{"id":9419,"date":"2019-07-01T07:59:33","date_gmt":"2019-07-01T07:59:33","guid":{"rendered":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/?p=9419"},"modified":"2019-07-01T08:25:25","modified_gmt":"2019-07-01T08:25:25","slug":"tanggung-jawab-keluarga-menurut-pandangan-imam-jafar-shadiq-as","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/2019\/07\/01\/tanggung-jawab-keluarga-menurut-pandangan-imam-jafar-shadiq-as\/","title":{"rendered":"Tanggung Jawab Keluarga Menurut Pandangan Imam Ja\u2019far Shadiq as"},"content":{"rendered":"\n<p>ICC Jakarta \u2013\u00a0 Acara Halal bi Halal dan Peringatan Syahadah Imam Shodiq as di ICC Jakarta bersama Ustaz Muhammad Bin Alwi BSA di ICC Jakarta mengangkat tema tanggung jawab keluarga menurut Imam Ja&#8217;far Shadiq as. berikut ulasan sebagian isi dari ceramah beliau.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Tujuan Utama Ibadah adalah\nMendapat Ampunan<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Tujuan paling penting dalam kegiatan ibadah dan taqarub kepada\nAllah SWT adalah demi mendapatkan ampunan Allah SWT. Hal ini sebagaimana\ndiajarkan dalam doa-doa dari Imam Ahlul Bayt as. <\/p>\n\n\n\n<p>Halal bihalal adalah memaafkan dan meminta maaf kepada\nselain kita. Imam Husain as dalam memberikan sesuatu memiliki penjelasan yang\nsangat cantik, beliau berkata, Allah telah membiasakan untuk memberikan\nkepadaku pemberiannya, aku pun ingin membiasakan memberikan kepada\nhamba-hamba-Nya, aku takut kalau aku mengurangi pemberian kepada hamba-Nya,\nAllah akan mengurangi pemberiannya kepadaku. Begitu juga dalam meminta maaf,\nbelajar dari penjelasan Imam Husain as ini harapan terbesar kita adalah kita bisa\nmeminta maaf kepada Allah, berharap mendapatkan ampunanNya, karena itu maka\nkita harus membiasakan diri memberikan maaf kepada hamba-hamba-Nya sehingga\nAllah tidak mengurangi ampunanNya kepada kita. Siapa yang selalu memberikan\nmaaf kepada hamba-Nya maka dia akan selalu mendapatkan ampunan dari-Nya.<\/p>\n\n\n\n<p>Disebutkan bahwa barangsiapa hari jumat sukses, yakni pada\nhari itu dia bisa menjalankan semua kewajiban dengan baik dan juga meninggalkan\nsemua larangannya, Allah akan menjaga dia hingga jumat yang akan datang. Begitu\njuga orang yang hajinya mabrur, maka Allah akan menjaga sepanjang hidupnya. Semoga\nibadah dibulan ramadhan yang kita lakukan diterima oleh Allah SWT. Dan kita\ndalam penjagaan hingga kita bertemu kembali dengan ramadan berikutnya, atau\nkalau kita meninggal maka kita meninggal dalam ampunan dariNya.<\/p>\n\n\n\n<p>Berkaitan dengan syahadah Imam Shodiq as, kita ucapkan\nbela sungkawa kita kepada bunda kita, sayidah Fatimah zahra, kita juga ucapkan\nbela sungkawa sedalam-dalamnya kepada Rasullallah Saw berikut para Imam Maksum\nas, khususnya kita ucapkan belasungkawa ini kepada Baqiyatullah afs. Ucapan duka\natas syahadah Imam Ja\u2019far As Shadiq as.<\/p>\n\n\n\n<p>Madzhab ahlul bait lebih dikenal dengan madzhab ja\u2019fari,\nini adalah sanad yang dihubungkan kepada Imam Ja\u2019far As Shadiq as. Sebuah nikmat\nbesar ketika kita mendapat kesempatan mengenali madzhab ini. Mengenali para\nmanusia suci. Ini adalah keberkahan karena kita mendapat kesempatan untuk\ndatang kepada Allah melalui orang yang dipilihnya, yakni para Imam maksum,\nmelalui insan paling mulia yakni Rasulallah Saw untuk kemudian bertemu\nmenghadap kepada-Nya. Kita datang melalui pintu yang