ICC Jakarta
No Result
View All Result
  • Home
  • Profil
    • Sambutan direktur
    • Sejarah Berdiri
  • Kegiatan
    • Berita
    • Galeri
  • Artikel
    • Akhlak
    • Alquran
    • Arsip
    • Dunia Islam
    • Kebudayan
    • Pesan Wali Faqih
    • Press Release
    • Sejarah
  • Hubungi kami
  • Login
  • Submission
ICC Jakarta
No Result
View All Result
Home Maarif Islam Fikih

Keagungan Doa Arafah Imam Husain As

by admin
August 30, 2017
in Fikih
0 0
Share on FacebookShare on Twitter

ICC Jakarta – Allah Swt menyeru umat manusia untuk berdoa dan menjanjikan ijabah atas doa-doa mereka.”Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan kuperkenankan bagimu.” Ibadah dan doa merupakan media penghubung antara manusia dengan Sang Pencipta yang maha kuasa. Untuk itu, ibadah dan doa tidak hanya dikhususkan pada waktu tertentu saja, tapi kita juga memiliki momen-momen istimewa dan kesempatan emas untuk menjalin hubungan dan berkomunikasi dengan Allah Swt lewat bahasa doa. Pada momen istimewa itu, rahmat khusus Allah Swt tercurahkan kepada para hamba dan mereka perlu berusaha untuk menempatkan dirinya di bawah pancaran nikmat-Nya. Rasul Saw bersabda, “Sesungguhnya bagi Tuhan kalian ada anugerah untuk hari-hari kalian, maka tempatkanlah diri kalian di dalamnya.”

Salah satu momen istimewa ini adalah hari kesembilan di bulan Dzulhijjah atau hari Arafah. Arafah termasuk salah satu dari hari raya meski tidak disematkan kata eid di depannya. Pada hari itu, Allah Swt menyeru hambanya untuk bermunajat dan membuka lebar pintu rahmatnya kepada mereka, sementara syaitan dihinakan dan diusir. Para jamaah haji setelah shalat subuh di Mina, bertolak menuju Padang Arafah sambil bertalbiyah dan bertakbir.Arafah adalah sebuah daerah di Makkah al-Mukarramah yang menjadi tempat berkumpulnya para jamaah haji dari seluruh dunia.Mereka melakukan wukuf di Arafah mulai azan dzuhur pada hari kesembilan Dzulhijjah sampai waktu shalat magrib. Mereka semua larut dalam doa, munajat, dan tafakkur.

Para pemuka agama telah mengajarkan kita tentang bahasa dan muatan doa. Mereka memohon sesuatu yang paling baik kepada Allah Swt dan juga memberi contoh tentang bagaimana kita meminta kebaikan dan kenikmatan. Pada hari Arafah, Imam Husein as melantunkan bait-bait yang indah dalam doanya dan sekarang doa fenomenal itu tidakhanya menggema di kalangan jamaah haji, tapi juga mengguncang kalbu manusia di sepanjang sejarah. Doa Imam Husein as di hari Arafah merupakan kumpulan kalimat-kalimat penuh makna tentang tauhid, makrifatullah, dan penyucian jiwa.

Mutiara doa yang memancar dari kalbu Imam Husein as memuat makrifat yang tinggi dan mendorong manusia untuk bertafakkur. Setiap bait doa itu menanamkan cahaya, kecintaan, dan tauhid dalam sanubari manusia. Imam Husein as ingin mengajarkan pengenalan kepada Tuhan dan kebutuhan manusia kepada-Nya. Munajat pribadi agung ini menjelaskan tentang hubungan paling rasional antara manusia dan Tuhannya. Beliau dengan seluruh eksistensinya, menunjukkan kehadiran Sang Pencipta dan kekuasaan-Nya atas segala sesuatu. Imam Husein as menuangkan apa yang disaksikannya dalam bahasa lisan dan bait-bait doa yang indah.

