{"id":6150,"date":"2018-03-06T09:37:35","date_gmt":"2018-03-06T02:37:35","guid":{"rendered":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/?p=6150"},"modified":"2018-03-06T09:37:35","modified_gmt":"2018-03-06T02:37:35","slug":"anak-perempuan-keluar-rumah-tanpa-mengenakan-hijab-ayah-berdosa","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/2018\/03\/06\/anak-perempuan-keluar-rumah-tanpa-mengenakan-hijab-ayah-berdosa\/","title":{"rendered":"Anak Perempuan Keluar Rumah Tanpa Mengenakan Hijab, Ayah Berdosa?"},"content":{"rendered":"<div class=\"short-question clearfix\">\n<div class=\"full-question clearfix\">\n<div id=\"A2_1\" class=\"quest-content\"><strong>Pertanyaan:<\/strong><\/div>\n<div class=\"quest-content\">Saya pernah baca artikel yang intinya seperti ini: Apabila\u00a0 selangkah seorang anak perempuan yang keluar rumah tanpa menggunakan jilbab, berarti selangkah pula ayahnya mendekat ke neraka. Apakah riwayat ini benar?\u00a0Adakah hadits tentang riwayat tersebut?<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<div class=\"short-answer clearfix\">\n<div class=\"plus-title\">\n<div class=\"plus-title-b\">\n<div id=\"A3\" class=\"ShowArrow Down\"><strong>Jawaban:<\/strong><\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<div id=\"A3_1\" class=\"quest-content\">\n<div dir=\"ltr\">Diriwayatkan dari Rasulullah Saw, \u201cSetiap pria yang rela istrinya berhias dan keluar rumah, maka pria itu adalah seorang\u00a0<em>duyuts<\/em>\u00a0(tidak memiliki tanggung jawab sebagai seorang suami\u00a0 yang baik dan taat beragama). Dan barang siapa yang disebut sebagai\u00a0<em>duyuts<\/em>\u00a0maka ia tidak berbuat dosa. Bilamana seorang istri merupakan istri pesolek dan pengguna parfum, dan keluar rumah lalu suaminya ridha dengan apa yang dilakukan ini, maka sebagai ganti langkah yang ia ayunkan, akan dibangunkan bagi suaminya sebuah rumah di neraka.\u201d<a id=\"_ednref1\" title=\"\" href=\"http:\/\/www.islamquest.net\/id\/archive\/question\/id23071#\">[1]<\/a><br \/>\nPenilitian dan riset menyebutkan bahwa disebutkan dalam literatur kuno Syiah, hanya ada\u00a0<em>Jami\u2019 al-Akhbar<\/em>, Syuairi (abad keenam) dan juga tidak disebutkan sanadnya. Allamah Majlisi (w 1110 H) juga dalam\u00a0<em>Bihar al-Anwar<\/em>\u00a0juga mengutip riwayat ini dari\u00a0<em>Jami\u2019 al-Akhbar<\/em>.<a id=\"_ednref2\" title=\"\" href=\"http:\/\/www.islamquest.net\/id\/archive\/question\/id23071#\">[2]<\/a><br \/>\nKalau pun kita harus menutup mata terhadap sanad riwayat ini; kandungan umumnya yang disebutkan pada riwayat-riwayat lain sehubungan dengan celaan dan cercaan terhadap orang yang buruk berhijab dapat disimpulkan beberapa poin sebagai berikut:<\/div>\n<ol dir=\"ltr\">\n<li>Bagaimanapun hjab merupakan bagian dari\u00a0<em>dharuriyat<\/em>\u00a0(hal-hal yang mesti dan pasti) dalam agama Islam dan wajib bagi setiap wanita Muslim untuk mengenakannya secara sempurna. Meninggalkan kewajiban berhijab berkonsekuensi hukuman berat bagi orang yang melakukannya, kecuali ia bertaubat di dunia ini dan menghiasi dirinya dengan hijab syar\u2019i.<\/li>\n<li>Kriteria kebahagiaan di akhirat dan masuk ke surga dalam pandangan al-Quran adalah iman dan amal saleh. Barang siapa yang beriman dan beramal saleh, bertakwa dan tidak melakukan dosa, sesuai dengan janji al-Quran maka ia akan masuk ke dalam surga dan akan abadi di dalamnya.