ICC Jakarta
No Result
View All Result
  • Home
  • Profil
    • Sambutan direktur
    • Sejarah Berdiri
  • Kegiatan
    • Berita
    • Galeri
  • Artikel
    • Akhlak
    • Alquran
    • Arsip
    • Dunia Islam
    • Kebudayan
    • Pesan Wali Faqih
    • Press Release
    • Sejarah
  • Hubungi kami
  • Login
  • Submission
ICC Jakarta
No Result
View All Result
Home Maarif Islam Ahlulbait

Menjadi Pengikut Sejati Ahlulbait

by admin
January 29, 2017
in Ahlulbait
0 0
Share on FacebookShare on Twitter

ICC Jakarta – “Hai Jabir! Apakah seseorang yang mengklaim dirinya sebagai pengikut kami, baginya cukup hanya mengklaim dan mengatakan demikian, “Aku adalah pecinta keluarga Rasulullah”? Demi Allah! Bukan pengikut kami kecuali orang yang bertakwa dan menaati perintah Allah. Kenalilah para pengikut kami dengan sifat berikut ini:

1. Tawadhu.

2. Beramanat.

3. Banyak mengingat Allah.

4. Ahli salat dan puasa.

5. Menghormati ayah dan ibunya.

6. Mengasihi para tetangganya yang membutuhkan, orang yang punya hutang dan anak-anak yatim.

7. Jujur, membaca al-Quran dan tidak membuka mulutnya terkait orang lain selain hanya menyebutkan kebaikannya.

8. Dalam segala urusan ia sebagai orang yang bisa dipercaya dan berperilaku baik bagi keluarganya.

Bertakwalah! Berusahalah untuk mendapatkan pahala ilahi! Tidak ada hubungan kekeluargaan antara Allah dan siapapun. Hamba-hamba Allah yang paling tercinta adalah mereka yang bertakwa dan menaati Allah.

Hai Jabir! Demi Allah! Seseorang tidak akan mendekatkan diri kepada Allah, kecuali dengan pengetahuan, dengan wilayah dan kecintaan pada kami melalui amal dan ketakwaan.”

Biarawan Kristen Yang Masuk Islam

Imam Baqir bersama putra sulungnya diasingkan dari Madinah ke Syam oleh Hisyam. Suatu hari ketika beliau berjalan, melihat banyak orang. Beliau bertanya, “Siapakah mereka dan untuk apa mereka berkumpul?”

Dikatakan, “Mereka adalah para pendeta Kristen. Setiap tahun di hari ini mereka selalu berkumpul di sini dan menziarahi seorang biarawan tua yang tempat peribadatannya ada di atas gunung ini dan menyampaikan pertanyaan kepadanya. Kemudian kembali ke rumahnya masing-masing.”

Imam Baqir as menutupi wajahnya dengan kain supaya orang lain tidak mengenalinya dan pergi ke menemui biarawan itu bersama mereka.

Para pendeta menghamparkan karpet merah yang dibawanya dan menyediakan tempat duduk untuk biarawan itu. Biarawan tua itu keluar dari tempat peribadatan dan duduk di tempat yang telah disediakan dan mereka duduk di depannya. Biarawan itu begitu tua sehingga alisnya yang sudah beruban sampai ke matanya. Dahinya diikat dengan kain sutra berwarna kuning dan menggerakkan matanya bak ular kobra. Hisyam mengirim mata-mata untuk melaporkan pertemuan Imam Baqir as dengan biarawan tua itu kepadanya. Biarawan memandang orang-orang yang hadir. Ketika dia melihat Imam Baqir as berada di antara orang-orang yang ada, antara dia dan Imam Baqir terjadi percakapan seperti ini:

Biarawan: Engkau bagian dari kami ataukah dari umat Islam?

Imam Baqir: Dari umat Islam.

Biarawan: Dari kalangan ulama Islam ataukah dari orang-orang yang buta hurufnya?

Imam Baqir: Saya bukan dari orang-orang yang buta hurufnya.

Biarawan: Apakah aku yang harus bertanya ataukah engkau?

Imam Baqir as: Bertanyalah engkau.

Biarawan: Hai orang-orang Kristen yang hadir! Aneh! Seorang lelaki dari umat Muhammad berani mengatakan, “Bertanyalah engkau. Sekarang sebaiknya aku menyampaikan beberapa pertanyaan padanya.”

Kemudian dia menghadap kepada Imam Baqir dan melanjutkan ucapannya:

1. Katakan padaku sehingga aku tahu; Waktu yang bukan malam dan juga bukan siang. Waktu apakah itu?

Imam Baqir as: Waktu itu adalah antara terbitnya fajar dan terbitnya matahari.