Pada sore hari Arafah, Imam Husein as keluar dari kemahnya bersama keluarga dan sekelompok sahabatnya menuju Padang Arafah. Dengan penuh kerendahan dan kekhusyukan, beliau dan rombongan menghadapkan wajah ke Jabal Rahmah. Imam Husein as kemudian menghadap Ka’bah dan mengangkat kedua tangannya untuk bermunajat kepada Allah Swt. Beliau mementaskan bentuk penghambaan terindah dan pengenalan terdalam lewat bait-bait yang indah dan penuh makna. Imam Husein as memuji Allah Swt dengan pujian yang indah dan menyebut nikmat-nikmat yang dicurahkan kepada manusia di semua jenjang perjalanan hidup mereka. Cucu Rasulullah Saw ini kemudian berbicara tentang masalah mensyukuri nikmat dan menganggap dirinya tidak mampu menunaikan rasa syukur.

Dalam lanjutan doanya, Imam Husein as menjerit lirih dan berkata, “Akulah wahai Tuhanku yang mengakui dosa-dosaku, maka ampunilah aku. Akulah yang berbuat kejelekan, akulah yang bersalah, akulah yang menginginkan (maksiat), akulah yang bodoh, akulah yang lalai, akulah yang lupa, akulah yang bersandar (pada-Mu), akulah yang sengaja (berbuat dosa), akulah yang berjanji dan akulah yang mengingkari, akulah yang merusak, akulah yang menetapkan, akulah yang mengakui akan nikmat-Mu atasku, namun aku menghadap-Mu dengan dosa-dosaku. Maka ampunilah aku.”

Hari Arafah memiliki beberapa amalan khusus yang bisa kita lakukan dan salah satunya adalah puasa. Akan tetapi, jika puasa Arafah justru membuat kita lemah dan tidak mampu melakukan amalan-amalan lain, maka lebih baik kita tidak berpuasa. Bentuk amalan lain di hari istimewa itu adalah bertaubat, bertafakkur, dan memperbanyak pujian kepada Allah Swt. Pada hari Arafah, kita juga dianjurkan untuk mandi, membaca doa ziarah Imam Husein as, menunaikan shalat dua rakaat setelah shalat Ashar, melaksanakan shalat empat rakaat, dan berdoa serta berzikir khususnya membaca doa Arafah Imam Husein as.[]

Tags: slide
admin

admin

Related Posts

KHUMUS (SEPERLIMA BAGIAN) ANTARA POLITIK DAN LEGISLASI (HUKUM)
Fikih

KHUMUS (SEPERLIMA BAGIAN) ANTARA POLITIK DAN LEGISLASI (HUKUM)

October 13, 2025

Oleh: Sayid Ja’far Murtadha Amili Khumus Saya telah menjanjikan kepada pembaca yang mulia untuk menyampaikan beberapa penjelasan mengenai penetapan hukum...

PANDANGAN FIKIH MENGENAI PERDAMAIAN (NORMALISASI) DENGAN ZIONIS ISRAEL
Dunia Islam

PANDANGAN FIKIH MENGENAI PERDAMAIAN (NORMALISASI) DENGAN ZIONIS ISRAEL

October 10, 2025

Oleh: Syekh Abdul Hadi Fadhli Isu perdamaian antara negara-negara Arab dan (Israel) berada di garis depan politik saat ini, terutama...

HUKUM MENYUSUI (RADHA’AH), MENYAPIH (FITHAM) DAN HAK ASUH ANAK (HADHANAH)
Fikih

HUKUM MENYUSUI (RADHA’AH), MENYAPIH (FITHAM) DAN HAK ASUH ANAK (HADHANAH)

October 7, 2025

Oleh: Ustaz Sayid Sa’id Kazhim Udzari hafizhahullah Menyusui (Radha’ah) Air susu ibu (ASI) adalah makanan yang paling ideal untuk anak,...

KEISTIMEWAAN FIKIH SYIAH DARI SEGI KELUASAN, UNIVERSALITAS, KEDALAMAN DAN KEMAMPUAN MENGIKUTI TUNTUTAN KEHIDUPAN YANG TERBARUKAN
Fikih

KEISTIMEWAAN FIKIH SYIAH DARI SEGI KELUASAN, UNIVERSALITAS, KEDALAMAN DAN KEMAMPUAN MENGIKUTI TUNTUTAN KEHIDUPAN YANG TERBARUKAN

October 1, 2025

Oleh: Syekh Ja’far Subhani Sesungguhnya Fikih Syiah adalah pohon yang baik, yang akarnya kokoh, dan fondasinya terhubung dengan kenabian. Ia...

