{"id":6986,"date":"2018-07-10T06:16:06","date_gmt":"2018-07-09T23:16:06","guid":{"rendered":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/?p=6986"},"modified":"2018-07-10T06:16:06","modified_gmt":"2018-07-09T23:16:06","slug":"pilihan-nabi-adam-as-terhadap-akal","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/2018\/07\/10\/pilihan-nabi-adam-as-terhadap-akal\/","title":{"rendered":"Pilihan Nabi Adam as Terhadap Akal"},"content":{"rendered":"<div class=\"short-question clearfix\">\n<div class=\"full-question clearfix\">\n<div id=\"A2_1\" class=\"quest-content\" style=\"text-align: justify;\"><strong>ICC Jakarta &#8211;<\/strong>\u00a0Terdapat hadis yang menjelaskan bahwa Malaikat Jibril diutus oleh Allah untuk memberikan 3 pilihan kepada Nabi Adam antara lain, akal, agama\u00a0dan rasa malu. Kemudian Adam memilih akal, yang kemudian agama dan rasa malu ikut Nabi Adam. Agama dan rasa malu menyatakan bahwa Allah telah menyuruh kami selalu bersama akal.&#8221;\u00a0Bagaimana kedudukan hadis ini sebenarnya, apakah hadis ini merupakan hadis sahih?<\/div>\n<div class=\"quest-content\" style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div class=\"quest-content\" style=\"text-align: justify;\">Dalam beberapa riwayat disebutkan adanya hubungan kuat antara akal, agama dan keduanya dengan rasa malu. Kandungan riwayat ini juga mendapat penegasan pada riwayat-riwayat lainnya meski dari sudut pandang sanad riwayat ini terdapat beberapa orang\u00a0 yang telah dilemahkan namun kandungan riwayat ini sangat kuat sehingga para ahli hadis seperti Syaikh Kulaini bersandar pada riwayat ini dan menuliskannya pada kitabnya Ushul al-Kafi.<\/div>\n<div class=\"quest-content\" style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<div class=\"short-answer clearfix\">\n<div class=\"full-answer clearfix\">\n<div class=\"plus-title\" style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div id=\"A4_1\" class=\"quest-content\">\n<div dir=\"ltr\">\n<div style=\"text-align: justify;\">Hadis kedua dari hadis-hadis yang terangkum dalam bab al-\u2018aql wa al-jahl pada kitab Ushul al-Kafi; terdapat sebuah riwayat yang disebutkan. Dalam riwayat ini, Asbagh bin Nabatah meriwayatkan dari Imam\u00a0 Ali As sebagai berikut:<br \/>\n\u201cJibril turun kepada Adam dan berkata, \u2018Wahai Adam! Aku ditugaskan supaya engkau\u00a0 memilih salah satu dari tiga pilihan; karena itu pilihlah salah\u00a0 satu di\u00a0 antaranya dan tinggalkan keduanya.\u2019 Adam berkata, \u2018Apakah ketiga\u00a0 pilihan itu?\u2019 \u2018Akal,\u00a0 rasa malu (haya)\u00a0 dan agama.\u2019 Jawab Jibril.<br \/>\nAdam\u00a0 berkata, \u2018Aku memilih akal.\u2019<br \/>\nKemudian Jibril berkata\u00a0 kepada rasa malu dan agama, \u2018Silahkan kalian kembali dan biarkanlah ia.\u2019 \u2018Wahai Jibril!\u2019 Kami bertugas untuk menemani di manapun akal berada.\u2019 Timpal keduanya.<br \/>\n\u2018Kalian tahu sendiri.\u2019 Pungkas Jibril kemudian pergi.\u201d<a id=\"_ednref1\" title=\"\" href=\"http:\/\/www.islamquest.net\/id\/archive\/question\/id22480#\">[1]<\/a><\/p>\n<p><strong>Sanad Riwayat<\/strong><br \/>\nSyaikh Kulaini menukil riwayat ini dari Ali bin Muhammad, dari Sahal bin Ziyad, dari Amru bin Usman, dari Mufaddhal bin\u00a0 Saleh, dari Sa\u2019ad bin Thuraif, dari Asbagh bin Nabata, dari Imam Ali As.