{"id":9522,"date":"2019-07-22T06:23:39","date_gmt":"2019-07-22T06:23:39","guid":{"rendered":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/?p=9522"},"modified":"2019-07-22T06:24:25","modified_gmt":"2019-07-22T06:24:25","slug":"khotbah-jumat-falsafah-datangnya-bencana-dan-pentingnya-silaturahmi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/2019\/07\/22\/khotbah-jumat-falsafah-datangnya-bencana-dan-pentingnya-silaturahmi\/","title":{"rendered":"Khotbah Jumat, Falsafah Datangnya Bencana dan Pentingnya Silaturahmi"},"content":{"rendered":"\n<p>ICC Jakarta &#8211; Khotbah jumat pada minggu ini diulas perihal kebahagiaan. Kebahagian manusia bisa diciptakan bisa juga dirusak, kembali kepada masing-masing pribadi manusia. Salah satu yang bisa merusak kebahagiaan adalah bencana, khususnya bencana yang datang sebagai akibat kesalahan pribadi. <br>*<a href=\"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/wp-admin\/post.php?post=9522&amp;action=edit#_ftn1\">[1]<\/a><\/p>\n\n\n\n<p>Setelah\nmemanjatkan puja dan puji syukur kehadirat Allah SWT dan menyampaikan shalawat\nserta salam kepada junjungan kita nabi besar Muhammad SAW dan keluarganya yang\nsuci.<\/p>\n\n\n\n<p>Saya mau\nwasiatkan diri saya dan hadirin sidang jumat dengan pesan taqwa. Manusia dalam\nkehidupan kesehariannya pasti menginginkan kehidupan yang nyaman tanpa adanya\nbencana dan kesulitan. Namun pada kenyataannya tidak pernah terjadi pada diri\nseorang manusia pun dimana dia memiliki kehidupan tanpa adanya bencana dan\nbala. Dari manakah munculnya bencana dan ketidaknyamanan dalam kehidupan itu?<\/p>\n\n\n\n<p>Ada dua macam bencana\nyang terjadi pada kehidupan kita yang pertama adalah bencana yang terjadi\nkarena peristiwa alam dan kedua karena perbuatan manusia itu sendiri.<\/p>\n\n\n\n<p>Sebagian dari peristiwa\ntidak menyenangkan atau bencana yang terjadi dalam kehidupan kita tidak\ndisebabkan oleh alam. Tetapi disebabkan karena perbuatan-perbuatan buruk\nmanusia sehingga mengundang munculnya bencana. Bukan karena gempa bumi, longsor,\nbanjir dan semacamnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Selain daripada\nitu ada sejumlah ketidaknyamanan dan kesulitan dikehidupan. Itu terjadi sebagai bentuk ujian Allah SWT kepada manusia dan hambanya.\nDengan ini manusia bisa memiliki derajat lebih tinggi. hal inilah yang dialami\noleh para nabi. kita tahu bahwa para nabi dalam kehidupan keseharian mereka, juga\nmendapatkan ketidaknyamanan dalam kehidupan, kesulitan itu karena Allah SWT\nberkehendak untuk mengangkat derajat para nabi disisi-Nya.<\/p>\n\n\n\n<p>Pada kesempatan\nini akan kita bahas seputar bencana yang terjadi pada kehidupan kita akibat\ndari perbuatan kita sendiri, akibat dari dosa-dosa yang kita lakukan dan\nkesalahan-kesalahan kita sehingga mengundang bencana itu pada kehidupan kita.<\/p>\n\n\n\n<p>Setiap orang\nyang mau menelaah Alquran al-karim dan ayat-ayat sucinya serta melihat\nriwayat-riwayat yang sampai kepada kita dari Rasulullah SAW dan para imam\nMaksumin maka akan didapati bahwasanya ada serangkaian peristiwa-peristiwa yang\ntidak nyaman dan petaka-petaka yang dialami oleh manusia dalam kehidupannya karena\nmereka telah melanggar hukum-hukum dan ketentuan-ketentuan Allah SWT mereka\nbermaksiat kepada Allah SWT salah satu contohnya adalah yang pernah diceritakan\noleh Allah SWT dalam Alquran Karim surat Saba ayat 15 sampai 17, di ayat itu\nAllah menceritakan sebuah kaum yang disebut dengan Saba negeri Saba yang\nsebelumnya Allah berikan kenikmatan dengan berbagai macam bentuknya lalu\nkemudian mereka melakukan pengingkaran terhadap Allah SWT dan melanggar\nketentuan-ketentuan Allah akibatnya Allah SWT mencabut nikmat-nikmat itu dari\nmereka dan menggantikan nikmat itu dengan petaka dan azab di dunia ini.