ICC Jakarta
No Result
View All Result
  • Home
  • Profil
    • Sambutan direktur
    • Sejarah Berdiri
  • Kegiatan
    • Berita
    • Galeri
  • Artikel
    • Akhlak
    • Alquran
    • Arsip
    • Dunia Islam
    • Kebudayan
    • Pesan Wali Faqih
    • Press Release
    • Sejarah
  • Hubungi kami
  • Login
  • Submission
ICC Jakarta
No Result
View All Result
Home Dunia Islam

Protes Besar-besaran Militer Israel Tuntut Penghentian Agresi Militer di Gaza

by admin
April 14, 2025
in Dunia Islam
0 0
Protes Besar-besaran Militer Israel Tuntut Penghentian Agresi Militer di Gaza
Share on FacebookShare on Twitter

Channel 12 Israel melaporkan bahwa sekitar 2.000 dosen dari berbagai perguruan tinggi Israel bergabung dalam gerakan protes Angkatan Udara yang menuntut penghentian agresi militer Israel di Gaza serta pemulangan para sandera.

Dalam laporan terpisah, Channel 13 mengungkapkan bahwa ratusan tentara cadangan dari unit intelijen 8200, bagian dari badan intelijen militer Israel, juga mendukung desakan para pilot yang menuntut dihentikannya serangan tersebut. Media Israel menambahkan bahwa sekitar 100 dokter yang tergabung dalam satuan cadangan turut menandatangani petisi serupa, meminta agar operasi militer di Gaza segera dihentikan.

Gelombang protes ini semakin meluas. Pada Kamis (10/4/2025), ratusan personel dari angkatan laut dan korps kendaraan tempur Israel turut menyuarakan penolakan mereka, memperkuat desakan yang sudah diajukan oleh lebih dari 1.000 pilot dan prajurit cadangan Angkatan Udara. Sebelumnya, hampir seribu perwira dan penerbang cadangan sudah lebih dulu menandatangani petisi yang menginginkan penghentian agresi dan pencapaian kesepakatan untuk pembebasan sandera.

Namun, di tengah tekanan besar yang datang dari dalam tubuh militer, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu merespons dengan keras. Ia menuduh bahwa surat-surat protes yang beredar bukanlah inisiatif para prajurit, melainkan “hasil rekayasa kelompok-kelompok yang mendapatkan pendanaan asing.” Netanyahu bahkan mengancam akan memecat siapa pun yang mengajak penolakan terhadap kewajiban dinas militer.

Menanggapi petisi ini, Netanyahu dengan nada tajam menyebut para penandatangan sebagai penyebar “kebohongan”. “Lagi-lagi surat yang sama,” kata Netanyahu. “Kadang atas nama para pilot, kadang atas nama veteran Angkatan Laut, dan seterusnya. Publik sudah tidak lagi termakan oleh kebohongan propaganda mereka yang hanya menarik perhatian media.”

Netanyahu menegaskan bahwa fenomena ini bukanlah gerakan besar: “Ini bukan gelombang. Ini bukan arus utama. Ini hanyalah sekelompok kecil pensiunan yang ribut, anarkis, dan terputus dari kenyataan—sebagian besar dari mereka bahkan sudah lama tidak bertugas.” Sebelumnya, ia bahkan menyebut aksi ini sebagai pemberontakan militer dan para demonstran sebagai “minoritas.”

Dengan nada mengancam, Netanyahu menyebut para pemrotes sebagai “gulma liar” yang ia anggap sedang merusak kekuatan Israel dari dalam. “Mereka ini berusaha melemahkan negeri dan tentara kita, dan dengan sikap seperti itu, mereka justru memberi ruang bagi musuh untuk menyerang kita,” tegasnya.

Peningkatan protes di tubuh militer ini terjadi setelah dimulainya kembali agresi militer Israel terhadap Gaza, yang diperintahkan langsung oleh Netanyahu. Gelombang protes yang juga menggema di luar negeri ini menuntut agar komunitas internasional memberikan tekanan lebih besar pada Tel Aviv, untuk menghentikan pembantaian terhadap warga sipil Gaza dan membuka jalur bantuan kemanusiaan.

Rakyat Israel di wilayah pendudukan pun turun ke jalan dalam jumlah besar, mengecam Netanyahu karena membahayakan nyawa para tahanan yang ditawan Hamas serta memicu kembali krisis keamanan dan tekanan ekonomi dalam masyarakat Israel.

