{"id":4857,"date":"2021-02-26T14:36:28","date_gmt":"2021-02-26T14:36:28","guid":{"rendered":"https:\/\/old.icc-jakarta.com\/?p=4857"},"modified":"2021-02-26T14:36:28","modified_gmt":"2021-02-26T14:36:28","slug":"orasi-sayyidah-zainab-di-hadapan-penduduk-kufah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/restoration\/v2r5\/orasi-sayyidah-zainab-di-hadapan-penduduk-kufah\/","title":{"rendered":"Orasi Sayyidah Zainab di Hadapan Penduduk Kufah"},"content":{"rendered":"<p><strong>ICC Jakarta &#8211;&nbsp;<\/strong><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Dengan pengawasan yang sangat ketat, iring-iringan tawanan perang itu bergerak menuju ke kota Kufah pada tanggal 11 Muharam 61 H. Mereka memasuki kota Kufah pada petang hari. Namun kemudian, Ibn Sa\u2019ad melaporkan kejadian ini kepada Ibn Ziyad. Ia pun memerintahkan supaya menahan mereka di luar kota Kufah, sehingga pihak pemerintahannya bisa lebih matang dalam mempersiapkan perayaan kemenangannya. Mereka baru memasuki Kota kufah pada malam hari ke-12 Muharam 61 H.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Di pusat kota Kufah, di antara banyaknya rakyat Kufah, ia tengah menyiapkan serentetan pidatonya. Kemampuan yang dimiliki oratur ulung ini mengingatkan kembali kepada mereka&nbsp; akan kefasihan ayahnya ketika berpidato.&nbsp;<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Pidato Zainab, tidak hanya mengundang rakyat Kufah untuk meratapi dan menangisi musibah yang menimpa saudara dan keluarganya saja, namun dalam berbagai kesempatan, ia juga berorasi untuk menjelaskan tujuan revolusi agung itu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Basyir bin Khuzaim&nbsp;<\/span><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">a<\/span><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">l-Asadi berkata: Aku melihat Zainab binti Ali As saat itu. Tak pernah kusaksikan seorang tawanan yang lebih piawai darinya dalam berbicara. Seakan-akan semua kata-katanya keluar dari&nbsp;<\/span><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">lisan<\/span><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Amirul Mukminin Ali As.&nbsp;<\/span><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Kemudian ia&nbsp;<\/span><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">memberi isyarat agar semuanya diam. Nafas-nafas bergetar. Suasana menjadi hening seketika.&nbsp;<\/span><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Zainab memulai untaian kata-katanya:<\/span><\/p>\n<p><i><em style=\"font-weight: inherit;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">\u201cSegala puji bagi Allah. Shalawat dan salam atas kakekku Rasulullah Muhammad Saw dan keluarga<\/span><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">pilihan<\/span><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">nya yang suci dan mulia.<\/span><\/em><\/i><\/p>\n<p><i><em style=\"font-weight: inherit;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">&nbsp;Wahai penduduk Kufah! Wahai para pendusta dan&nbsp;<\/span><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">orang-orang&nbsp;<\/span><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">licik. Untuk apa kalian menangis?&nbsp;<\/span><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Semoga aliran a<\/span><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">ir mata<\/span><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">&nbsp;kalian tidak akan pernah berhenti<\/span><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">. Aku berharap jeritan kalian tidak akan pernah berakhir. Kalian ibarat wanita yang mengurai benang yang sudah dipintalnya dengan kuat namun kemudian kalian membuyarkannya kembali hingga bercerai-berai.&nbsp;<\/span><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">S<\/span><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">umpah dan janji setia&nbsp;<\/span><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">yang&nbsp;<\/span><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">kalian&nbsp;<\/span><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">lontarkan&nbsp;<\/span><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">hanyalah sebuah makar dan tipu daya<\/span><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">&nbsp;semata<\/span><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">.<\/span><\/em><\/i><\/p>\n<p><i><em style=\"font-weight: inherit;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Ketahuilah, wahai penduduk Kufah! Yang kalian miliki hanya<\/span><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">lah<\/span><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">&nbsp;omong kosong, cela dan kebencian. Kalian hanya tampak perkasa di depan wanita tapi lemah di hadapan lawan. Kalian lebih mirip dengan rumput yang tumbuh di selokan yang berbau busuk atau perak yang terpendam. Ketahuilah bahwa kalian sendiri telah membuat nasib buruk terhadap hari akherat kelak dan alangkah kejinya perbuatan kalian yang telah membuat murka Allah dan kalian akan tinggal selama-lamanya di neraka.