{"id":8966,"date":"2019-04-11T02:24:25","date_gmt":"2019-04-11T02:24:25","guid":{"rendered":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/?p=8966"},"modified":"2019-04-12T02:26:26","modified_gmt":"2019-04-12T02:26:26","slug":"peringatan-keras-iran-dan-sikap-mundur-as","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/2019\/04\/11\/peringatan-keras-iran-dan-sikap-mundur-as\/","title":{"rendered":"Peringatan Keras Iran dan Sikap Mundur AS"},"content":{"rendered":"\n<p>ICC Jakarta &#8211; Sehari\nsetelah Republik Islam Iran menyatakan bahwa pasukan Amerika Serikat di kawasan\nAsia Barat akan dicap sebagai teroris, Departemen Pertahanan Amerika\nmengatakan, Iran bukan ancaman darurat bagi AS<\/p>\n\n\n\n<p>Juru bicara Pentagon,\nRebecca Rebarich menekankan, Pentagon tidak menganggap Iran sebagai ancaman\nterdekat bagi mereka. Sebelum ini dan menyusul pencantuman nama Sepah Pasdaran\nIran atau IRGC di lis kelompok teroris Deplu AS, Tehran menyatakan bahwa untuk selanjutnya\nKomando Sentral Amerika Serikat (CENTCOM) dan pasukan Amerika yang ditempatkan\ndi Asia Barat akan dianggap sebagai teroris.<\/p>\n\n\n\n<p>Keputusan ini memicu\nkekhawatiran akan langkah balasan Iran terhadap aksi pemerintah AS menyebut\nstruktur militer sebuah negara anggota PBB sebagai teroris. Kekhawatiran ini\nmuncul karena pangkalan militer dan puluhan ribu pasukan Amerika di kawasan\nberada dalam jangkauan angkatan bersenjata Republik Islam Iran dan setiap\nlangkah permusuhan terhadap IRGC akan memicu balasan keras dari Tehran.\nSementara Presiden AS Donald Trump sendiri berulang kali mengkritik anggaran\ntujuh miliar dolar bagi perang di Irak dan Afghanistan.<\/p>\n\n\n\n<p>Oleh karena itu, sudah\ndapat diprediksikan bahwa sikap kuat dan unjuk persautan nasional di Iran dalam\nmendukung Sepah Pasdaran akan memaksa AS mundur dari sikap awalnya. Meski\ndemikian, berlanjutnya perbedaan pendapat di dalam negeri Amerika juga\nmempengaruhi sikap terbaru Pentagon yang menyebut Tehran bukan ancaman terdekat\nWashington.<\/p>\n\n\n\n<p>Media massa Amerika\nsebelumnya menyebutkan bahwa Pentagon dan Dinas Rahasia AS (CIA) sejak awal\nmenentang pencantuman Sepah Pasdaran di list kelompok teroris karena takut\nbalasan Iran. Penentangan ini mendorong beberapa kali upaya Gedung Putih gagal\nbaik itu di era Barack Obama maupun di era Donald Trump. Namun sepertinya\ndengan perubahan susunan tim keamanan nasional pemerintah AS dan hadirnya\nsosok-sosok radikal dan haus perang seperti Mike Pompeo di posisi menteri luar\nnegeri dan John Bolton, penasihat keamanan nasional, pada kahirnya presiden\nAmerika bersedia mengambil langkah anti Pasdaran.<\/p>\n\n\n\n<p>Meski demikian,\npendekatan anti keamanan presiden AS menuai penentangan di dalam negeri. Di\nsisi lain, justru unit operasi militer dan interlijen AS di kawasan dan\npetinggi mereka di Washington yang lebih merasakan ancaman dan bahaya dari\nkeputusan ini ketimbang presiden atau penasihat radikalnya yang hanya\nmemikirkan kepentingan politik dan pemilu dari keputusan tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p>Oleh karena itu,\nsepertinya mereka menunda-nunda implementasi statemen terbaru Gedung Putih anti\nPasdaran atau paling tidak, melalui berbagai statemen berusaha meminimalkan\npotensi bentrokan militer antara Iran dan Amerika. Hal ini karena menurut\nRahbar atau Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran Ayatullah al-Udzma Sayid Ali\nKhamenei, era &nbsp;&#8220;memukul dan memanen&#8221; telah lewat dan setiap aksi\npermusuhan Amerika akan mendapat balasan tegas dan setimpal dari Iran.<\/p>\n\n\n\n<p>Deputi menteri luar\nnegeri AS di era pemerintahan Barack Obama, Wendy Sherman seraya menekankan\nrealita ini mengatakan, &#8220;Dengan memberi label teroris sebuah militer\nasing, Kami telah menempatkan pasukan kami dalam bahaya khususnya di Irak dan\nnegara tetangga Iran.&#8221;&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>ICC Jakarta &#8211; Sehari setelah Republik Islam Iran menyatakan bahwa pasukan Amerika Serikat di kawasan Asia Barat akan<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":8967,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[5],"tags":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8966"}],"collection":[{"href":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=8966"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8966\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":8968,"href":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8966\/revisions\/8968"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/wp-json\/wp\/v2\/media\/8967"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=8966"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=8966"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=8966"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}