ICC Jakarta
No Result
View All Result
  • Home
  • Profil
    • Sambutan direktur
    • Sejarah Berdiri
  • Kegiatan
    • Berita
    • Galeri
  • Artikel
    • Akhlak
    • Alquran
    • Arsip
    • Dunia Islam
    • Kebudayan
    • Pesan Wali Faqih
    • Press Release
    • Sejarah
  • Hubungi kami
  • Login
  • Submission
ICC Jakarta
No Result
View All Result
Home Sejarah

Pengaruh Komunal dan Sosial Asyura

by admin
September 20, 2017
in Sejarah
0 0
Share on FacebookShare on Twitter

ICC Jakarta – Kisah Asyura yang terjadi pada tahun ke 61 H akan dikenang sepanjang sejarah. Kejadian ini akan menjadi poros dan pusat gerakan sejarah Syiah. Dengan mengenang tragedi ini, spirit orang-orang Syiah menjadi bergelora dan boleh jadi tiada satu pun bangsa, komunitas, masyarakat yang terbentuk dari sebuah budaya semacam ini. Sayid Hasan Nasrallah yang menjadi lokomotif resistensi melawan para tirani dunia kiwari dalam sebuah ceramah “membakarnya” bahwa makna “Labbaik Yaa Husain..” (Kusambut seruanmu Yaa Husain) adalah berkorban anak, istri, ibu  meski seorang diri, meski ditinggalkan oleh orang, meski dituding. Tatkala seruan untuk menegakkan kemuliaan agama, sendiri pun kusambut..

Yel-yel “Labbaik Yaa Husain” ini telah membuat keberadaan Hizbullah sebagai simbol terdepan perlawanan hegemoni, dominasi dan tirani Barat di dunia.  Seruan “yang memberi kehidupan” ini merupakan seruan terhadap penentangan dan perlawanan kapan saja dan dimana saja tatkala agama yang menjadi taruhannya. 

Kisah asyura di samping ia berdimensi religius, ia juga berdimensi sosial. Di antara masalah penting asyura adalah dimensi komunal dan sosialnya. Dan asasnya adalah jihad dan pembebasan yang berpijak di atas keyakinan, rasionalitas dan pemikiran.

Ayatullah Jawadi Amuli acap kali menandaskan bahwa yel-yel “Husain..Husain..slogan kami….Syahadah adalah kehormatan bagi kami,” telah menjadi budaya para pejuang dalam mempertahankan Revolusi Islam. Budaya inilah yang hingga saat ini yang mampu menjaga dan memelihara Revolusi ini. Pemeliharaan terhadap tradisi lawas Asyura adalah salah satu cara memelihara Revolusi Islam. Di samping budaya penantian (al-intizhâr), dan loyalitas terhadap wilâyat al-faqih.

Tradisi perayaan Asyura telah menjadi budaya tersendiri pada masyrakat Syiah di seantero dunia. Bahkan lebih dari itu Asyura berkedudukan sebagai sebuah institusi sosial di Iran khususnya di belahan bumi lainnya pada komunitas pecinta al-Husain secara umum.

Hal ini merupakan kenyataan yang dapat dilihat tatkala bulan Muharram tiba. Hampir seluruh strata masyarakat  terlibat dalam perayaan Asyura ini. Menyumbang untuk kegiatan perayaan Asyura, sewa gedung, meramaikan masjid atau husainiyyah, parade, menggubah puisi, berkidung lagu sendu, donor darah, membantu fakir miskin, mengadakan festival Muharram, seminar dan banyak lagi aksi sosial lainnya dalam memperingati acara Asyura. [Asyura dan Rekayasa Sosial/AK]

Tags: slide
admin

admin

Related Posts

ASAL MULA DAN PERKEMBANGAN SIRAH NABAWIYAH PADA ABAD PERTAMA DAN KEDUA HIJRIAH
Sejarah

ASAL MULA DAN PERKEMBANGAN SIRAH NABAWIYAH PADA ABAD PERTAMA DAN KEDUA HIJRIAH

October 13, 2025

Oleh: Syekh Muhammad Hadi Yusufi Tidak diragukan lagi pentingnya yang besar yang dimiliki oleh perkataan dan perbuatan Nabi, semoga selawat...