diridhai-Nya. <em>Fa\u2019tul\nbuyuta min abwabiha. <\/em><\/p>\n\n\n\n<p>Imam Shodiq as hidup dengan kakeknya bernama Imam Zainal\nAbidin as Sajjad selama 12 Tahun, dan bersama ayahnya yang bernama Imam\nMuhammad Baqir selama 31 Tahun. Beliau syahid&nbsp;\nkarena diracun pada tanggal 25 Syawal 148 H ketika berumur 65 tahun. <\/p>\n\n\n\n<p><strong>Akhlak dalam Keluarga dan\nKehidupan Imam Shodiq as<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Berbicara masalah Akhlak, akhlak itu tumbuh dirumah-rumah\nmanusia suci ini, mereka tumbuh bersama orang-orang yang memiliki akhlak mulia.\nImam Malik bin Annas salah satu pimpinan madzhab maliki berkata bahwa setiap\nkali dia datang ke tempat Ja\u2019far Ibnu Muhammad as maka pasti akan aku dapati\ndia pada salah satu dari tiga keadaan, kalau tidak sedang shalat, maka dia\nsedang puasa atau beliau sedang membaca Quran. <em>Imma mushallian au shaiman,\nau yaqraul Quran,<\/em> Imam Malik juga berkata bahwa beliau tidak pernah menyebut\nnama atau hadis Rasulallah Saw kecuali beliau dalam keadaan suci. Imam Ja\u2019far\nsangat menghormati Nabi Muhammad Saw.<\/p>\n\n\n\n<p>Imam Ja\u2019far Shodiq tidak memberi sesuatu kecuali yang\nterbaik. Ketika beliau mengadakan jamuan makan, beliau juga ikut menjamu tamu,\nketika menemui tamunya satu persatu beliau berkata, yang paling aku cintai dari\nkalian (tamuku) adalah yang lebih banyak makan dirumahku.<em> Assadukum hubban\nindana aksarukum aklan Indana.<\/em> Dengan roman wajah tulus ikhlas dan bahagia,\nmemberikan makanan terbaik yang dimiliki untuk tamu yang datang kerumah-Nya. Demikianlah\nkeadaan yang selalu dilihat oleh keluarga beliau, dilihat langsung oleh\nbudak-budak beliau, menjadi sumber pelajaran bagi mereka sebelum akhirnya\ndimerdekakan. Pendidikan dalam keseharian manusia mulia yang penuh akhlak dan\njuga keilmuan.<\/p>\n\n\n\n<p>Seorang Ateis datang kepada orang yang mengaku murid Imam\nJa\u2019far Shodiq, dia bertanya dengan ucapan yang kasar, menjawab pertanyaan kasar\nitu, sang murid juga menyampaikan dengan kasar, sang ateis berkata, aku pernah\nberkata kepada gurumu dengan perkataan yang jauh lebih kasar dari ini tapi\ntidak aku dapatkan jawaban kecuali dengan jawaban yang sangat indah dan santun.\n<\/p>\n\n\n\n<p>Pada saat beliau membuka kelas, dimana orang-orang datang\ndari berbagai penjuru dunia, ketika mereka bertanya dengan bahasa tidak sopan,\ntidak pernah beliau menjawab dengan acuh, beliau selalu menjawab penuh\nkelembutan kepada semua orang yang bertanya kepada beliau. Beliau mencontoh\nakhlak Nabi dan mempraktikkan dalam kehidupan beliau sehari-hari.<\/p>\n\n\n\n<p>Belajar dari Imam Ja\u2019far ini, alangkah tepat jika kita\nmenyampaikan kebenaran ahlul bayt bukan hanya dengan dalil yang kuat, tapi juga\nkita sampaikan dengan cara penuh akhlak mulia. Dengan penyampaian yang lebih\nbaik maka akan lebih mudah diterima oleh khalayak. Inilah mengapa disampaikan <em>jadilah\nhiasan bagi kami jangan menjadi penoda kami kullu lana zainan wal kullu lana\nsyainan.<\/em><\/p>\n\n\n\n<p>Keilmuan beliau tidak ada keraguan, akhlak beliau juga\ntidak diragukan, kesabaran beliau juga kesabaran terbaik. Ketika rumah beliau\nkebakaran beliau bersama-sama yang lain memadamkan api sekuat tenaga, ketika\napi sudah reda beliau duduk dan menangis, ketika ada yang bertanya mengapa\nbeliau menangis, beliau menjawab bahwa, aku ingat dengan tawanan-tawanan\nkarbala, ketika kemah mereka dibakar, tidak ada laki-laki yang menemani mereka\nkecuali seorang pemuda yang sedang sakit parah. Sekarang pada saat aku ada saja\nsemua kepayahan untuk memadamkan api, bagaimana dengan mereka, yang kemahnya\ndibakar dan diancam oleh tentara-tentara bengis yang telah membantai keluarga\nNabi Saw.