ICC Jakarta
No Result
View All Result
  • Home
  • Profil
    • Sambutan direktur
    • Sejarah Berdiri
  • Kegiatan
    • Berita
    • Galeri
  • Artikel
    • Akhlak
    • Alquran
    • Arsip
    • Dunia Islam
    • Kebudayan
    • Pesan Wali Faqih
    • Press Release
    • Sejarah
  • Hubungi kami
  • Login
  • Submission
ICC Jakarta
No Result
View All Result
Home Maarif Islam Ahlulbait

Makna Shalawat Allah Swt kepada Nabi Muhammad Saw

by admin
January 26, 2017
in Ahlulbait
0 0
Share on FacebookShare on Twitter

Menurut tuturan ahli berbagai ahli seperti ahli tafsir, ahli bahasa, pensyarah hadis makna salawat adalah doa, pujian, pengagungan, penghormatan dan rahmat. Mereka menjelaskannya sebagai berikut:

Lafal “al-shalat” memiliki makna menurut bahasa dan istilah atau penggunaannya, yang dikaitkan dengan syariat. Kita perlu mengenali dua hal tersebut, sehingga menjadi jelas apa yang dimaksud al-shalat kepada Nabi saw itu.

Makna Shalawat secara Leksikal

Secara bahasa, pendapat yang masyhur menunjukkan bahwa al-shalat berarti doa. Berkata al-Raghib: “Banyak dari ahli bahasa memaknai al-shalat dengan doa, keberkatan, pujian. Dikatakan, shallaytu ‘alayhi ialah mendoakan dia, wa zakaytu.

وَقَالَ النَّبِيُ (صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَآلِهِ): إِذَا دُعِيَ أَحَدُكُمْ إِلَـى طَعَامٍ فَلْيُجِبْ، وَإِنْ كَانَ صَائِمًا فَلْيُصَلِّ

Bersabda Nabi saw, “Apabila di antara kamu diundang jamuan makan, maka datanglah, meskipun dalam keadaan puasa, kemudian doakanlah.” Yakni, untuk mendoakan dia.[1]

Thabari berkata, “Shalat dalam kalam bangsa Arab, selain (kalam) Allah, yang dimaksudkan dengan al-shalat adalah doa.”[2]

Abul Muzhaffar Sim’ani menyatakan, “Asal kata al-shalat menurut bahasa adalah doa.”[3]

Fakhruddin Razi berkata, “Al-shalat adalah doa. Ketika dikatakan, “shalla ‘alayhi,” berarti mendoakan untuknya.”[4]

Sayid Madani mendukung pendapat di atas, menyatakan: “…bahwa kata al-shalat dengan makna tersebut banyak digunakan dalam syair jahiliah.”[5]

Berkata penulis kitab Miftah al-Karamah: “….al-Shalat menurut bahasa adalah “doa”; seperti yang dituturkan dalam kitab al-Mabsuth, al-Khalaf, al-Mu’tabar, al-Muntaha, al-Bayan, Ghayat al-Murad wal Muhadzdzab al-Bari’, al-Tanqih, Nihayat al-Ahkam, al-Tahrir, al-Dzikra, Rawdh al-Janan, dan lainnya.”[6]

Dengan demikian, kita mendapati kesepakatan pendapat mereka. Ada juga yang berpendapat bahwa arti al-Shalat menurut bahasa meliputi: doa, pengagungan, rahmat dan keberkatan.

Makna Shalawat secara Tekhnikal

Istilah al-shalat dalam syariat—sebagaimana termaktub dalam al-Quran dan Sunah—mengandung dua pengertian:

Pertama: al-shalat adalah salat yang di dalamnya terdapat sujud dan rukuk. Dinamakan demikian karena padanya mengandung doa.

