ICC Jakarta
No Result
View All Result
  • Home
  • Profil
    • Sambutan direktur
    • Sejarah Berdiri
  • Kegiatan
    • Berita
    • Galeri
  • Artikel
    • Akhlak
    • Alquran
    • Arsip
    • Dunia Islam
    • Kebudayan
    • Pesan Wali Faqih
    • Press Release
    • Sejarah
  • Hubungi kami
  • Login
  • Submission
ICC Jakarta
No Result
View All Result
Home Maarif Islam Al-Quran

Tafsir Surah Al-Kahfi Ayat 45

by admin
February 22, 2023
in Al-Quran, Alquran
0 0
Share on FacebookShare on Twitter

Pertanyaan:

Apakah dalam al-Quran akhir kehidupan manusia di dunia itu diumpamakan sebagai tumbuh-tumbuhan kering yang diterbangkan oleh angin?Pertanyaan

Jawaban:

Allah Swt pada ayat 45 surah al-Kahf, berfirman kepada Nabi Muhammad Saw untuk memberi permisalan tentang kehidupan dunia yang membuat orang-orang musyrik yang bersikap sombong dengan harta dan kekayaan materi; mereka adalah orang-orang mengakar kecintaan terhadap dunia dalam hatinya dan mengira bahwa nikmat-nikmat dunia itu bersifat langgeng dan selamanya:

«وَ اضْرِبْ لَهُمْ مَثَلَ الْحَیاةِ الدُّنْیا کَماءٍ أَنْزَلْناهُ مِنَ السَّماءِ فَاخْتَلَطَ بِهِ نَباتُ الْأَرْضِ فَأَصْبَحَ هَشیماً تَذْرُوهُ الرِّیاحُ وَ کانَ اللَّهُ عَلى‏ کُلِّ شَیْ‏ءٍ مُقْتَدِراً».“

(Hai Muhammad), berilah perumpamaan kepada mereka (manusia), kehidupan dunia adalah sebagai air hujan yang Kami turunkan dari langit, lalu tumbuh-tumbuhan di muka bumi menjadi subur karenanya, kemudian tumbuh-tumbuhan itu menjadi kering yang diterbangkan oleh angin. Dan adalah Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.”


Hasyim derivatnya dari klausul ha-sy-m yang bermakna patahnya segala sesuatu yang bersifat lemah dan tidak langgeng; seperti pepohonan,[1] atau patahnya segala sesuatu yang kering dan kosong isinya.[2]
“Dzaru” (akar kata tadzruhu) bermakna terpisah dan tercerai berai.[3]


Ayat-ayat sebelumnya berbicara tentang anugerah-anugerah Ilahi yang tidak langgeng. Namun mengingat bahwa mencerap realitas ini untuk orang-orang yang tenggelam dalam kehidupan duniawi tentu tidak terlalu mudah. Al-Quran dalam ayat ini memvisualisasikan adegan ini dengan baik dalam sebuah permisalan yang dinamis dan progressif, hingga manusia-manusia yang lalai dan sombong, dengan menyaksikan  contoh ini – yang berulang kali terjadi dalam kehidupan manusia, dapat terbangun dari lalai dan sikap sombongnya.


Pada hakikatnya kehidupan dunia seperti ini adanya. Pada permulaan, indah dan menawan, rintik-rintik hujan yang memberi kehidupan pada gunung dan gurun, pada tunas-tunas yang terpendam dan siap tumbuh di atas sebuah padang, memperoleh kehidupan  dengan curahannya dan siap memulai perjalanannya menuju kesempurnaan. Sekam yang kuat dan biji yang kokoh akan menjadi lemah di hadapan kelembutan air hujan, dan kelembutan air hujan itu mempersilahkan pada tunas tumbuhan untuk tumbuh dan kemudian pada akhirnya tunas itu melahirkan tumbuhan di atas tanah.