<\/span><\/em><\/i><\/p>\n<p><i><em style=\"font-weight: inherit;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Untuk apa kini kalian menangis tersengguk-sengguk? Ya,&nbsp;<\/span><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">aku bersumpah&nbsp;<\/span><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">demi Allah,&nbsp;<\/span><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">per<\/span><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">banyaklah&nbsp;<\/span><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">kalian<\/span><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">menangis dan&nbsp;<\/span><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">kurangilah&nbsp;<\/span><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">tertawa<\/span><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">&nbsp;kalian<\/span><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">, sebab kalian telah mencoreng diri kalian sendiri dengan aib dan cela yang tidak dapat dihapuskan selamanya. Bagaimana mungkin kalian akan mampu untuk menghapuskan darah suci putra Nabi sedangkan orang yang kalian bunuh adalah cucu penghulu para nabi, poros risalah, penghulu pemuda surga, tempat bergantungnya orang-orang baik, pengayom mereka yang tertimpa musibah, menara hujjah dan pusat sunnah bagi kalian.<\/span><\/em><\/i><\/p>\n<p><i><em style=\"font-weight: inherit;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Ketahuilah, bahwa kalian&nbsp;<\/span><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">sudah terjerembab dalam&nbsp;<\/span><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">dosa yang sangat besar. Terkutuklah kalian! Semua usaha&nbsp;<\/span><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">yang telah kau lakukan akan men<\/span><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">jadi sia-sia, tangan-tangan jadi celaka, dan jual beli membawa kerugian.&nbsp;<\/span><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Rahmat-Nya tidak akan meliputimu karena kau telah membinasakan sendiri usaha-usaha kalian.<\/span><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Murka Allah telah Dia turunkan atas kalian. Kini hanya kehinaanlah yang&nbsp;<\/span><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">akan&nbsp;<\/span><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">selalu menyertai kalian.<\/span><\/em><\/i><\/p>\n<p><i><em style=\"font-weight: inherit;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Celakalah kalian wahai penduduk Kufah! Tahukah kalian, bahwa kalian telah melukai hati Rasulullah? Putri-putri beliau kalian gelandangkan dan pertontonkan di depan khalayak ramai? Darah beliau&nbsp;<\/span><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">yang sangat berharga&nbsp;<\/span><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">telah kalian tumpahkan<\/span><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">&nbsp;ke bumi<\/span><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">? Kehormatan beliau kalian injak-injak? Aku yakin bahwa apa-apa&nbsp; yang telah kalian lakukan adalah kejahatan yang paling buruk dalam sejarah yang akan disaksikan oleh semua orang dan tak akan pernah hilang dari ingatan.<\/span><\/em><\/i><\/p>\n<p><i><em style=\"font-weight: inherit;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Mengapa kalian mesti heran<\/span><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">&nbsp;ketika<\/span><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">&nbsp;menyaksikan langit meneteskan darah? Sungguh azab Allah di akhirat kelak sangat pedih.&nbsp;<\/span><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Dan tidak akan ada seorang pun yang&nbsp;<\/span><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">akan&nbsp;<\/span><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">men<\/span><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">olong<\/span><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">&nbsp;kalian<\/span><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">.&nbsp;<\/span><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">K<\/span><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">alian&nbsp;<\/span><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">jangan tertipu dengan kesempatan waktu&nbsp;<\/span><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">yang telah Allah ulurkan ini. Sebab masa itu pasti akan datang dan pembalasan Allah tidak akan meleset. Tuhan<\/span><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">mu<\/span><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">&nbsp;menyaksikan semua yang kalian lakukan.