Kedua: al-shalatu ‘ala al-Nabiy (salawat kepada Nabi saw dan Keluarganya). Pengertian shalat ini dituturkan dalam al-Quran, yaitu shalat Nabi saw atas orang yang datang membawa zakatnya. Allah Swt berfirman:

خُذْ مِنْ أَمْوالِهِمْ صَدَقَةً تُطَهِّرُهُمْ وَتُزَكِّيهِمْ بِهَا وَصَلِّ عَلَيْهِمْ إِنَّ صَلاَتَكَ سَكَنٌ لَهُمْ، وَاللهُ سَمِيْعٌ عَلِيْمٌ

Ambillah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan dan menyucikan mereka; dan berdoalah untuk mereka. Sesungguhnya doa kamu itu (menjadi) ketenteraman jiwa bagi mereka. Dan, Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.[7]

Yang dimaksudkan di sini adalah salawat kepada Nabi saw, yang Allah Swt telah memerintahkan kepada kita dalam firman-Nya:

إِنَّ اللهَ وَمَلآئِكَتَهُ يُصَلُّوْنَ عَلَى النَّبِيِّ يَا أَيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا

Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bersalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bersalawatlah kamu untuk Nabi dan sampaikanlah salam penghormatan kepadanya.[8]

Jelasnya, bahwa ayat yang menggunakan lafal al-shalat untuk mukminin, juga digunakan Allah Swt dan para malaikat yang tergabung dalam satu kata kerja, “yushalluna”. Kemudian, kaum mukmin diperintahkan untuk bersalawat kepada Nabi saw.

Sudah dimaklumi, bahwa makna salawat mukminin tidak semakna dengan salawat Allah Swt. Yakni, ada perbedaan yang dimaksudkan dalam penggunaan lafal tersebut di sisi Allah, malaikat dan mukminin. Atas dasar itu, kita perlu pembahasan tentang makna salawat kepada Nabi saw itu, dengan pemaparan dalil-dalil terkait ayat tersebut.

Salawat Allah Swt

Ada beberapa pendapat mengenai salawat Allah Swt. Salawat yang bermakna rahmat. Makna tersebut didukung beberapa riwayat dari Ahlulbait [as]. Jumhur Ahlusunnah pun berpendapat sama, seperti dinukil Sayid Madani.[9] Selain itu, pendapat ini tetap kokoh ketika kita menghubungkan makna rahmat dari kata al-Shalat itu dalam ayat al-Quran, seperti:

أُولَئِكَ عَلَيْهِمْ صَلَوَاتٌ مِنْ رَبِّهِمْ وَرَحْمَةٌ

Mereka itulah yang mendapat keberkatan dan rahmat yang sempurna dari Tuhan mereka.[10]

Dalam berbagai pola kalimat yang ditunjukkan, tidak terjadi perubahan makna melalui penghubungan kata dimaksud. Al-Quran banyak menyebutkan makna dengan menghubungkan sesuatu pada sinonimnya, seperti:

إِنَّمَا أَشْكُو بَثِّي وَحُزْنِي إِلَـى اللهِ

Sesungguhnya hanyalah kepada Allah aku mengadukan kesusahan dan kesedihanku. [11]

Juga dalam kalimat:

مَا أَنْزَلْنَا مِنَ الْبَيِّنَاتِ وَالْهُدَى مِنْ بَعْدِ مَا بَيَّنَّاهُ لِلنَّاسِ فِـي الْكِتَابِ

Apa yang telah Kami turunkan berupa keterangan-keterangan (yang jelas) dan petunjuk, setelah Kami menerangkannya kepada manusia dalam al-Kitab…[12]

Berkata Ibnu Hisyam dalam Mughni al-Labib:[13] “Dibolehkan menghubungkan sesuatu pada sinonimnya. Begitu pula pendapat Qurthubi[14] dalam menafsirkan ayat tersebut;  dan juga pendapat Syahid Tsani.[15]

Ada yang berpendapat lain, namun dengan makna yang tidak jauh berbeda. Misalnya, mereka mengatakan bahwa “al-shalat” bermakna penyucian (al-tazkiyah) atau pujian dan sanjungan (al-tsana’); atau bermakna kemuliaan (al-tasyrif) atau menambah kemuliaan, dan lainnya.[16]

Jadi makna shalawat Allah Swt kepada Nabi Muhammad Saw adalah rahmat, penyucian, pujian, sanjungan, dan kadang-kadang bermakna kemulian atau kemuliaan. []

[1] Raghib Ishfahani, al-Mufradat, kosakata “shalat”.