Setelah itu, tumbuhan itu terpaan sinar matahari, memperoleh hembusan semilir angin, tersuplai dengan bahan-bahan makanan bumi, rangkaian berbagai faktor natural ini membantu dan memberikan kekuatan pada tunas baru ini untuk dapat tumbuh dan berkembang, sedemikian sehingga setelah beberapa lama tumbuhan itu kemudian jatuh dan berguguran. Gunung dan gurun memberikan gerakan dan kehidupan sehingga dari tumbuhan itu bunga-bunga bersemi dan buah-buah berbuah yang memberikan keindahan pada ranting-rantingnya, namun tidak lama berselang tatkala angin berhembus kencang dan menerpa tumbuh-tumbuhan tersebut; udara kemudian menjadi dingin, air-air semakin sedikit dan adegan yang memilukan ini yang menimpa bunga, buah, ranting, dedaunan  yang berguguran dan berjatuhan sana-sini bahkan hanya dengan sedikit hembusan angin.


Kisah kehidupan manusia juga demikian adanya. Setelah berlalunya waktu dan berakhirnya masa mudah, manusia akan lemah dan lelah, keceriaan dan kesegaran telah hilang darinya dan tidak lama berselang akan tunduk kepada kematian dan setelah kematian badannya akan binasa. Yang tersisa hanyalah tulang-belulangnya dan tulang belulang itu juga akan terpotong-potong dimana apabila terterpa angin, maka nasibnya tidak akan banyak bedanya dengan dedaunan yang rontok dan dibawa angin ke sana dan kemari.


Karena itu, seorang yang berakal adalah seseorang yang tidak bersikap congkak atas kehidupan dunia yang dimilikinya dan tidak menambatkan hati kepada dunia. Ia hanya berharap kepada Allah Swt dan amal kebajikan serta ganjaran Ilahi di dunia  yang lain dan mengetahui bahwa Allah Swt Mahakuasa atas segala sesuatu akan memberikan ganjaran baik kepadanya dan kehidupan abadi nan indah.[4]


Di samping ayat ini, penyerupaan kehidupan dunia yang serba berubah dengan tumbuhan kering dan kerontang juga disebutkan pada ayat-ayat lainnya dalam al-Quran.[5] [iQuest]  


[1] Raghib Isfahani, Husain bin Muhammad, al-Mufradāt fi Gharib al-Qur’ān, Riset oleh Daudi, Shafwan Adnan, hlm. 842, Damaskus, Beirut, Dar al-Qalam, Dar al-Syamiyah, cet. 1, 1412 H.[2] Ibnu Manzhur, Muhammad bin Mukarram, Lisān al-‘Arab, jld. 12, hlm. 611, Beirut Dar Shadir, Cet. 3, 1414 H.[3]Ibid, jld. 14, hlm. 282.[4] Silahkan lihat, Makarim Syirazi, Nasir, Tafsir Nemuneh, jld. 12, hlm. 444-445, Tehran, Dar al-Kutub al-Islamiyah, Cet. 1, hlm. 1374 S; Ja’fari, Ya’qub, Kautsari, jld. 6, hlm. 414, Qum, Hijrat, Cet. 1, 1376 S.[5]Ibid, Yunus: 24; Al-Hadid:20. 

admin

admin

Related Posts

PERBEDAAN ANTARA MUKJIZAT DAN INOVASI ILMIAH
Alquran

PERBEDAAN ANTARA MUKJIZAT DAN INOVASI ILMIAH

September 29, 2025

Apa Itu Mukjizat? Nabi-nabi mana pun–adalah pembawa risalah (pesan) yang ingin dia sampaikan ke dalam hati dan pikiran manusia, untuk...

METODE ALQURAN DALAM MEMBUKTIKAN KEBANGKITAN (SETELAH MATI)
Alquran

METODE ALQURAN DALAM MEMBUKTIKAN KEBANGKITAN (SETELAH MATI)

September 24, 2025

Oleh: Syekh Muhammad Amin Zainuddin Metode Alquran dalam berargumentasi untuk akidah ini adalah metode yang sama yang digunakannya dalam setiap...

BAGAIMANA CARA AYAT-AYAT ALQURAN DITURUNKAN?
Alquran

BAGAIMANA CARA AYAT-AYAT ALQURAN DITURUNKAN?