PEMERINTAHAN MUAWIYAH DAN PERANNYA DALAM MENDISTORSI AJARAN ISLAM
Sejarah

PEMERINTAHAN MUAWIYAH DAN PERANNYA DALAM MENDISTORSI AJARAN ISLAM

October 10, 2025

Oleh: Sayid Mundzir Hakim Muawiyah dan sekelompok tokoh Bani Umayah yang korup merebut kendali pemerintahan, dan dengan demikian mereka menyempurnakan...

APA PERLUNYA SUNAH NABI SAW JIKA KITA SUDAH MEMILIKI ALQURAN?
Sejarah

Apa Hubungan Manusia Terdahulu Dengan Kaum-Kaum Yang Telah Dikutuk Menjadi Kera Dan Babi, Dan Siapa Saja Kaum-Kaum Yang Telah Dikutuk Tersebut…?

August 26, 2025

Oleh: Syekh Shaleh al-Karbasi Pertanyaan: Assalamu ‘alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh. Amma ba’du! Saya ingin menyampaikan sedikit teguran kepada Anda...

Nabi Adam as: Kisah Penciptaan, Ujian, dan Warisan Spiritual Bagi Umat Manusia
Sejarah

Nabi Adam as: Kisah Penciptaan, Ujian, dan Warisan Spiritual Bagi Umat Manusia

August 21, 2025

Siapa Nabi Adam as? Nabi Adam as adalah manusia pertama sekaligus bapak seluruh umat manusia. Dalam Islam, beliau disebut Abu...

Sejarah

Protokol Hannibal: Doktrin Gelap Militer Israel

March 5, 2025

Kekejaman dan diskriminasi rasial yang melekat pada aksi militer Israel atas nama keamanan telah lama menjadi sorotan dunia. Namun, tahukah...

Pengaruh Khutbah Imam Sajjad (AS) dalam Mempermalukan Yazid
Sejarah

Pengaruh Khutbah Imam Sajjad (AS) dalam Mempermalukan Yazid

August 8, 2024

  Saat Imam Sajjad (AS) menyampaikan khutbah yang tegas, orang-orang yang hadir di masjid sangat terpengaruh dan terbangkitkan kesadarannya. Khutbah...

Popular

Kelas Tafsir Maudhu‘i ICC Jakarta: Menyingkap Akar Kesombongan dalam Perspektif Al-Qur’an

Kelas Tafsir Maudhu‘i ICC Jakarta: Menyingkap Akar Kesombongan dalam Perspektif Al-Qur’an

1 year ago
ICC Perkuat Sinergi dengan DPW dan DPD ABI serta Pandu ABI Wilayah DKI

ICC Perkuat Sinergi dengan DPW dan DPD ABI serta Pandu ABI Wilayah DKI

1 year ago
Majelis Taklim Akhwat ICC Zainab al-Kubro: Makna Sabar dalam Nasihat Luqman

Majelis Taklim Akhwat ICC Zainab al-Kubro: Makna Sabar dalam Nasihat Luqman

1 year ago
ICC Jakarta Hadiri Pembukaan Simposium Internasional Pernaskahan Nusantara XX

ICC Jakarta Hadiri Pembukaan Simposium Internasional Pernaskahan Nusantara XX

1 year ago
ICC Jakarta

Jl. Hj. Tutty Alawiyah No. 35, RT.1/RW.7, Pejaten Barat.
Pasar Minggu, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12510

Telepon: (021) 7996767
Email: iccjakarta59@gmail.com

Term & Condition

Agenda

[tribe_events_list]

HUBUNGI KAMI

Facebook
Telegram

Jadwal Salat Hari Ini

sumber : falak-abi.id
  • Lintang: -6.1756556° Bujur: 106.8405838°
    Elevasi: 10.22 mdpl
Senin, 26 Desember 2022
Fajr04:23:34   WIB
Sunrise05:38:32   WIB
Dhuhr11:53:01   WIB
Sunset18:07:31   WIB
Maghrib18:23:39   WIB
Midnight23:15:32   WIB
  • Menurut Imam Ali Khamenei, diharuskan berhati-hati dalam hal waktu salat Subuh (tidak berlaku untuk puasa) dengan menambah 6-7 menit setelah waktu diatas

© 2022 ICC - Jakarta

No Result
View All Result
  • Home
  • Profil
    • Sambutan direktur
    • Sejarah Berdiri
  • Kegiatan
    • Berita
    • Galeri
  • Artikel
    • Akhlak
    • Alquran
    • Arsip
    • Dunia Islam
    • Kebudayan
    • Pesan Wali Faqih
    • Press Release
    • Sejarah
  • Hubungi kami

© 2022 ICC - Jakarta

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?