[2] Tafsir al-Thabari, jilid 12, hal.48.

[3] Abu  Muzhaffar Sim’ani, Tafsir al-Quran, jilid 4, hal.304, Surah al-Ahzab ayat 56.

[4] Tafsir al-Fakhr al-Razi, jilid 13, hal.228, Surah al-Ahzab ayat 56.

[5] Riyadhu al-Salikin fi Syarhi Shahifat Sayidi al-Sajidin, Sayid Madani, jilid 1, hal.419.

[6] Miftah al-Karamah fi Syarhi Qawa’idi, Allamah Muhammad Jawadi Amuli, jlid 5, hal.5-6.

[7] QS. al-Taubah [9]:103.

[8] QS. al-Ahzab [33]:56.

[9] Riyadhu al-Salikin fi Syarhi Shahifah Sayyidi al-Sajidin, Sayid Madani, jilid 1, hal.419.

[10] QS. al-Baqarah [2]:157.

[11] QS. Yusuf [12]:86.

[12] QS. al-Baqarah [2]:159.

[13] Mughni al-Labib, jilid 1, hal.467, huruf “wau”.

[14] Al-Jami’ al-Ahkam al-Quran, jilid 2, hal.173, tafsiran ayat tersebut.

[15] Al-Maqashid al-‘Aliyyah fi Syarh al-Rasail al-Alfiyyah, hal.8.

[16] Raghib Ishfahani dalam al-Mufradat, dalam kosa kata “shala”, berpendapat bahwa al-shalat bermakna al-tazkiyah, al-tsana’. Abul-Aliyah berpendapat seperti dalam Tafsir Ibnu Katsir, hal.1382, bahwa al-shalat bermakna kemuliaan (al-tasyrif). Ibnu Jauzi mengutip dalam Zad al-Masir, jilid 6, hal.205, beberapa pendapat lain.

Tags: Allah SwtNabi Muhammad Sawshalawatslide
admin

admin

Related Posts

DAMPAK KEBERADAAN AHLULBAIT (ITRAH) AS DALAM KELANGSUNGAN ISLAM
Ahlulbait

DAMPAK KEBERADAAN AHLULBAIT (ITRAH) AS DALAM KELANGSUNGAN ISLAM

October 10, 2025

Oleh: Sayid Ja’far Murtadha Amili Penelitian ini disampaikan di Balai al-Assad di Damaskus dalam sebuah konferensi tentang “Ahlulbait (alaihimus-salam)” yang...

APA MAKNA SALAWAT KEPADA NABI SAW? DAN BAGAIMANA KITA MEMAHAMI SALAWAT KITA DAN SALAWAT ALLAH KEPADANYA?
Ahlulbait

APA MAKNA SALAWAT KEPADA NABI SAW? DAN BAGAIMANA KITA MEMAHAMI SALAWAT KITA DAN SALAWAT ALLAH KEPADANYA?

October 6, 2025

Oleh: Ustaz Haidar Habballah   Teks Syubhat (Keraguan/Pertanyaan): Apa yang dimaksud dengan salawat kepada Nabi? Apakah itu benar-benar hanya mengatakan:...

RAHASIA-RAHASIA DAN DAMPAK-DAMPAK POSITIF BERSALAWAT KEPADA MUHAMMAD DAN KELUARGA MUHAMMAD
Ahlulbait

RAHASIA-RAHASIA DAN DAMPAK-DAMPAK POSITIF BERSALAWAT KEPADA MUHAMMAD DAN KELUARGA MUHAMMAD

October 6, 2025

Oleh: Dr. Akram Jalal (اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ و آلِ مُحَمَّدٍ) “Ya Allah! Berikanlah salawat kepada Muhammad dan keluarga Muhammad.”...