<a id=\"_ednref3\" title=\"\" href=\"http:\/\/www.islamquest.net\/id\/archive\/question\/id23071#\">[3]<\/a><\/li>\n<\/ol>\n<div dir=\"ltr\">\u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 Contoh-contoh amal saleh telah dijelaskan dalam ayat-ayat al-Quran dan hadis; dengan demikian masalah hijab merupakan salah satu masalah yang pasti dalam agama dan contoh nyata amal saleh. Dalam ayat-ayat al-Quran dan riwayat ditegaskan bahwa mengenakan hijab tentu saja akan mendatangkan kebahagiaan dan kemenangan. Sekiranya seseorang tidak\u00a0 menaruh perhatian terhadap hijab maka hal itu akan mendatangkan azab yang pedih bagi yang melakukannya.<\/div>\n<ol dir=\"ltr\">\n<li value=\"3\">Bagaimanapun; riwayat ini dengan penjelasan jelas dan lugas menetapkan tidak adanya perasaan\u00a0<em>ghirah<\/em>(baca: taat beragama) sekelompok pria yang melalaikan masalah hijab terhadap istrinya dan membolehkan mereka dengan bersolek dan berhias untuk lalu-lalang di antara para non mahram.<\/li>\n<li value=\"4\">Meski riwayat ini sehubungan dengna ghairat para suami terhadap para istrinya, namun hal ini tidak menunjukkan bahwa orang-orang lain seperti para ayah dan saudara-saudara boleh tidak memiliki ghairat. Tentu saja peran suami lebih besar ketimbang yang lain.<\/li>\n<li value=\"5\">Dosa hanyak ditulis ketika suami ridha dan rela dengan perbuatan dosa istrinya ini meski sebenarnya ia dapat mencegahnya namun ia tidak menaruh perhatian tentangnya. [iQuest]<\/li>\n<\/ol>\n<div dir=\"ltr\">\n<hr align=\"right\" size=\"1\" width=\"33%\" \/>\n<div id=\"edn1\"><a id=\"_edn1\" title=\"\" href=\"http:\/\/www.islamquest.net\/id\/archive\/question\/id23071#\"><strong>[1]<\/strong><\/a>\u00a0Syairi, Muhamad bin Muhammad,\u00a0<em>J\u00e2mi\u2019 al-Akhb\u00e2r<\/em>, hlm. 1, Mathba\u2019a Haidariyah, Najaf, Cet.1, Tanpa Tahun.<\/div>\n<div id=\"edn2\"><a id=\"_edn2\" title=\"\" href=\"http:\/\/www.islamquest.net\/id\/archive\/question\/id23071#\"><strong>[2]<\/strong><\/a>\u00a0<em>J\u00e2mi\u2019 al-Akhbar<\/em>, karya Syaikh Tajuddin, Muhammad bin Muhammad bin Haidar bin Sya\u2019iri, salah seorang ulama abad keenam. Metode yang digunakan adalah apabila ia menemukan ayat sesuai dengan sebuah persoalan ia menyebutkannya pada awal bab kemudian menukil riwayat yang sehubungan. Syairi menulis bukunya sebagai buku Akhlak Amali karena itu ia menghapus sanad-sanad riwayat supaya volume buku tidak terlalu besar dan pembaca tidak lelah; Majlisi, Muhammad Baqir,\u00a0<em>Bih\u00e2r al-Anw\u00e2r<\/em>, jld. 100, hlm. 249, Beirut, Dar Ihya al-Turats al-\u2018Arabi, Cet. II, 1403 H.<\/div>\n<div id=\"edn3\"><a id=\"_edn3\" title=\"\" href=\"http:\/\/www.islamquest.net\/id\/archive\/question\/id23071#\"><strong>[3]<\/strong><\/a>\u00a0(QS. al-Baqarah [2]:82)<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pertanyaan: Saya pernah baca artikel yang intinya seperti ini: Apabila\u00a0 selangkah seorang anak perempuan yang keluar rumah tanpa<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":5029,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[23],"tags":[273],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6150"}],"collection":[{"href":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=6150"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6150\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/wp-json\/"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=6150"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=6150"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=6150"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}