{"id":7118,"date":"2018-08-06T17:24:15","date_gmt":"2018-08-06T10:24:15","guid":{"rendered":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/?p=7118"},"modified":"2018-08-06T17:24:15","modified_gmt":"2018-08-06T10:24:15","slug":"fatimah-az-zahra-a-s-dalam-surat-al-kautsar","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/2018\/08\/06\/fatimah-az-zahra-a-s-dalam-surat-al-kautsar\/","title":{"rendered":"Fatimah Az Zahra A.S. Dalam Surat Al-Kautsar"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><strong>ICC Jakarta &#8211;<\/strong> Dalam Tafsir Al-Mizan, Allamah Thabathaba\u2019i mengatakan bahwa para Mufasir mempunyai banyak perbedaan pendapat dalam memaknai \u2018Kautsar\u2019.\u00a0Dalam tafsirnya Allamah menukil 14 makna. Beberapa di antaranya adalah sebagian mufasir menafsirkan dengan keturunan yang banyak, ada juga yang memaknai nikmat yang banyak, sebagian lagi menafsirkan kautsar sebagai telaga di surga. Ada juga yang menafsirkanya dengan para sahabat dan pengikut sampai hari kiamat lalu makna ayat pun menjadi,\u00a0\u2018Kami memberikan kamu para sahabat dan pengikut sampai hari kiamat\u2019.\u00a0Namun Allamah menulis bahwa makna \u2018keturunan yang banyak\u2019 lebih sesuai dengan makna\u00a0Kautsar. Beliau berdalil dengan melihat ayat selanjutnya yaitu\u00a0\u201cInna syaniaka huwal abtar\u201d\u00a0yang artinya bahwa\u00a0\u201csesungguhnya, musuh-musuh mu-lah yang terputus (keturunannya).\u201d<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Jadi ketika\u00a0Kautsar\u00a0dimaknai selain \u2018keturunan yang banyak\u2019 misalnya dengan telaga di surga maka hubungan ayat akan terputus dan hubungan makna ayat menjadi rancu. Ia akan menjadi \u201cSesungguhnya Kami telah memberi mu telaga (di surga), maka shalatlah untuk Tuhan mu dan berkurbanlah. Sesungguhnya musuh-musuh mu lah yang terputus.\u201d\u00a0Apa hubungan telaga dengan terputusnya musuh-musuh? Akan tetapi ketika\u00a0kautsardimaknai dengan keturunan yang banyak maka hubungan antara ayat satu dengan yang lainnya akan terjalin.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selain itu terdapat banyak riwayat yang menjelaskan bahwa surah ini turun berkenaan tentang musuh-musuh Nabi yang mengolok-olok beliau dengan mengatakan bahwa beliau tidak akan mempunyai keturunan. Karena pada waktu itu dua putra Nabi yakni Qasim dan Abdullah meninggal dunia. Maka dari itu, setiap Mufasir dianggap keliru apabila memaknai\u00a0Kautsar\u00a0selain dengan makna keturunan yang banyak. (Tarjumeh-ye Al-Mizan, jild 20, hal 640)<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selanjutnya, pertanyaannya adalah siapa\u00a0mishdaq\u00a0dari\u00a0Kautsar?\u00a0Yang mana keturunan dan\u00a0dzuriyat\u00a0Nabi saw bisa terhubung hingga sekarang. Tidak lain bahwa\u00a0Kautsar\u00a0adalah Sayyidah Fathimah Az-Zahra as. Tidak diragukan bahwa melalui Sayidah Fathimah lah keturunan Nabi saw bisa terhubung hingga saat ini dan bukan hanya menjaga keturunan Nabi, akan tetapi beberapa putra-putra Fathimah as yang terpilih menjadi Imam telah menjaga Islam murni sampai saat ini.\u00a0\u00a0(Sutia)<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>ICC Jakarta &#8211; Dalam Tafsir Al-Mizan, Allamah Thabathaba\u2019i mengatakan bahwa para Mufasir mempunyai banyak perbedaan pendapat dalam memaknai<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":5926,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[2],"tags":[273],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7118"}],"collection":[{"href":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=7118"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7118\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/wp-json\/"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=7118"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=7118"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=7118"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}