<br \/>\nKedudukan dan posisi Syaikh Kulaini jelas bagi setiap orang dan derajatnya witsaqah-nya sangat terang. Ali bin Muhammad salah seorang guru Kulaini dan ia tidak lain\u00a0 Ali bin Muhammad Alan Kulaini. Najasyi berkata tentangnya, \u201cAli bin Muhammad yang lebih dikenal dengan Alan Kulaini adalah seorang tsiqah dan terpercaya. Ia terbunuh di Mekah Mukarramah.<a id=\"_ednref2\" title=\"\" href=\"http:\/\/www.islamquest.net\/id\/archive\/question\/id22480#\">[2]<\/a><br \/>\nSahal bin Ziyad; meski dilemahkan,<a id=\"_ednref3\" title=\"\" href=\"http:\/\/www.islamquest.net\/id\/archive\/question\/id22480#\">[3]<\/a>\u00a0namun dalam satu perkataan Syaikh Thusi; ia telah di-<em>tautsiq\u00a0<\/em>dan pada akhirya riwayat ini dapat diandalkan.<br \/>\nAmru bin Usman; yang bergelar al-Khazar termasuk sebagai orang\u00a0<em>tsiqah<\/em>\u00a0dan terpercaya.<a id=\"_ednref4\" title=\"\" href=\"http:\/\/www.islamquest.net\/id\/archive\/question\/id22480#\">[4]<\/a><br \/>\nMufaddhal bin Saleh; pada sebagian ungkapan Najjasyi<a id=\"_ednref5\" title=\"\" href=\"http:\/\/www.islamquest.net\/id\/archive\/question\/id22480#\">[5]<\/a>\u00a0dan Ibnu Ghadhairi<a id=\"_ednref6\" title=\"\" href=\"http:\/\/www.islamquest.net\/id\/archive\/question\/id22480#\">[6]<\/a>\u00a0telah dilemahkan, meski para ulama rijal lainnya tidak berbicara tentangnya.<a id=\"_ednref7\" title=\"\" href=\"http:\/\/www.islamquest.net\/id\/archive\/question\/id22480#\">[7]<\/a><br \/>\nSa\u2019ad bin Thuraif; ia adalah salah seorang hakim pemerintahan yang menukil riwayat dari Imam Baqir As dan Imam Shadiq As. Dengan memperhatikan ucapan Najjasyi tentangnya, dapat disimpulkan bahwa validitas riwayatnya bergantung pada beberapa indikasi yang terdapat pada setiap riwayat. Dengan adanya indikasi-indikasi seperti itu, riwayatnya dapat diterima.<a id=\"_ednref8\" title=\"\" href=\"http:\/\/www.islamquest.net\/id\/archive\/question\/id22480#\">[8]<\/a><br \/>\nAsbagh bin Nabata yang merupakan salah seorang pembesar dan sahabat khusus Imam Ali As\u00a0 dan hidup beberapa setelah kesyahidan Imam Ali As. Ia meriwayatkan surat Malik bin Asytar yang terkenal itu dan wasiat Imam Ali As kepada putranya, Muhammad bin Hanafiyah dari Amirul Mukminin Ali bin Abi Thalib As.<a id=\"_ednref9\" title=\"\" href=\"http:\/\/www.islamquest.net\/id\/archive\/question\/id22480#\">[9]<\/a><br \/>\nBagaimanapun, riwayat\u00a0 ini disebabkan adanya beberapa orang seperti Sahal bin Ziyad dan Mufadhdhal bin Saleh dalam mata rantai sanad dan dari sisi lainnya terdapat beberapa ulama besar seperti Muhammad Baqir Majlisi Rah melemahkannya.<a id=\"_ednref10\" title=\"\" href=\"http:\/\/www.islamquest.net\/id\/archive\/question\/id22480#\">[10]<\/a><\/p>\n<p><strong>Petunjuk dan Kandungan Hadis<\/strong><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">\nRiwayat yang menjadi obyek bahasan adalah bukti kedudukan tinggi akal dan keharusan penyertaan agama dan rasa malu dengannya sedemikian sehingga dapat disimpulkan bahwa dengan adanya akal; agama dan rasa malu\u00a0 juga akan hadir menyertai dan akal adalah pemimpin bagi keduanya.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">\nHal ini juga dapat disimpulkan\u00a0 dari riwayat lainnya. Dalam\u00a0 sebagian riwayat disebutkan, \u201cAkal adalah sesuatu yang dengannya Tuhan disembah dan dengan perantaranya surga akan diraih.