{"id":6961,"date":"2018-07-06T07:05:55","date_gmt":"2018-07-06T00:05:55","guid":{"rendered":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/?p=6961"},"modified":"2018-07-06T07:05:55","modified_gmt":"2018-07-06T00:05:55","slug":"dukung-palestina-seorang-yahudi-swedia-jalan-kaki-5-000-km","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/2018\/07\/06\/dukung-palestina-seorang-yahudi-swedia-jalan-kaki-5-000-km\/","title":{"rendered":"Dukung Palestina, Seorang Yahudi Swedia Jalan Kaki 5.000 Km"},"content":{"rendered":"<div style=\"text-align: justify;\"><strong>ICC Jakarta &#8211;<\/strong> Adalah Benjamin Ladraa, seorang aktivis Swedia, yang memiliki misi jalan kaki sepanjang 5.000 kilometer (dari negaranya ke Palestina) sebagai bentuk kampanye pro-Palestina. Tujuan utama dari misinya tersebut adalah untuk mengungkapkan solidaritas atas penderitaan warga Palestina, meningkatkan kesadaran internasional akan pendudukan Israel, dan pelanggaran hak asasi manusia.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">Orang tua Ladraa adalah seorang Yahudi. Ia memulai tersebut sejak delapan Agustus tahun lalu. Rencananya, pada hari ini, Kamis (5\/7), ia akan menyelesaikan misi perjalanannya tersebut.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">\u201cBesok saya akan membuat penyelesaian terakhir dari perjalanan saya dan tiba di wilayah perbatasan Palestina yang diduduki,\u201d tulis Ladraa di akun Instargamnya\u00a0@walktopalestine.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">Dia mengungkapkan, untuk menyelesaikan misinya tersebut akan tidak lah mudah. Pasalnya, tentara Israel mungkin tidak akan mengizinkannya memasuki wilayah yang diduduki Israel. Namun jika itu benar-benar terjadi, maka ia menilai itu adalah kesempatan yang baik bagi media di seluruh dunia.\u00a0 Mereka bisa melaporkan bagaimana Israel menghalangi aktivis HAM memasuki Palestina.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">\u201cJadi saya ingin semua orang menghubungi banyak surat kabar, stasiun TV, kantor berita, dan yang lainnya, dan membagikan cerita ini,\u201d sambungnya.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">Dikutip dari\u00a0Daily Sabah, aksi Ladraa itu bukan lah sesuatu yang\u00a0\u2018ujug-ujug\u2019. Sebelumnya, Ladraa pernah mengunjungi Palestina selama tiga pekan. Selama di sana, ia sadar\u00a0 bahwa Israel telah banyak melakukan pelanggaran HAM terhadap warga Palestina.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">Beberapa waktu setelah itu, dia memutuskan untuk keluar dari pekerjaan dan studi untuk memulai misinya, yaitu berjalan sepanjang 5.000 kilometer. Selama menjalankan misinya itu, Ladraa selalu membawa bendera, serban, dan kopiah, sebagai simbol kemerdekaan Palestina. Untuk membiayai misinya tersebut, dia menjual apa yang dimilikinya dan menerima donasi dari mereka yang mendukungnya.\u00a0(Red: Muchlishon\/NU Online)<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>ICC Jakarta &#8211; Adalah Benjamin Ladraa, seorang aktivis Swedia, yang memiliki misi jalan kaki sepanjang 5.000 kilometer (dari<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":6962,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[5],"tags":[273],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6961"}],"collection":[{"href":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=6961"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6961\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/wp-json\/"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=6961"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=6961"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=6961"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}