Dalam beberapa hari terakhir, berbagai unit militer ikut bergabung dalam protes, menandatangani petisi yang mendesak agar perang di Gaza segera diakhiri. Ketegangan antara Netanyahu dan para komandan tinggi militer Israel semakin meningkat. Perbedaan pandangan ini, yang berakar pada strategi politik dan persoalan pribadi, kini telah berkembang menjadi konfrontasi terbuka.

Pada Februari lalu, lebih dari 550 mantan komandan dan perwira militer Israel mengirimkan surat terbuka kepada Netanyahu, memperingatkan bahwa melanjutkan perang di Gaza tanpa tujuan strategis yang jelas akan berisiko membawa kerugian besar. Namun, surat tersebut diabaikan oleh pemerintah, yang justru memperburuk hubungan antara pemerintah dan militer.

Setelahnya, sekitar seribu personel Angkatan Udara yang terlibat dalam operasi pengeboman Gaza menulis surat terbuka kepada pejabat militer dan politik senior Israel, mengkritik kelanjutan perang dan menyerukan warga sipil untuk menggelar protes. Lebih dari 150 mantan perwira angkatan laut Israel juga menandatangani petisi yang menuntut berakhirnya serangan terhadap Gaza.

Dalam petisi itu, mereka menegaskan bahwa serangan yang berkelanjutan hanya akan meruntuhkan moral pasukan dan menyebabkan lebih banyak korban jiwa di kalangan warga sipil. Dokter dan perawat militer Israel juga menyoroti situasi kesehatan yang memburuk di Gaza, yang diperparah oleh blokade total, kelangkaan obat-obatan, dan peralatan medis yang mengakibatkan banyak korban jiwa, terutama anak-anak dan perempuan.

Ketegangan antara militer dan pemerintahan Netanyahu semakin meruncing. Banyak pihak dari kalangan militer kini yakin bahwa keputusan kabinet untuk melanjutkan perang lebih didorong oleh kepentingan politik sempit, bukannya untuk menjaga keamanan negara. Mereka menilai bahwa Netanyahu lebih fokus pada upaya mempertahankan kekuasaannya dan menghindari tuntutan hukum, sementara militer membutuhkan strategi yang jelas demi keamanan jangka panjang.

Selain itu, ketakutan akan penuntutan internasional juga semakin memperburuk hubungan ini. Banyak anggota militer yang khawatir akan diadili oleh pengadilan internasional, terutama terkait dengan kemungkinan tuduhan kejahatan perang. Kasus penuntutan terhadap personel militer negara-negara lain atas pelanggaran hukum internasional, seperti yang terjadi pada kasus-kasus di bekas Yugoslavia, Rwanda, dan Serbia, semakin menambah ketegangan ini.

Di tengah krisis ini, Netanyahu dan pemerintahannya menerapkan kebijakan tegas terhadap para pembangkang, dengan mengancam untuk memecat mereka yang menandatangani petisi. Dilaporkan bahwa 60 pilot cadangan telah dipecat sebagai bagian dari tindakan keras ini.

Pakar urusan Israel, Emad Abu Awad, berpendapat bahwa situasi ini menunjukkan bahwa perpecahan di dalam rezim Israel semakin dalam. Langkah pemerintah untuk menekan suara-suara yang berbeda semakin memperburuk ketidakpercayaan antara pemerintah dan militer, yang bisa berujung pada protes yang lebih besar dan bahkan pengunduran diri massal. Ini bisa menjadi krisis pemerintahan yang memaksa Netanyahu untuk merubah kebijakan atau menerima gencatan senjata.

Sumber gambar: https://parstoday.ir/

Sumber berita: https://en.abna24.com/

admin

admin

Related Posts

PANDANGAN FIKIH MENGENAI PERDAMAIAN (NORMALISASI) DENGAN ZIONIS ISRAEL
Dunia Islam

PANDANGAN FIKIH MENGENAI PERDAMAIAN (NORMALISASI) DENGAN ZIONIS ISRAEL

October 10, 2025

Oleh: Syekh Abdul Hadi Fadhli Isu perdamaian antara negara-negara Arab dan (Israel) berada di garis depan politik saat ini, terutama...