September 23, 2025

Oleh: Sayid Husain Husain Thabathaba’i Tanggapan terhadap Syubhat (Keraguan): Ayat-ayat Aquran dan surah-surahnya tidak diturunkan sekaligus. Selain fakta sejarah yang...

ULIL AMRI DALAM ALQURAN
Alquran

ULIL AMRI DALAM ALQURAN

September 23, 2025

Oleh: Syekh Ibrahim Amini Masalah “Ulil Amri” atau “pemilik kekuasaan” menjadi sangat penting di kalangan para sahabat, mungkin karena ayat...

PANDANGAN ALQURAN DALAM BERINTERAKSI DENGAN SELAINNYA
Alquran

PANDANGAN ALQURAN DALAM BERINTERAKSI DENGAN SELAINNYA

September 23, 2025

Oleh: Syekh Nimir Baqir al-Nimr Dengan Nama Allah Yang Maha Pengasih Lagi Maha Penyayang Segala puji bagi Allah Tuhan semesta...

SUNAH PERGANTIAN (TADAWUL) SEBAGAI SALAH SATU SUNAH PERKEMBANGAN SOSIAL DALAM ALQURAN
Al-Quran

SUNAH PERGANTIAN (TADAWUL) SEBAGAI SALAH SATU SUNAH PERKEMBANGAN SOSIAL DALAM ALQURAN

September 23, 2025

Oleh: Syekh Muhsin Araki Sunah pergantian berarti Allah Swt menggantikan umat yang gagal dalam ujian kelayakan untuk kekhalifahan Ilahi yang...

Popular

Kelas Tafsir Maudhu‘i ICC Jakarta: Menyingkap Akar Kesombongan dalam Perspektif Al-Qur’an

Kelas Tafsir Maudhu‘i ICC Jakarta: Menyingkap Akar Kesombongan dalam Perspektif Al-Qur’an

1 year ago
ICC Perkuat Sinergi dengan DPW dan DPD ABI serta Pandu ABI Wilayah DKI

ICC Perkuat Sinergi dengan DPW dan DPD ABI serta Pandu ABI Wilayah DKI

1 year ago
Majelis Taklim Akhwat ICC Zainab al-Kubro: Makna Sabar dalam Nasihat Luqman

Majelis Taklim Akhwat ICC Zainab al-Kubro: Makna Sabar dalam Nasihat Luqman

1 year ago
ICC Jakarta Hadiri Pembukaan Simposium Internasional Pernaskahan Nusantara XX

ICC Jakarta Hadiri Pembukaan Simposium Internasional Pernaskahan Nusantara XX

1 year ago
ICC Jakarta

Jl. Hj. Tutty Alawiyah No. 35, RT.1/RW.7, Pejaten Barat.
Pasar Minggu, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12510

Telepon: (021) 7996767
Email: iccjakarta59@gmail.com

Term & Condition

Agenda

[tribe_events_list]

HUBUNGI KAMI

Facebook
Telegram

Jadwal Salat Hari Ini

sumber : falak-abi.id
  • Lintang: -6.1756556° Bujur: 106.8405838°
    Elevasi: 10.22 mdpl
Senin, 26 Desember 2022
Fajr04:23:34   WIB
Sunrise05:38:32   WIB
Dhuhr11:53:01   WIB
Sunset18:07:31   WIB
Maghrib18:23:39   WIB
Midnight23:15:32   WIB
  • Menurut Imam Ali Khamenei, diharuskan berhati-hati dalam hal waktu salat Subuh (tidak berlaku untuk puasa) dengan menambah 6-7 menit setelah waktu diatas

© 2022 ICC - Jakarta

No Result
View All Result
  • Home
  • Profil
    • Sambutan direktur
    • Sejarah Berdiri
  • Kegiatan
    • Berita
    • Galeri
  • Artikel
    • Akhlak
    • Alquran
    • Arsip
    • Dunia Islam
    • Kebudayan
    • Pesan Wali Faqih
    • Press Release
    • Sejarah
  • Hubungi kami

© 2022 ICC - Jakarta

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?