2. Katakan sehingga aku tahu; waktu ini bukan siang, juga bukan malam, lalu waktu apa?

Imam Baqir: waktu itu adalah bagian dari waktu surga. Orang-orang yang sakit di waktu itu mendapatkan kesembuhan dan rasa sakit akan tenang.

Biarawan: Engkau benar.

3. Katakan padaku sehingga aku tahu; bila penghuni surga makan dan minum tapi tidak buang air kecil juga tidak buang air besar, apakah di dunia juga ada contoh semacam ini?

Imam Baqir: Iya, seperti janin yang ada di dalam rahim ibunya. Dia makan tapi tidak ada sesuatu yang terpisah darinya.

Biarawan: Engkau benar.

4. Katakan kepadaku; dikatakan bahwa di surga meski buah-buah dan makanan yang ada di sana dimakan, tidak akan ada yang berkurang darinya. Apakah ada contohnya di dunia?

Imam Baqir as: Contohnya adalah lentera dimana bila ribuan lentera dinyalakan pelitanya, maka cahayanya tidak akan berkurang.

5. Katakan padaku supaya aku tahu; siapakah dua saudara yang dalam satu waktu lahir dari ibunya sebagai anak kembar dan keduanya mati pada saat yang sama, tapi satu darinya berumur lima puluh tahun dan yang satunya berumur seratus lima puluh tahun?

Imam Baqir as: Dua saudara itu adalah Aziz dan Uzair; saudara kembar yang lahir dalam satu waktu dan mati bersama-sama dalam satu waktu juga. Allah telah mengambil ruh Uzair dan selama seratus tahun sebagai orang yang mati, kemudian ia dihidupkan kembali dan hidup bersama saudaranya selama dua puluh tahun, kemudian mati barengan dalam satu waktu. Kesimpulannya, Uzair berumur lima puluh tahun, tapi Aziz berumur lima puluh tahun.

Pada saat itu biarawan bangkit dari tempatnya dan berkata kepada orang-orang yang hadir:

“Kalian telah mendatangkan orang yang lebih pandai dari aku, supaya kalian mempermalukan aku. Demi Allah! Selama lelaki ini [Imam Baqir as] berada di Syam, aku tidak akan berbicara dengan kalian. Tanyakan apa saja kepadanya yang kalian maukan.”

Diriwayatkan bahwa ketika malam tiba, biarawan itu mendatangi Imam Baqir as dan dia menyaksikan sebuah mukjizat dan di situ juga dia masuk Islam. Ketika kabar menakjubkan ini sampai di telinga Hisyam, dan kabar dialog Imam Baqir dengan biarawan menyebar di Syam dan ilmu serta kesempurnaan Imam Baqir telah tampak di Syam, Hisyam merasa terancam. Ia mengirim hadiah untuk Imam Baqir as dan beliau dikembalikan ke Madinah. Dia [Hisyam] juga mengutus beberapa orang terlebih dahulu untuk mengumumkan kepada masyarakat bahwa jangan ada seseorang bertemu dengan dua putra Abu Turab [Imam Ali as]; Baqir dan Ja’far karena keduanya adalah tukang sihir. Aku meminta keduanya untuk ke Syam, tapi mereka cenderung kepada agama orang-orang Kristen. Barang siapa yang menjual sesuatu kepada keduanya atau mengucapkan salam, maka darahnya layak untuk ditumpahkan. [ZB]

Sumber: Parstoday

Tags: slide
admin

admin

Related Posts

DAMPAK KEBERADAAN AHLULBAIT (ITRAH) AS DALAM KELANGSUNGAN ISLAM
Ahlulbait

DAMPAK KEBERADAAN AHLULBAIT (ITRAH) AS DALAM KELANGSUNGAN ISLAM

October 10, 2025

Oleh: Sayid Ja’far Murtadha Amili Penelitian ini disampaikan di Balai al-Assad di Damaskus dalam sebuah konferensi tentang “Ahlulbait (alaihimus-salam)” yang...

APA MAKNA SALAWAT KEPADA NABI SAW? DAN BAGAIMANA KITA MEMAHAMI SALAWAT KITA DAN SALAWAT ALLAH KEPADANYA?
Ahlulbait

APA MAKNA SALAWAT KEPADA NABI SAW? DAN BAGAIMANA KITA MEMAHAMI SALAWAT KITA DAN SALAWAT ALLAH KEPADANYA?

October 6, 2025

Oleh: Ustaz Haidar Habballah   Teks Syubhat (Keraguan/Pertanyaan): Apa yang dimaksud dengan salawat kepada Nabi? Apakah itu benar-benar hanya mengatakan:...