UPAYA PERUSAKAN WARISAN ISLAM: ANTARA PERSEKONGKOLAN SEKULARISME DAN KEMUNAFIKAN ISLAMISASI
Dunia Islam

UPAYA PERUSAKAN WARISAN ISLAM: ANTARA PERSEKONGKOLAN SEKULARISME DAN KEMUNAFIKAN ISLAMISASI

October 3, 2025

Oleh: Sayid Muhammad Ridha Jalali   Di antara semua sumber pengetahuan Islam, tidak ada satu pun yang mengalami perusakan dan...

ELEMEN-ELEMEN PESATUAN ISLAM DAN PENGHALANGNYA
Dunia Islam

ELEMEN-ELEMEN PESATUAN ISLAM DAN PENGHALANGNYA

October 1, 2025

Oleh: Syekh Ja’far Subhani   Persatuan Islam adalah Cita-cita Persatuan Islam adalah cita-cita yang didambakan oleh setiap individu yang tulus...

HAUZAH ILMIAH DI KALANGAN MUSLIM SYIAH
Dunia Islam

HAUZAH ILMIAH DI KALANGAN MUSLIM SYIAH

September 30, 2025

Oleh: Syekh Muhammad Taufiq Miqdad   Definisi Hauzah Hauzah Ilmiah Diniyah (Pusat Keilmuan Agama) adalah tempat yang dituju oleh para...

TOLERANSI BERAGAMA
Dunia Islam

TOLERANSI BERAGAMA

September 23, 2025

Oleh: Syekh Hasan Shaffar Banyak penganut agama memandang perbedaan agama di antara umat manusia dengan pandangan yang dangkal dan naif....

HUBUNGAN ANTARA SYIAH DAN SUNNI
Dunia Islam

HUBUNGAN ANTARA SYIAH DAN SUNNI

September 23, 2025

Oleh: Syekh Hasan Shaffar Syiah adalah bagian dari entitas Islam yang berbagi landasan-landasan yang disepakati dengan umat Muslim lainnya. Terdapat...

Popular

Kelas Tafsir Maudhu‘i ICC Jakarta: Menyingkap Akar Kesombongan dalam Perspektif Al-Qur’an

Kelas Tafsir Maudhu‘i ICC Jakarta: Menyingkap Akar Kesombongan dalam Perspektif Al-Qur’an

10 months ago
ICC Perkuat Sinergi dengan DPW dan DPD ABI serta Pandu ABI Wilayah DKI

ICC Perkuat Sinergi dengan DPW dan DPD ABI serta Pandu ABI Wilayah DKI

10 months ago
Majelis Taklim Akhwat ICC Zainab al-Kubro: Makna Sabar dalam Nasihat Luqman

Majelis Taklim Akhwat ICC Zainab al-Kubro: Makna Sabar dalam Nasihat Luqman

10 months ago
ICC Jakarta Hadiri Pembukaan Simposium Internasional Pernaskahan Nusantara XX

ICC Jakarta Hadiri Pembukaan Simposium Internasional Pernaskahan Nusantara XX

10 months ago
ICC Jakarta

Jl. Hj. Tutty Alawiyah No. 35, RT.1/RW.7, Pejaten Barat.
Pasar Minggu, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12510

Telepon: (021) 7996767
Email: iccjakarta59@gmail.com

Term & Condition

Agenda

[tribe_events_list]

HUBUNGI KAMI

Facebook
Telegram

Jadwal Salat Hari Ini

sumber : falak-abi.id
  • Lintang: -6.1756556° Bujur: 106.8405838°
    Elevasi: 10.22 mdpl
Senin, 26 Desember 2022
Fajr04:23:34   WIB
Sunrise05:38:32   WIB
Dhuhr11:53:01   WIB
Sunset18:07:31   WIB
Maghrib18:23:39   WIB
Midnight23:15:32   WIB
  • Menurut Imam Ali Khamenei, diharuskan berhati-hati dalam hal waktu salat Subuh (tidak berlaku untuk puasa) dengan menambah 6-7 menit setelah waktu diatas

© 2022 ICC - Jakarta

No Result
View All Result
  • Home
  • Profil
    • Sambutan direktur
    • Sejarah Berdiri
  • Kegiatan
    • Berita
    • Galeri
  • Artikel
    • Akhlak
    • Alquran
    • Arsip
    • Dunia Islam
    • Kebudayan
    • Pesan Wali Faqih
    • Press Release
    • Sejarah
  • Hubungi kami

© 2022 ICC - Jakarta

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?