{"id":8512,"date":"2019-02-22T09:14:30","date_gmt":"2019-02-22T09:14:30","guid":{"rendered":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/?p=8512"},"modified":"2019-02-22T09:14:31","modified_gmt":"2019-02-22T09:14:31","slug":"tiga-bukti-peradaban-afrika-pernah-maju-dan-tak-terbelakang","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/2019\/02\/22\/tiga-bukti-peradaban-afrika-pernah-maju-dan-tak-terbelakang\/","title":{"rendered":"Tiga Bukti Peradaban Afrika Pernah Maju dan tak Terbelakang"},"content":{"rendered":"\n<p><strong>ICC Jakarta &#8211; <\/strong>Berdasarkan temuan arkeolog, Afrika menjadi tempat kelahiran umat manusia. Tanah sahara ini juga dikenal dengan keindahan alam dan budayanya.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Namun, sedikit yang mengetahui bahwa dalam sejarah panjangnya, Afrika juga memiliki kontribusi terhadap perkembangan tekonologi dan inovasi.<\/p>\n\n\n\n<p>Teknologi adalah bagian penting dari pengembangan budaya, dan biasanya diciptakan karena kebutuhan dan keinginan masyarakat yang maju.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Jika asal usul manusia ditemukan dari Afrika, maka tentu teknologi, yang menyertai perkembangan manusia, juga berasal dari sana.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Artikel ini akan membahas tentang teknologi dari tanah sahara yang berasal dari milenium kedua sebelum mesehi, atau dari tahun 2000 SM sampai 1001 SM.<\/p>\n\n\n\n<p> Teknologi itu kemudian menyebar ke seluruh wilayah Benua Afrika. Berikut ini tiga bukti kemajuan teknologi dan inovasi di Benua Afrika pada masa itu.\u00a0 <\/p>\n\n\n\n<p><strong>Pertama, Metalurgi dan Penggalian<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Metalurgi menjadi satu-satunya teknologi paling penting di Benua Afrika sebelum terjadinya kolonisasi Eropa.<\/p>\n\n\n\n<p>Orang-orang Nubia, yang sekarang disebut Sudan dan Mesir sangat ahli di bidang metalurgi dan penggalian. Salah satu kota kuno Nubia, Meroe di sebut-sebut sebagai kota yang luar biasa.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Di sini, pusat teknologi metal berkembang pesat. Mulai dari besi, perunggu hingga beragam batuan berharga. Bahkan, makam-makam pada masa itu pun berlapis metal.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Teknologi ini pun menyebar luas seperti ke Mesir Kuno, Kekaisaran Yunani-Romawi, hingga masyarakat Aksum (100-700 M) yang tinggal di wilayah yang saat ini bernama Ethiopia dan Dataran Tinggi Eritrea.<\/p>\n\n\n\n<p>Kerajaan Aksum, peradaban kuno Etiopia tampaknya menjadi yang paling inovatif dalam hal penggalian. Mereka memiliki pengetahuan luas tentang granit.&nbsp; &nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Djenne-Djenno, sebuah Situs Warisan Dunia UNESCO yang terletak di Lembah Sungai Niger di negara Mali menunjukkan bahwa metalurgi tiba di Afrika Barat sekitar milenium pertama SM.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Pada milenium pertama masehi, produksi besi dirasa terlalu besar sehingga ide ekspor pun muncul.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Banyak masyarakat dari Afrika Selatan kemudian bertindak sebagai eksportir metal di awal milenium kedua.<\/p>\n\n\n\n<p>Beragam peralatan pertanian, senjata, perhiasan dari metal ditemukan di berbagai situs arkeologi di sana.<\/p>\n\n\n\n<p>&#8220;Soninke (Etnis Afrika Barat) adalah yang pertama mengambil keuntungan dari teknologi pengerjaan besi yang dikembangkan di Afrika Barat sekitar 500 SM hingga 400 SM,&#8221; tulis Khaleel Shaikh dikutip dari laman\u00a0<em>muslimheritage<\/em>.\u00a0 <\/p>\n\n\n\n<p>Penduduk Pantai Afrika Timur dan pulau-pulau yang mengelilingi wilayah tersebut juga memiliki industri metalurgi yang menguntungkan.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Ada banyak contoh peleburan dan penempaan besi di seluruh pantai timur, termasuk Kepulauan Comoro dan Madagaskar.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Metalurgi juga hadir di Zambia dan Afrika Tengah. Selama paruh pertama milenium kedua masehi, penggalian arkeologis telah mengungkapkan penambangan luas dan karya-karya logam yang keluar di Zambia.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Di Zimbabwe Besar, emas, besi, tembaga, dan timah juga dapat ditemukan dalam bentuk alat, senjata, dan perhiasan.<\/p>\n\n\n\n<p>\u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0\u00a0<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>ICC Jakarta &#8211; Berdasarkan temuan arkeolog, Afrika menjadi tempat kelahiran umat manusia. Tanah sahara ini juga dikenal dengan<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":8513,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[13],"tags":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8512"}],"collection":[{"href":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=8512"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8512\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":8514,"href":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8512\/revisions\/8514"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/wp-json\/wp\/v2\/media\/8513"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=8512"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=8512"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=8512"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}