<\/p>\n\n\n\n<p>Imam Shodiq mengajarkan kepada kita untuk selalu mengingat duka karbala, ketika kita mendapati musibah. Dengan itu kita akan ingat dengan manusia-manusia mulia, kita akan mampu tabah menghadapi cobaan yang dihadapi mereka.<em> <a href=\"#_ftn1\"><strong>[1]\u00a0<\/strong><\/a><\/em><\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" width=\"1024\" height=\"768\" src=\"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/wp-content\/uploads\/2019\/07\/sdq-1024x768.jpeg\" alt=\"\" class=\"wp-image-9423\" srcset=\"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/wp-content\/uploads\/2019\/07\/sdq-1024x768.jpeg 1024w, https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/wp-content\/uploads\/2019\/07\/sdq-150x113.jpeg 150w, https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/wp-content\/uploads\/2019\/07\/sdq-350x263.jpeg 350w, https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/wp-content\/uploads\/2019\/07\/sdq-768x576.jpeg 768w, https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/wp-content\/uploads\/2019\/07\/sdq.jpeg 1040w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" width=\"1024\" height=\"768\" src=\"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/wp-content\/uploads\/2019\/07\/sdq1-1024x768.jpeg\" alt=\"\" class=\"wp-image-9424\" srcset=\"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/wp-content\/uploads\/2019\/07\/sdq1-1024x768.jpeg 1024w, https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/wp-content\/uploads\/2019\/07\/sdq1-150x113.jpeg 150w, https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/wp-content\/uploads\/2019\/07\/sdq1-350x263.jpeg 350w, https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/wp-content\/uploads\/2019\/07\/sdq1-768x576.jpeg 768w, https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/wp-content\/uploads\/2019\/07\/sdq1.jpeg 1040w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p><br><\/p>\n\n\n\n<hr class=\"wp-block-separator\"\/>\n\n\n\n<p><a href=\"#_ftnref1\">[1]<\/a> Disarikan dari ceramah Ust Muhammad Bin Alwi BSA dalam peringatan syahadah Imam Shodiq\nas<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>ICC Jakarta \u2013\u00a0 Acara Halal bi Halal dan Peringatan Syahadah Imam Shodiq as di ICC Jakarta bersama Ustaz<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":9420,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[4],"tags":[110,343,339,344,345,278],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9419"}],"collection":[{"href":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=9419"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9419\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":9425,"href":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9419\/revisions\/9425"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/wp-json\/wp\/v2\/media\/9420"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=9419"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=9419"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=9419"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}