\u201d<a id=\"_ednref11\" title=\"\" href=\"http:\/\/www.islamquest.net\/id\/archive\/question\/id22480#\">[11]<\/a>\u00a0Atau pada riwayat lainnya, \u201cBarang siapa yang berakal maka ia telah beragama dan barang siapa yang beragama maka ia akan memasuki surga.\u2019<a id=\"_ednref12\" title=\"\" href=\"http:\/\/www.islamquest.net\/id\/archive\/question\/id22480#\">[12]<\/a><br \/>\nBoleh jadi kandungan riwayat ini pada sebagian riwayat lainnya telah menyebabkan, meski adanya sebagian orang lemah dalam mata rantai periwayatan riwayat ini, karena kandungannya yang kuat dan mendapat sokongan, riwayat ini disebutkan dalam kitab-kitab hadis seperti\u00a0<em>al-K\u00e2fi.<\/em><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">\nYang dimaksud dengan turunnya Jibril adalah bahwa pada masa hidup Nabi Adam As terjadi dialog di bumi antara Jibril dan Adam. Yaitu pada masa ketika Nabi Adam As menjadi khalifah di muka bumi dan memiliki akal, kesempurnaan, rasa malu dan agama! Karena itu untuk menjelaskan hal ini yang boleh jadi maksud pemilihan Adam dalam memilih salah satu dari akal, agama dan rasa malu, untuk sampai pada kesempurnaan ketiganya harus dimiliki.<a id=\"_ednref13\" title=\"\" href=\"http:\/\/www.islamquest.net\/id\/archive\/question\/id22480#\">[13]<\/a><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">\nDengan kata lain,\u00a0 ucapan ini, memiliki sisi edukasi\u00a0 sehingga Nabi Adam dapat sampai pada kesempurnaan ideal karena akal merupakan karunia besar dan Allah Swt menganugerahkan karunia besar ini kepadanya sehingga dengan perantara ini ia lebih banyak bersyukur kepada Allah Swt.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">\nPersoalan lainnya tentang \u201cengkau tahu sendiri\u201d yang disampaikan Jibril\u00a0 kepada rasa malu dan agama. Seolah Jibril As tidak mengetahui bahwa rasa malu dan agama selalu menyertai di\u00a0 manapun akal berada; dan kemudian setelah Adam memilih, ia memerintahkan kepada\u00a0 keduanya untuk berpisah dari akal. Keduanya\u00a0 dalam menjawab\u00a0 perkataan Jibril menyampaikan, \u201cDi\u00a0 manapun akal berada kami akan selalu menyertai!\u201d Dan kemudian Jibril menimpali, \u201cBerbuatlah apa pun yang kalian sendiri ketahui.\u201d<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">\nKarena itu, meski riwayat ini memiliki sebagian kelemahan sanad, namun secara keseluruhan dapat diterima dan diyakini bahwa hadis ini disampaikan oleh seorang maksum\u00a0 As.\u00a0 [iQuest]<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<hr align=\"right\" size=\"1\" width=\"33%\" \/>\n<div id=\"edn1\" style=\"text-align: justify;\"><a id=\"_edn1\" title=\"\" href=\"http:\/\/www.islamquest.net\/id\/archive\/question\/id22480#\">[1]<\/a>. Muhammad bin Yakub Kulaini,\u00a0<em>al-K\u00e2fi<\/em>, Riset dan edit oleh Ali Akbar Ghaffari dan Muhammad Akhundi, jil. 1, hal. 10, Tehran, Dar al-Kutub al-Islamiyah, Cetakan Keempat, 1407 H.<\/div>\n<div id=\"edn2\" style=\"text-align: justify;\"><a id=\"_edn2\" title=\"\" href=\"http:\/\/www.islamquest.net\/id\/archive\/question\/id22480#\">[2]<\/a>. Ahmad Ali Najjasyi,\u00a0<em>Fahrast Asma Mushannaf al-Syi\u2019ah (Rij\u00e2l Najj\u00e2syi)<\/em>, hal. 260, Qum, Daftar Intisyarat Islami, Cetakan Keenam, 1365 S.