HAKIKAT MUHAMMADIYAH DAN KEDUDUKAN NABI SERTA PARA IMAM YANG MAKSUM AS
Ahlulbait

HAKIKAT MUHAMMADIYAH DAN KEDUDUKAN NABI SERTA PARA IMAM YANG MAKSUM AS

October 6, 2025

Oleh: Dr. Akram Jalal Allah, Yang Mahaagung keagungan-Nya dan tersucikanlah Nama-nama-Nya, adalah Yang Maha Mengumpulkan semua kesempurnaan dan Yang Mahasuci...

RIWAYAT MENGENAI ADANYA ASPEK SAHW (LUPA/KELIRU) PARA IMAM AS MENDUSTAKAN KLAIM KEMAKSUMAN MEREKA
Ahlulbait

RIWAYAT MENGENAI ADANYA ASPEK SAHW (LUPA/KELIRU) PARA IMAM AS MENDUSTAKAN KLAIM KEMAKSUMAN MEREKA

October 2, 2025

Oleh: Sayid Ja’far Murtadha Amili   Teks Syubhah (Kecurigaan/Kerancuan): Kaum Syiah mengklaim kemaksuman para Imam mereka–sebagaimana diketahui–dan ini sangat menyulitkan...

DARI MANAKAH SUMBER ILMU PARA IMAM AHLULBAIT AS?
Ahlulbait

DARI MANAKAH SUMBER ILMU PARA IMAM AHLULBAIT AS?

October 1, 2025

Oleh: Syekh Ja’far Subhani Teks Syubhat (Kerancuan): Kaum Syi’ah bergantung pada apa yang datang melalui Imam-imam Ahlulbait as—sebagaimana yang mereka...

Popular

Kelas Tafsir Maudhu‘i ICC Jakarta: Menyingkap Akar Kesombongan dalam Perspektif Al-Qur’an

Kelas Tafsir Maudhu‘i ICC Jakarta: Menyingkap Akar Kesombongan dalam Perspektif Al-Qur’an

10 months ago
ICC Perkuat Sinergi dengan DPW dan DPD ABI serta Pandu ABI Wilayah DKI

ICC Perkuat Sinergi dengan DPW dan DPD ABI serta Pandu ABI Wilayah DKI

10 months ago
Majelis Taklim Akhwat ICC Zainab al-Kubro: Makna Sabar dalam Nasihat Luqman

Majelis Taklim Akhwat ICC Zainab al-Kubro: Makna Sabar dalam Nasihat Luqman

11 months ago
ICC Jakarta Hadiri Pembukaan Simposium Internasional Pernaskahan Nusantara XX

ICC Jakarta Hadiri Pembukaan Simposium Internasional Pernaskahan Nusantara XX

11 months ago
ICC Jakarta

Jl. Hj. Tutty Alawiyah No. 35, RT.1/RW.7, Pejaten Barat.
Pasar Minggu, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12510

Telepon: (021) 7996767
Email: iccjakarta59@gmail.com

Term & Condition

Agenda

[tribe_events_list]

HUBUNGI KAMI

Facebook
Telegram

Jadwal Salat Hari Ini

sumber : falak-abi.id
  • Lintang: -6.1756556° Bujur: 106.8405838°
    Elevasi: 10.22 mdpl
Senin, 26 Desember 2022
Fajr04:23:34   WIB
Sunrise05:38:32   WIB
Dhuhr11:53:01   WIB
Sunset18:07:31   WIB
Maghrib18:23:39   WIB
Midnight23:15:32   WIB
  • Menurut Imam Ali Khamenei, diharuskan berhati-hati dalam hal waktu salat Subuh (tidak berlaku untuk puasa) dengan menambah 6-7 menit setelah waktu diatas

© 2022 ICC - Jakarta

No Result
View All Result
  • Home
  • Profil
    • Sambutan direktur
    • Sejarah Berdiri
  • Kegiatan
    • Berita
    • Galeri
  • Artikel
    • Akhlak
    • Alquran
    • Arsip
    • Dunia Islam
    • Kebudayan
    • Pesan Wali Faqih
    • Press Release
    • Sejarah
  • Hubungi kami

© 2022 ICC - Jakarta

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?