\u201d&nbsp;<\/span><\/em><\/i><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">(Sayid Ibnu Thawus,&nbsp;Luhuf, hal. 146, )<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Rakyat Kufah menangis tersedu-sedu setelah mendengar pidato itu. Mereka<\/span><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">&nbsp;tertegun dan larut dalam&nbsp;<\/span><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">duka dan&nbsp;<\/span><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">tangisan&nbsp;<\/span><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">yang tiada tara<\/span><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">. Tangan-tangan mereka berada di mulut mereka.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Dalam khutbahnya yang lain ia berorasi:<\/span><\/p>\n<p><i><em style=\"font-weight: inherit;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">\u201cWahai penduduk Kufah, berdiamlah! Suami-suami kalianlah yang telah membunuh keluarga kami. Kemudian wanita-wanita kalian terus-menerus menangisi keadaan kami. Tuhan akan mengadili kami dan kalian pada hari kiamat.<\/span><\/em><\/i><\/p>\n<p><i><em style=\"font-weight: inherit;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Wahai rakyat Kufah! Kalian telah melakukan perbuatan yang sangat tercela. Kalian telah membuat hitam hari-hari kalian sendiri. Mengapa Husain kau tinggalkan sendirian? Kemudian ia kau bunuh? Kalian rampas hartanya dan kalian tawan para wanita sehingga mereka menderita yang sangat berat?<\/span><\/em><\/i><\/p>\n<p><i><em style=\"font-weight: inherit;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Semoga kau binasa dan jauh dari rahmat Tuhan. Sungguh celakalah kalian, apakah kalian tahu seberapa besar kejahatan yang telah kau kerjakan? Seberapa berat dosa yang kalian tanggung. Berapa banyak darah yang telah kau tumpahkan? Siapa saja yang telah kalian bunuh? Anak-anak dan para wanita mereka kau jadikan tawanan perang? Harta-harta apakah yang telah kalian jarah? Kau telah membunuh laki-laki terbaik setelah Rasulullah Saw. Di hatimu sudah tidak tersisa sedikitpun rasa belas dan kasihan. Ketahuilah bahwa golongan Allahlah yang menang dan kelompok syetan selalu pasti akan kalah.\u201d<\/span><\/em><\/i><\/p>\n<p><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">Khutbah ini sedemikian memberikan pengaruh yang sangat dalam kepada rakyat Kufah sehingga membuat mereka berubah, dan terdengar suara jeritan dan tangisan yang sangat memekik telinga dari segala penjuru, sehingga para wanitanya mengacak-acak rambut mereka dan memukul-mukulkan rambut ke wajah-wajahnya serta meronta-ronta. (Muqaram,&nbsp;<em>Maqtal Husain<\/em>, Hal. 392).<b><strong style=\"font-style: inherit;\">&nbsp;<\/strong><\/b><\/span><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">[Zinat Badri\/Sekiranya Tiada Zainab].<\/span><\/p>\n<p><b><strong style=\"font-style: inherit;\"><span style=\"font-style: inherit; font-weight: inherit;\">&nbsp;<\/span><\/strong><\/b><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>ICC Jakarta &#8211;&nbsp;Dengan pengawasan yang sangat ketat, iring-iringan tawanan perang itu bergerak menuju ke kota Kufah pada tanggal 11 Muharam 61 H. Mereka memasuki kota Kufah pada petang hari. Namun kemudian, Ibn Sa\u2019ad melaporkan kejadian ini kepada Ibn Ziyad. Ia pun memerintahkan supaya menahan mereka di luar kota Kufah, sehingga pihak pemerintahannya bisa lebih matang [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":12888,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"give_campaign_id":0,"footnotes":""},"categories":[66],"tags":[429],"class_list":["post-4857","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-ahlulbait","tag-slide"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/restoration\/v2r5\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4857","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/restoration\/v2r5\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/restoration\/v2r5\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/restoration\/v2r5\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/restoration\/v2r5\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4857"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/restoration\/v2r5\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4857\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/restoration\/v2r5\/wp-json\/wp\/v2\/media\/12888"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/restoration\/v2r5\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4857"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/restoration\/v2r5\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4857"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/ex-server-speedypage-transit.aliridof.com\/icc\/restoration\/v2r5\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4857"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}