadanya, dan muliakanlah ia.\u201d<\/p>\n<div><\/div>\n<div>Wanita mulia nan agung yang menjadi kekasih Allah dan Rasul-Nya itu bernama Fathimah. Keagungannya telah dinyatakan oleh manusia termulia dan makhluk Allah teragung, Muhammad saw yang segala pernyataannya tidak mungkin salah. Pada kesempatan ini, kita akan melihat beberapa sebutan mulia bagi wanita agung tersebut, disamping banyak nama dan sebutan lagi yang disematkan pada pribadi kekasih Allah dan Rasul-<span lang=\"IN\">N<\/span>ya itu. Di antaranya ialah;<\/div>\n<div><\/div>\n<div><strong>FATHIMAH<\/strong>.<\/div>\n<div>Syaikh Shaduq dalam kitab \u201cI\u2019lall Asy-Syara\u2019i\u201d dan Allamah\u00a0<span lang=\"IN\">A<\/span>l-Majlisi dalam kitab \u201cBihar\u00a0<span lang=\"IN\">A<\/span>l-Anwar\u201d telah menukil riwayat dari Imam Ja&#8217;far bin Muhammad As-Shadiq as, bahwasanya beliau bersabda: \u201cSewaktu Sayyidah Fathimah\u00a0<span lang=\"IN\">Az-<\/span>Zahra as terlahir, Allah swt memerintahkan para Malaikat untuk turun ke bumi dan memberitahukan nama ini kepada Rasulullah. Maka Rasulullah saw pun memberi nama Fathimah kepadanya.\u201d (Bihar\u00a0<span lang=\"IN\">A<\/span>l-Anwar jilid 43 halaman 13)<\/div>\n<div><\/div>\n<div>Imam Ali bin Musa Ar-Ridho as telah meriwayatkan hadis dari ayahnya, dimana ayahnya telah meriwayatkan dari para datuknya hingga sampai ke Rasulullah saw, bahwasanya beliau bersabda: \u201cWahai Fathimah, tahukah engkau kenapa dinamakan Fathimah ?\u201d. Kemudian Imam Ali as bertanya: \u201cKenapa wahai Rasulullah ?\u201d Rasulullah menjawab, \u201cKarena ia dan pengikutnya akan tercegah dari Api Neraka\u201d. (Bihar\u00a0<span lang=\"IN\">A<\/span>l-Anwar jilid 43 halaman 14). Atau dalam riwayat lain beliau bersabda: \u201cKarena terlarang Api Neraka baginya dan para pecintanya\u201d.(Bihar\u00a0<span lang=\"IN\">A<\/span>l-Anwar jilid 43 halaman 15)<\/div>\n<div><\/div>\n<div>Imam Ali bin Abi Thalib as bersabda, \u201cAku telah mendengar Rasulullah bersabda: \u201cIa dinamakan Fathimah karena Allah akan menyingkirkan Api Neraka darinya dan dari keturunannya. Yakni keturunannya yang meninggal dalam keadaan beriman dan meyakini segala sesuatu yang diturunkan kepadaku (Rasulullah saw).\u201d (Bihar\u00a0<span lang=\"IN\">A<\/span>l-Anwar jilid 43 halaman 18-19)<\/div>\n<div><\/div>\n<div><strong>ZAHRA.<\/strong><\/div>\n<div>Zahra artinya ialah \u201cyang bersinar\u201d atau \u201cyang memancarkan cahaya\u201d. Imam Hasan bin Ali Al-Askari (<span lang=\"IN\">I<\/span>mam ke-11) bersabda: \u201cSalah satu sebab Sayyidah Fathimah dinamai\u00a0<span lang=\"IN\">A<\/span>z-Zahra karena 3 kali pada setiap hari beliau akan memancarkan cahaya bagi Imam Ali as.\u201d (Bihar\u00a0<span lang=\"IN\">A<\/span>l-Anwar jilid 43 halaman 11) Memancarkan cahaya bagaikan matahari pada waktu pagi, siang dan terbenam matahari.<\/div>\n<div><\/div>\n<div>Dalam riwayat lain Imam Shadiq as bersabda: \u201cSebab Sayyidah Fathimah dinamakan Zahra karena akan diberikan kepada beliau sebuah bangunan di Surga yang terbuat dari Yaqut merah. Dikarenakan kemegahan dan keagungan bangunan tersebut maka para penghuni Surga melihatnya seakan sebuah bintang di langit yang memancarkan cahaya, dan mereka satu sama lain saling mengatakan bahwa bangunan megah bercahaya itu dikhususkan untuk Fathimah as.\u201d<\/div>\n<div><\/div>\n<div>Dalam riwayat lain dikatakan bahwa, orang-orang telah bertanya kepada Imam Shadiq as: \u201cKenapa Fathimah as dinamakan Zahra ?\u201d Beliau menjawab: \u201cKarena sewaktu beliau berada di mihrab (untuk beribadah) cahaya memancar darinya untuk para penghuni langit, bagaikan pancaran cahaya bagi para penghuni bumi.\u201d (Namha wa Alqaab Hadzrate Fathimah Zahra halaman: 22)<\/div>\n<div>\n<div><strong>UMMU ABIHA.<\/strong><\/div>\n<div>Panggilan kesayangan bagi Sayyidah Fathimah adalah Ummu Abiha (ibu dari ayahnya). Dia adalah puteri yang mulia dari pemimpin para Makhluk, Rasulullah saw, Abil Qasim, Muhammad bin Abdullah bin Abdul Mutholib bin Hasyim.