RAHASIA-RAHASIA DAN DAMPAK-DAMPAK POSITIF BERSALAWAT KEPADA MUHAMMAD DAN KELUARGA MUHAMMAD
Ahlulbait

RAHASIA-RAHASIA DAN DAMPAK-DAMPAK POSITIF BERSALAWAT KEPADA MUHAMMAD DAN KELUARGA MUHAMMAD

October 6, 2025

Oleh: Dr. Akram Jalal (اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ و آلِ مُحَمَّدٍ) “Ya Allah! Berikanlah salawat kepada Muhammad dan keluarga Muhammad.”...

HAKIKAT MUHAMMADIYAH DAN KEDUDUKAN NABI SERTA PARA IMAM YANG MAKSUM AS
Ahlulbait

HAKIKAT MUHAMMADIYAH DAN KEDUDUKAN NABI SERTA PARA IMAM YANG MAKSUM AS

October 6, 2025

Oleh: Dr. Akram Jalal Allah, Yang Mahaagung keagungan-Nya dan tersucikanlah Nama-nama-Nya, adalah Yang Maha Mengumpulkan semua kesempurnaan dan Yang Mahasuci...

RIWAYAT MENGENAI ADANYA ASPEK SAHW (LUPA/KELIRU) PARA IMAM AS MENDUSTAKAN KLAIM KEMAKSUMAN MEREKA
Ahlulbait

RIWAYAT MENGENAI ADANYA ASPEK SAHW (LUPA/KELIRU) PARA IMAM AS MENDUSTAKAN KLAIM KEMAKSUMAN MEREKA

October 2, 2025

Oleh: Sayid Ja’far Murtadha Amili   Teks Syubhah (Kecurigaan/Kerancuan): Kaum Syiah mengklaim kemaksuman para Imam mereka–sebagaimana diketahui–dan ini sangat menyulitkan...

DARI MANAKAH SUMBER ILMU PARA IMAM AHLULBAIT AS?
Ahlulbait

DARI MANAKAH SUMBER ILMU PARA IMAM AHLULBAIT AS?

October 1, 2025

Oleh: Syekh Ja’far Subhani Teks Syubhat (Kerancuan): Kaum Syi’ah bergantung pada apa yang datang melalui Imam-imam Ahlulbait as—sebagaimana yang mereka...

Popular

Kelas Tafsir Maudhu‘i ICC Jakarta: Menyingkap Akar Kesombongan dalam Perspektif Al-Qur’an

Kelas Tafsir Maudhu‘i ICC Jakarta: Menyingkap Akar Kesombongan dalam Perspektif Al-Qur’an

1 year ago
ICC Perkuat Sinergi dengan DPW dan DPD ABI serta Pandu ABI Wilayah DKI

ICC Perkuat Sinergi dengan DPW dan DPD ABI serta Pandu ABI Wilayah DKI

1 year ago
Majelis Taklim Akhwat ICC Zainab al-Kubro: Makna Sabar dalam Nasihat Luqman

Majelis Taklim Akhwat ICC Zainab al-Kubro: Makna Sabar dalam Nasihat Luqman

1 year ago
ICC Jakarta Hadiri Pembukaan Simposium Internasional Pernaskahan Nusantara XX

ICC Jakarta Hadiri Pembukaan Simposium Internasional Pernaskahan Nusantara XX

1 year ago
ICC Jakarta

Jl. Hj. Tutty Alawiyah No. 35, RT.1/RW.7, Pejaten Barat.
Pasar Minggu, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12510

Telepon: (021) 7996767
Email: iccjakarta59@gmail.com

Term & Condition

Agenda

[tribe_events_list]

HUBUNGI KAMI

Facebook
Telegram

Jadwal Salat Hari Ini

sumber : falak-abi.id
  • Lintang: -6.1756556° Bujur: 106.8405838°
    Elevasi: 10.22 mdpl
Senin, 26 Desember 2022
Fajr04:23:34   WIB
Sunrise05:38:32   WIB
Dhuhr11:53:01   WIB
Sunset18:07:31   WIB
Maghrib18:23:39   WIB
Midnight23:15:32   WIB
  • Menurut Imam Ali Khamenei, diharuskan berhati-hati dalam hal waktu salat Subuh (tidak berlaku untuk puasa) dengan menambah 6-7 menit setelah waktu diatas

© 2022 ICC - Jakarta

No Result
View All Result
  • Home
  • Profil
    • Sambutan direktur
    • Sejarah Berdiri
  • Kegiatan
    • Berita
    • Galeri
  • Artikel
    • Akhlak
    • Alquran
    • Arsip
    • Dunia Islam
    • Kebudayan
    • Pesan Wali Faqih
    • Press Release
    • Sejarah
  • Hubungi kami

© 2022 ICC - Jakarta

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?