CIRI-CIRI KREATIVITAS FUNDAMENTALIS (USHULI) PADA DIRI SYAHID SAYID MUHAMMAD BAQIR SHADR
Fikih

CIRI-CIRI KREATIVITAS FUNDAMENTALIS (USHULI) PADA DIRI SYAHID SAYID MUHAMMAD BAQIR SHADR

October 1, 2025

Oleh: Ustaz Haidar Hubballah Pendahuluan Tidak mungkin membaca beberapa fenomena manusia dengan pemahaman yang komprehensif tanpa mempertimbangkan elemen ruang-waktu tempat...

PENDAHULUAN ILMU USHUL FIKIH: SEBUAH PEMBACAAN KRITIS BERDASARKAN METODOLOGI ILMIAH MODERN
Fikih

PENDAHULUAN ILMU USHUL FIKIH: SEBUAH PEMBACAAN KRITIS BERDASARKAN METODOLOGI ILMIAH MODERN

October 1, 2025

Oleh: Syekh Abdulhadi Fadhli Daftar Isi Definisi Objek Bahasan Faedah (Manfaat) Hukum Mempelajarinya Hubungannya dengan Ilmu-Ilmu Lain Ilmu Bahasa Arab...

Popular

Kelas Tafsir Maudhu‘i ICC Jakarta: Menyingkap Akar Kesombongan dalam Perspektif Al-Qur’an

Kelas Tafsir Maudhu‘i ICC Jakarta: Menyingkap Akar Kesombongan dalam Perspektif Al-Qur’an

1 year ago
ICC Perkuat Sinergi dengan DPW dan DPD ABI serta Pandu ABI Wilayah DKI

ICC Perkuat Sinergi dengan DPW dan DPD ABI serta Pandu ABI Wilayah DKI

1 year ago
Majelis Taklim Akhwat ICC Zainab al-Kubro: Makna Sabar dalam Nasihat Luqman

Majelis Taklim Akhwat ICC Zainab al-Kubro: Makna Sabar dalam Nasihat Luqman

1 year ago
ICC Jakarta Hadiri Pembukaan Simposium Internasional Pernaskahan Nusantara XX

ICC Jakarta Hadiri Pembukaan Simposium Internasional Pernaskahan Nusantara XX

1 year ago
ICC Jakarta

Jl. Hj. Tutty Alawiyah No. 35, RT.1/RW.7, Pejaten Barat.
Pasar Minggu, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12510

Telepon: (021) 7996767
Email: iccjakarta59@gmail.com

Term & Condition

Agenda

[tribe_events_list]

HUBUNGI KAMI

Facebook
Telegram

Jadwal Salat Hari Ini

sumber : falak-abi.id
  • Lintang: -6.1756556° Bujur: 106.8405838°
    Elevasi: 10.22 mdpl
Senin, 26 Desember 2022
Fajr04:23:34   WIB
Sunrise05:38:32   WIB
Dhuhr11:53:01   WIB
Sunset18:07:31   WIB
Maghrib18:23:39   WIB
Midnight23:15:32   WIB
  • Menurut Imam Ali Khamenei, diharuskan berhati-hati dalam hal waktu salat Subuh (tidak berlaku untuk puasa) dengan menambah 6-7 menit setelah waktu diatas

© 2022 ICC - Jakarta

No Result
View All Result
  • Home
  • Profil
    • Sambutan direktur
    • Sejarah Berdiri
  • Kegiatan
    • Berita
    • Galeri
  • Artikel
    • Akhlak
    • Alquran
    • Arsip
    • Dunia Islam
    • Kebudayan
    • Pesan Wali Faqih
    • Press Release
    • Sejarah
  • Hubungi kami

© 2022 ICC - Jakarta

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?