<\/div>\n<div id=\"edn3\" style=\"text-align: justify;\"><a id=\"_edn3\" title=\"\" href=\"http:\/\/www.islamquest.net\/id\/archive\/question\/id22480#\">[3]<\/a>.\u00a0<em>Ibid<\/em>, hal. 185.<\/div>\n<div id=\"edn4\" style=\"text-align: justify;\"><a id=\"_edn4\" title=\"\" href=\"http:\/\/www.islamquest.net\/id\/archive\/question\/id22480#\">[4]<\/a>. Muhammad bin Hasan, Syaikh Thusi,\u00a0<em>al-Abw\u00e2b (Rij\u00e2l Thusi)<\/em>, Riset dan edit oleh Jawad Qayyumi Isfahani, hal. 387, Qum, Daftar Intisyarat Islami, Cetakan Ketiga, 1427 H.<\/div>\n<div id=\"edn5\" style=\"text-align: justify;\"><a id=\"_edn5\" title=\"\" href=\"http:\/\/www.islamquest.net\/id\/archive\/question\/id22480#\">[5]<\/a>.\u00a0<em>Rij\u00e2l Najj\u00e2syi<\/em>, hal. 287.<\/div>\n<div id=\"edn6\" style=\"text-align: justify;\"><a id=\"_edn6\" title=\"\" href=\"http:\/\/www.islamquest.net\/id\/archive\/question\/id22480#\">[6]<\/a>.\u00a0<em>Ibid<\/em>, hal. 128.<\/div>\n<div id=\"edn7\" style=\"text-align: justify;\"><a id=\"_edn7\" title=\"\" href=\"http:\/\/www.islamquest.net\/id\/archive\/question\/id22480#\">[7]<\/a>. Ahmad bin Husain Ghadhairi,\u00a0<em>Kit\u00e2b al-Dhua\u2019fa<\/em>, hal. 88, Qum, Muassasah Ismailiyan, 1364 H.<\/div>\n<div id=\"edn8\" style=\"text-align: justify;\"><a id=\"_edn8\" title=\"\" href=\"http:\/\/www.islamquest.net\/id\/archive\/question\/id22480#\">[8]<\/a>.\u00a0<em>Rij\u00e2l Najj\u00e2syi<\/em>, hal. 187.<\/div>\n<div id=\"edn9\" style=\"text-align: justify;\"><a id=\"_edn9\" title=\"\" href=\"http:\/\/www.islamquest.net\/id\/archive\/question\/id22480#\">[9]<\/a>.\u00a0<em>Ibid<\/em>, hal. 8.<\/div>\n<div id=\"edn10\" style=\"text-align: justify;\"><a id=\"_edn10\" title=\"\" href=\"http:\/\/www.islamquest.net\/id\/archive\/question\/id22480#\">[10]<\/a>. Muhammad Baqir Majlisi,\u00a0<em>Mir\u2019at al-\u2018Uqul fi Syarh Akhb\u00e2r \u00c2li al-Rasul<\/em>, Riset dan edit oleh Sayid Hasyim Rasuli, jil. 1, hal. 32, Tehran, Dar al-Kutub al-Islamiyah, Cetakan Kedua, 1404 H.<\/div>\n<div id=\"edn11\"><a id=\"_edn11\" title=\"\" href=\"http:\/\/www.islamquest.net\/id\/archive\/question\/id22480#\">[11]<\/a>.\u00a0<em>Al-K\u00e2fi<\/em>, jil. 1, hal. 11.<\/div>\n<div id=\"edn12\"><a id=\"_edn12\" title=\"\" href=\"http:\/\/www.islamquest.net\/id\/archive\/question\/id22480#\">[12]<\/a>.\u00a0<em>Ibid.\u00a0<\/em><\/div>\n<div id=\"edn13\"><a id=\"_edn13\" title=\"\" href=\"http:\/\/www.islamquest.net\/id\/archive\/question\/id22480#\">[13]<\/a>.\u00a0<em>Mir\u2019at al-\u2018Uqul fi Syarh Akhb\u00e2r \u00c2li al-Rasul<\/em>, jil. 1, hal. 32.<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>ICC Jakarta &#8211;\u00a0Terdapat hadis yang menjelaskan bahwa Malaikat Jibril diutus oleh Allah untuk memberikan 3 pilihan kepada Nabi<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":6987,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[16],"tags":[273],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6986"}],"collection":[{"href":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=6986"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6986\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/wp-json\/"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=6986"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=6986"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=6986"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}