\u00a0Fatimah as memperlakukan Rasul saw lebih dari perlakuan seorang ibu terhadap anaknya, sebagaimana Rasul saw mencintai dan menghormati Az-Zahra\u2019 lebih dari penghormatan seorang anak terhadap ibunya. Sirah Nabawi mengingatkan kita akan sikap Rasul saw saat ditemui Az-Zahra\u2019. Beliau berdiri menyambut, menyalami, mencium, dan mendudukkannya di sisi beliau, serta menemaninya dengan seluruh jiwa.<\/div>\n<div><\/div>\n<div>Ketika Nabi saw terluka dalam Perang Uhud, Sayyidah Fathimah keluar dari Madinah menyambutnya dan menghampiri ayahnya agar hatinya tenang. Ketika melihat luka-lukanya, Fathimah langsung memeluknya. Dia mengusap darah darinya, kemudian mengambil air dan membasuh wajahnya.<\/div>\n<div><\/div>\n<div><strong>MUHADDATSAH<\/strong>.<\/div>\n<div>Muhaddatsah, artinya ialah \u201corang yang\u00a0<span lang=\"IN\">M<\/span>alaikat berbicara dengannya\u201d. Telah dijelaskan bahwasanya para\u00a0<span lang=\"IN\">M<\/span>alaikat dapat berbicara dengan selain para\u00a0<span lang=\"IN\">N<\/span>abi atau para\u00a0<span lang=\"IN\">R<\/span>asul. Dan orang-orang selain para\u00a0<span lang=\"IN\">N<\/span>abi dan\u00a0<span lang=\"IN\">R<\/span>asul itu dapat mendengar suara dan melihat para\u00a0<span lang=\"IN\">M<\/span>alaikat. Sebagaimana dalam\u00a0<span lang=\"IN\">A<\/span>l-Qur\u2019an disebutkan bahwa Allah telah menjelaskan bahwasanya Maryam bin<span lang=\"IN\">ti<\/span>\u00a0Imran as (<span lang=\"IN\">ibunda Nabi Isa Al Masih as<\/span>) telah melihat\u00a0<span lang=\"IN\">M<\/span>alaikat dan berbicara dengannya. Hal ini telah disinyalir dalam surah Ali-Imran ayat 42, \u201cDan (Ingatlah) ketika\u00a0<span lang=\"IN\">M<\/span>alaikat (Jibril) berkata: \u201cHai Maryam, Sesungguhnya Allah telah memilih kamu, mensucikan kamu dan melebihkan kamu atas segala wanita di dunia (di zamannya).\u201d<\/div>\n<div><\/div>\n<div>Dalam sebuah riwayat Imam Shadiq as bersabda: \u201cFathimah dijuluki\u00a0<span lang=\"IN\">M<\/span>uhaddatsah karena para Malaikat selalu turun kepadanya, sebagaimana mereka memanggil Maryam as, berbicara dengannya, dan mereka mengatakan: \u201cWahai Fathimah, sesungguhnya Allah swt telah memilihmu, mensucikanmu dan memilihmu atas perempuan seluruh alam\u201d. Para\u00a0<span lang=\"IN\">M<\/span>alaikatpun menyampaikan kepada Fathimah\u00a0<span lang=\"IN\">Az-<\/span>Zahra as tentang hal-hal yang akan terjadi di masa mendatang, raja-raja yang akan berkuasa, dan hukum-hukum Allah swt. Fathimah\u00a0<span lang=\"IN\">Az-<\/span>Zahra as meminta kepada Imam Ali as untuk menulis semua perkara yang telah disampaikan para\u00a0<span lang=\"IN\">M<\/span>alaikat kepadanya. Serta jadilah kumpulan tulisan tersebut dinamakan dengan Mushaf Fathimah\u201d. (Bihar\u00a0<span lang=\"IN\">A<\/span>l-Anwar jilid 43)<\/div>\n<div><\/div>\n<div>Imam Shadiq as telah berkata kepada Abu Bashir: \u201cMushaf Fathimah berada pada kami (Para Ma&#8217;sumin \/ Imam Ahlul Bait as).\u2026.Mushaf tersebut berisikan hal-hal yang telah diwahyukan Allah kepada ibu kami, Fathimah\u00a0<span lang=\"IN\">Az-<\/span>Zahra as.\u201d (Bihar\u00a0<span lang=\"IN\">A<\/span>l-Anwar jilid 43, Fathimah\u00a0<span lang=\"IN\">A<\/span>z-Wiladat to Syahadat halaman 111)[]<\/div>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>ICC Jakarta &#8211;\u00a0Dalam beberapa sumber telah dijelaskan bahwa nama Fathimah merupakan nama yang sangat disukai oleh para Ma&#8217;sumin<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":5880,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[2],"tags":[273],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5879"}],"collection":[{"href":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=5879"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5879\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/wp-json\/"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=5879"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=5879"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=5879"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}