<\/p>\n\n\n\n<p>Imam Ridha as as\ndalam sebuah riwayat mengatakan \u201c<em>Barang siapa di antara hamba-hamba Allah\nmelakukan suatu dosa atau melakukan perbuatan-perbuatan buruk yang sebelumnya\ntidak pernah mereka lakukan, ketika mereka tidak melakukan perbuatan-perbuatan\nitu Allah telah memberikan nikmat kepada mereka tapi setelah mereka melakukan\nhal-hal tersebut dan melakukan dosa maka Allah SWT menghukum mereka dengan\nsesuatu yang tidak pernah mereka sangka sebelumnya\u201d<\/em><\/p>\n\n\n\n<p>Imam Bagir as\ndalam sebuah riwayat mengatakan bahwa Setiap hamba Allah, setiap manusia di\nhatinya ada sebuah tempat yang berwarna putih lalu kemudian jika dia melakukan\nsebuah dosa maka Allah SWT akan memberikan satu titik hitam di hatinya dan jika\ndia bertaubat maka titik hitam itu akan dihapus oleh Allah dan kembali putih\njika dia tidak bertaubat maka dia menambah dosa lagi maka Allah akan\nmenambahkan titik hitam di hatinya jika hati seseorang yang telah dipenuhi oleh\ntitik-titik hitam akibat dosa maka tidak ada harapan bagi dia untuk bisa\nkembali ke jalan yang benar inilah yang Allah firmankan dalam Alquran dalam surat\nMuthaffifin ayat 14 Allah berfirman bahwa hati mereka telah berkarat akibat apa\nyang telah mereka lakukan .<\/p>\n\n\n\n<p>Riwayat-riwayat\nmenyebutkan sejumlah dosa yang bisa mendatangkan azab bahkan kita memiliki\nriwayat riwayat yang mengatakan bahwa dosa itu mempercepat datangnya azab di\ndunia sebelum di akhirat. Riwayat riwayat yang lain menyebutkan bahwa dosa-dosa\nyang dilakukan oleh hamba-hamba Allah bisa mendatangkan azab diantara dosa-dosa\nyang bisa mendatangkan azab yang bisa mempercepat datangnya azab di dunia\nsebelum akhirat adalah dosa memutus hubungan kekerabatan atau memutus\nsilaturahim. Orang yang memutuskan kekerabatan maka awal sesuatu yang\nakan menimpa dia adalah kematian atau tidaknya umurnya akan dipangkas oleh\nAllah SWT<\/p>\n\n\n\n<p>Sebaik-baik\norang yang kita sambung tali kekerabatannya adalah ayah, ibu, kakek, nenek, dan\nsemakin dekat hubungan kita dengan mereka itu adalah yang paling wajib untuk\nkita sambung tali kekerabatan dengan mereka seperti saudara, paman, bibi dan\nyang lainnya baru kemudian tali kekerabatan itu kita lebarkan semakin luas\nkepada teman-teman kita.<br><\/p>\n\n\n\n<hr class=\"wp-block-separator\"\/>\n\n\n\n<p><a href=\"#_ftnref1\">[1]<\/a> Khotbah ini disampaikan pada Jumat 19 Juli 2019  oleh : Syeikh Hakimelahi <\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>ICC Jakarta &#8211; Khotbah jumat pada minggu ini diulas perihal kebahagiaan. Kebahagian manusia bisa diciptakan bisa juga dirusak,<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":9513,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[4],"tags":[377,110,368,375],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9522"}],"collection":[{"href":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=9522"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9522\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":9526,"href":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9522\/revisions\/9526"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/wp-json\/wp\/v2\/media\/9513"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=9522"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=9522"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/iccv1\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=9522"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}